Asam Klorida

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang asam klorida. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

√ Asam Klorida : Pengertian, Sifat, Pembuatan dan Kegunaannya Lengkap


Pengertian Asam Klorida

Asam klorida merupakan suatu larutan akuatik yang terdapat dari gas hidrogen klorida (HCl). Ia ialah asam kuat, dan suatu komponen utama dalam asam lambung. Senyawa ini juga difungsikan secara luas dalam industri. Asam klorida harus ditangani dengan mewanti keselamatan yang tepat karena termasuk cairan yang sangat korosif.

Asam klorida pernah menjadi suatu zat yang sangat penting dan sering dipergunakan saat awal sejarahnya. Ia ditemui oleh alkimiawan Persia Abu Musa Jabir bin Hayyan di tahun 800an. Senyawa ini dipakai sepanjang abad pertengahan oleh alkimiawan dalam pencariannya mencari batu filsuf, dan lalu diakai juga oleh ilmuwan Eropa termasuk Glauber, Priestley, and Davy dalam rangka membangun pengetahuan kimia modern.

Pada Revolusi Industri, senyawa ini sangat penting dan dipakai untuk berbagai tujuan, meliputi sebagai pereaksi di produksi massal senyawa kimia organik seperti vinil klorida untuk bahan plastik PVC dan MDI/TDI untuk poliuretana. Kegunaan yang lainnya meliputi penggunaan dalam pembersih rumah, produksi gelatin, aditif makanan, dan pengolahan kulit. kisaran 20 juta ton gas HCl dihasilkan setiap tahun. Di abad ke-20 proses Leblanc diganti dengan proses Slovay yang tidak memproduksi asam klorida sebagai produk sampingan.


Sifat – Sifat Asam Klorida

  • Sifat Fisika Asam klorida

Asam klorida merupakan larutan bening dan tidak mempunyai warna dan memiliki bau yang menyengat. Ini tersedia di berbagai konsentrasi dalam air, sampai sifat fisiknya yang tepat (titik didih, titik lebur dan kepadatan) bervariasi.

Baca Juga  √ Lisosom : Pengertian, Struktur dan Fungsinya Lengkap

Tingkat terkonsentrasi (asam klorida berasap) ialah kisaran 38% HCl dalam air. Kelas industri HCl ialah kisaran 30% sampai 35%, sedangkan kelas komersial (asam muriatik) ialah antara 20% dan 32%. Larutan pembersih rumah tangga HCl biasanya 10% sampai 12%,namun ini masih perlu diencerkan lebih dahulu sebelum digunakan.


  • Sifat kimia Asam klorida

HCl merupakan asam monoprotik yang kuat, yang berarti hanya bisa melepaskan satu ion H + (proton). Sebagai asam yang pekat,dan seluruhnya terdisosiasi dalam air dan memproduksi ion hidronium dan klorida. Ini mudah bereaksi dengan basa untuk membentuk suatu garam klorida. HCl pekat dilarutkan banyak logam dan membentuk suatu klorida logam teroksidasi dan gas hidrogen. HCl encer bisa memecah atau mencerna banyak sampel kimia dan biologis.


Cara Pembuatan HCl

Asam klorida pada umumnya tercipta dari larutan garam NaCl yang dielektrolisa. Elektrolisa NaCl memproduksi larutan NaOH (soda api), gas Cl2 (gas klorin), dan gas H2 (gas hidrogen). Gas Cl2 dan H2 lalu disatukan untuk sintesa gas HCl. Sintesa gas HCl ialah reaksi eksotermik yang memproduksi panas tinggi. Gas HCl yang terbentuk lalu dimasukkan ke dalam air murni, dan larut sebagai larutan asam klorida.

HCl juga diproduksi dari proses pembuatan senyawa sodium sulfat (Na2SO4). Sodium sulfat dibuat memakai bahan aram (NaCl) dan larutan asam sulfat pekat (H2SO4). Kristal garam bereaksi dengan suatu larutan H2SO4, memproduksi kristal Na2SO4 dan gas HCl. Lalu gas HCl disuling dan masukan ke air tawar agar menjadi larutan HCl.

Dikarenakan sifatnya suhu normal yang berfase gas, jadi larutan HCl pekat selalu mengeluarkan asap yang berupa gas HCl. Semakin tinggi konsentrasinya, semakin banyak asap yang keluar saat larutan ini terbuka di udara bebas. Oleh sebab itu larutan HCl komersil hanya terdapat dalam konsentrasi 32% dan maksimum 36%.

Baca Juga  √ Stomata : Pengertian, Tipe, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

Kegunaan Asam Klorida

  • Asam klorida digunakan sebagai industri logam untuk menghilangkan karat atau kerak besi oksida atau baja.
  • Sebagai bahan baku penting dalam pembuatan vinyl klorida, yaitu monomer pembuatan plastik polyvinyl chloride atau PVC.
  • HCl merupakan bahan baku sebagai pembuatan besi (III) klorida (FeCl3) dan polyalumunium chloride (PAC), yakni bahan kimia yang dipakai sebagai bahan baku koagulan dan flokulan. Koagulan dan flokulan dipakai pada pengolahan air.
  • Asam klorida dimanfaatkan sebagai untuk mengatur pH (keasaman) air limbah cair industri, saat dibuang ke badan air penerima.
  • HCl digunakan sebagai proses regenerasi resin penukar kation (cation exchange resin).
  • Di laboratorium, asam klorida biasa digunakan sebagai titrasi penentuan kadar basa dalam suatu larutan.
  • Asam klorida berguna juga sebagai bahan pembuatan cairan pembersih porselen.
  • HCl digunakan sebagai proses produksi gelatin dan bahan aditif di dalam makanan.
  • Di skala industri, HCl juga digunakan juga sebagai proses pengolahan kulit.
  • Campuran asam klorida dan asam nitrat (HNO3) atau dengan sebutan aqua regia, ialah campuran sebagai melarutkan emas.
  • Kegunaan lainnya dari asam klorida diantaranya ialah sebagai proses produksi baterai, kembang api dan lampu blitz kamera.
  • Lalu pada bidang budidaya HCl digunakan sifat korosifnya sebagai proses desinfeksi baik alat atau lokasi,yang pasti hanya sifat korosifnya yang lebih dipergunakan.

Demikianlah bahasan kita mengenai asam klorida. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Asam Klorida : Pengertian, Sifat, Pembuatan & Kegunaannya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya