Lompat Jauh

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hai teman – teman online, pada kesempatan kali ini Materi.Co.ID akan membahas mengenai artikel yang berjudul Lompat Jauh. Mari kita simak penjelasan secara lengkap di bawah ini.


Lompat Jauh


Pengertian Lompat Jauh

Lompat jauh adalah salah satu termasuk jenis olahraga atletik yang dapat membutuhkan ketangkasan, kecepatan dan kekuatan seorang atlet untuk dapat melompat sejauh mungkin dari titik lepas landas atau garis lompat yang telah ditentukan kemudian melayang di udara dan mendarat sejauh-jauhnya dalam bak pasir.

 


Pengertian Lompat Jauh Menurut Para Ahli

1. Menurut Djumidar (2001: 12-40)
Lompat jauh adalah hasil dari kecepatan horizontal yang dibuat dari ancang-ancang dengan gerak vertikal yang dihasilkan dari kaki tumpu.


2. Menurut J.M Ballesteros, (1979: 54)
Lompat jauh adalah salah satu jenis olahrga yang berasal dari hasil kecepatan horisontal yang dibuat sewaktu dari awalan dengan gaya vertikal yang dapat dihasilkan dari kekuatan kaki tolak. Hasil dari kedua gaya menentukan gerak parabola dari titik pusat grafitasi.


3. Menurut Aip Syarifudin (1992: 90)
Lompat adalah suatu bentuk gerakan melompat mengangkat kaki ke atas ke depan dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang di udara) yang dilakukan dengan cepat dengan jalan cepat maka dapat melakukan tolakan pada satu kaki untuk dapat mencapai jarak yang paling jauh sehingga mampu memberikan pendaratan yang terbaik.

 


Sejarah Lompat Jauh

Awal mula sejarah lompat jauh ini terbentuk pada sejak 13 abad silam. Olahraga tersebut sudah ada dari tahun 708 Masehi saat ada Olimpiade Kuno di negara Yunani. Lompat jauh juga merupakan hanya satu-satunya acara olahraga lompat yang telah dilombakan pada Olimpiade Kuno. Berdasarkan ringkasan, ketika itu, lompat jauh juga pernah dilakukan oleh peserta Sparta yang menghasilkan panjang lompatannya hingga 7,05 meter.

Permainan ini pada umumnya memiliki maksud sebagai bentuk untuk latihan militer perang. Kemunculan olahraga lompat jauh juga sempat sangat di percaya sebagai suatu bentuk latihan kemiliteran dalam melompati rintangan, contohnya pada parit atau jutang.

Baca Juga  Bola Voli

Walaupun olahraga ini bagian dari Olimpiade Kuno, namun baru di tahun 1896 ketika Olimpiade modern pertama, olahraga lompat jauh ini dilombakan dengan resmi, sementara bagi para wanita baru dimulai di tahun 1948.


Teknik Dasar Lompat Jauh

1. Teknik Awalan (Approach-run)
Teknik Awalan (approach-run) adalah gerakan permulaan dalam bentuk lari untuk mendapatkan kecepatan pada waktu akan melakukan tolakan (lompatan). Kecepatan yang didapatkan dari hasil awalan itu biasa disebut dengan kecepatan horizontal karena dapat berguna untuk membantu kekuatan pada waktu melakukan tolakan ke atas-depan.

Cara melakukan teknik awalan, yaitu:

  • Tergantung tingkat prestasi, lari ancang-ancang beragam antara 10 sampai 20 langkah.
  • Tambah kecepatan pada saat lari sehingga mampu membuat ancang-ancang sedikit demi sedikit sebelum bertolak/ bertumpu.
  • Kecepatan ancang- ancang dipertahankan tetap maksimal sampai mencapai papan bertolak.
  • Pinggang turun sedikit pada satu langkah akhir ancang-ancang.
  • Jarak awalan 30 – 45 meter.

2. Teknik Mendarat (Landing)
Mendarat adalah teknik terakhir dalam urutannya sebagai teknik dasar lompat jauh ini. Pada saat mendarat seorang atlet harus menggunakan kedua kaki. Jangan menggunakan satu kaki karena dapat berakibat sangat fatal.

Cara melakukan teknik mendarat, yaitu:

  • Tariklah lengan dan tubuh ke depan-bawah.
  • Tariklah kaki mendekati badan.
  • Luruskan kaki dan tekuk lagi sedikit sesaat sebelum menyentuh tanah.
  • Bila kedua kaki telah mendarat di bak pasir sesuai dengan ketentuan, maka duduklah atas kedua kaki.

3. Teknik Tolakan (Take-off)
Teknik tolakan adalah cara berpindahnya kecepatan vertikal yang didapat dari berlari ke kecepatan horizontal. Paling baik menggunakan kaki yang paling kuat untuk tolakan.

Cara melakukan teknik tolakan, yaitu:

  • Ayunkan paha kaki-bebas denga cara yang cepat ke posisi horizontal sehingga mampu dipertahankan.
  • Kemudian, Luruskan sendi mata kaki, lutut dan pinggang pada waktu yang tepat saat melakukan tolakan.
  • Bertolaklah dengan cara ke depan dan ke atas (sudut tolakan 45o).

4. Teknik Melayang (Flight)
Teknik melayang adalah dikenal dengan istilah teknik setelah melakukan tolakan atau lompatan, sehingga posisi melayang berada di udara. Dalam teknik melayang sikap ayunan serta keseimbangan sangat penting dilakukan.

Cara melakukan teknik melayang, yaitu:

  • Saat kaki tolak, titik berat badan ke atas, diikuti dengan kaki tolak menyusul kaki ayun.
  • Saat melayang kedua kaki sedikit ditekuk, sehingga posisi badan berada dalam sikap jongkok (untuk jongkok).
  • Kemudian pada saat akan mendarat diharapkan kedua kaki diarahkan ke depan, yaitu dengan cara bersamaan dengan kedua lengan diluruskan ke depan.
Baca Juga  Sepak Bola

 


Gaya Lompat Jauh

  • Lompat Jauh Gaya Berjalan Di Udara

Teknik ini adalah salah satu bagian dari teknik tersulit dan hanya bisa dilakukan oleh seorang jumper terlatih. Gaya berjalan diudara ini jika kamu dapat melakukannya dengan baik tentunya kamu dapat dikatakan berhasil, maka diharuskan jumper  mendapatkan lompatan dengan jarak yang jauh lagi karena ayunan kaki ketika tubuh sedang melayang diudara akan sangat berpengaruh untuk dapat menambah jarak lompatan.


  • Lompat Jauh Gaya Jongkok

Gaya jongkok dalam lompat jauh adalah salah satu gaya yang termasuk dalam kategari gaya paling tua diantara gaya yang lain. Gaya ini paling mudah dilakukan dan menjadi gaya dasar yang harus dikuasai oleh jumper. Lompatan dalam gaya jongkok ini mampu mengkondisikan kedua kaki jumper saat melakukan pendaratan dalam keadaan yang tertekuk di depan dengan badan condong ke arah depan dan kedua lengan terlentang di belakang.


  • Lompat Jauh Gaya Melayang

Gaya melayang dapat memungkinkan jumper untuk mengharuskan menekuk kedua kakinya ke arah belakang, mencondongkan tubuhnya ke depan, dan menahan kedua tangannya lurus ke belakang selama ia melayang di udara setelah pada waktu melakukan lompatan. Tujuan dari gaya melayang ini adalah agar jumper dapat melayang selama mungkin di udara sebelum melakukan pendaratan di bak pasir yang sudah disediakan.


Lapangan Lompat Jauh

  • Lintasan Lari Awalan

Panjang lintasan standar yang dapat digunakan jumper untuk dapat melakukan ancang-ancang dalam melakukan pendaratan minimum sekitar 40 meter (131 kaki) dengan lebar 1,22 m sampai 1,25 m. disamping kanan dan kiri lintasan kemudian diberi garis putih selebar 5 cm.


  • Papan Tolak

Papan tolak harus berbentuk segi empat, terbuat dari kayu atau bahan lain yang sesuai dan di cat dengan warna putih. Papan tolakan juga ditanam tak kurang dari 1 meter dari tepi dekat tempat pendaratan jumper. Kemudian, jarak papan tolak yang disediakan harus sesuai yautu dengan sisi terjauh dari tempat pendaratan minimal 10 m.

Ukuran Papan Tolak
Tebal =1,00 dm
Lebar =1,98–2,02 dm
Panjang =1,21–1,22 m


  • Bak Pasir

Bak pasir adalah sebuah kolam persegi panjang dengan ukuran panjang kali lebar 9 x 2,75 meter. Bak pasir harus terisi pasir hingga penuh kemudian dipasangkan beberapa peralatan tertentu untuk langsung dapat meratakan kembali pasir setelah dipergunakan oleh seorang jumper untuk mendarat.

Baca Juga  Yoga Adalah

 


Peraturan Lompat Jauh

  1. Permukaan pasir di dalam tempat pendaratan harus mempunyai sama tinggi/datar dengan sisi atas papan tolakan yang sudah disediakan.
  2. Lintasan awalan lompat jauh harus mempunyai lebar minimum 1,22 m dan panjang 45 m.
  3. Peserta dapat diberi waktu (1 giliran) lompat hanya selama 1,5 menit saja. Lompatan yang sama (tie) dapat ditentukan dengan melihat hasil lompatan terbaik kedua, bila terjadi lagi lompatan yang masih sama (tie) dilihat lompatan terbaik ketiga, bila masih terjadi lagi dengan hal yang sama (tie) dilihat lompatan terbaik keempat dan dilakukan terus-menerus, sampai dapat diketahui pemenangnya.
  4. ada sisi dekat dengan tempat mendarat harus diletakkan papan plastisin untuk mencatat bekas kaki pelompat bila ia melakukan kesalahan saat menolak. Papan tolakan harus dicat putih dan harus datar dengan tanah karena harus dapat ditanam sekurang-kurangnya 1 meter dari tepi depan bak pasir pendaratan.
  5. Bila peserta perlombaan lebih dari 8 orang, setiap peserta dapat diperbolehkan melakukan lompatan sebanyak 3 kali giliran dan 8 pelompat dapat melompat dengan lompatan terbaik dan dapat melompat 3 kali lagi untuk dapat menentukan pemenang.
  6. Bila peserta hanya 8 orang atau kurang, semua peserta harus dapat melakukan lompatan sebanyak 6 kali giliran. Semua lompatan dapat diukur dari titik bebas terdekat di bak pasir/pendaratan yang dibuat oleh setiap bagian badan ke garis tolakan dalam posisi siku-siku terhadap garis tolakan tersebut.
  7. Tebal papan tolakan 10 cm, Panjang papan tolakan 1,22m dan lebar 20 cm.
  8. Lebar tempat pendaratan minimum 2,75 m jarak antara garis tolakan sampai akhir tempat lompatan minimal 10 m.

 


Faktor Keberhasilan Lompat Jauh

  1. Kesemimbangan dan Keterampilan
  2. Kecepatan atau Speed
  3. Koordinasi
  4. Kekuatan atau Stregh

Demikianlah pembahasan artikel mengenai √ Lompat Jauh : Pengertian, Sejarah, Peraturan, Teknik, Gaya, Faktor & Ukurannya Lengkap. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kita semua dalam menemukan solusi yang terbaik. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.


Baca Juga Artikel :