√ Rotasi Bumi : Pengertian, Proses, Dampak dan Faktornya Lengkap

Diposting pada

√ Rotasi Bumi : Pengertian, Proses, Dampak dan Faktornya Lengkap

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang rotasi bumi. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

√ Rotasi Bumi : Pengertian, Proses, Dampak dan Faktornya Lengkap
√ Rotasi Bumi : Pengertian, Proses, Dampak dan Faktornya Lengkap

Pengertian Rotasi Bumi

Rotasi bumi merupakan suatu proses pergerakan bumi berputar pada porosnya. Pada saat bumi berevolusi, bumi juga melakukan gerak rotasi dengan berputar pada porosnya. Arah rotasi sama dengan arah revolusi yaitu dari arah barat ke timur.

Dengan pergerakan pada sumbunya atau porosnya, maka tiap-tiap daerah pada bumi mengalami siang dan malam, walaupun dengan panjang siang dan malam yang bisa berbeda-beda. Masa rotasi bumi pada porosnya dalam hubungan dengan bintang ialah 23 jam, 56 menit, dan 4.091 detik. Masa rotasi dalam hubungannya dengan Matahari ialah 24 jam. Tetapi perputaran tersebut semakin melambat disebabkan pengaruh dari gravitasi bulan.


Proses Rotasi Bumi

Proses Rotasi Bumi secara umum ialah perputaran bumi pada porosnya. Rotasi bumi ini ada arahnya, bumi berputar menuju ke arah timur atau melawan arah perputaran jarum jam. Arah rotasi ini mengakibatkan berbagai dampak rotasi bumi yang bisa dirasakan dari bumi. Salah satu diantaranya ialah kita dapat bertemu malam dan siang, walaupun panjang malam dan siang antara satu tempat dengan tempat yang lain berbeda- beda.

Baca Juga  √ Tulang Belakang : Pengertian, Fungsi dan Struktunya Lengkap

Perputaran atau rotasi bumi ini akan semakin melambat disebabkan oleh pengaruh dari gaya gravitasi bulan Pelambatan gerak gravitasi bulan ini dapat kita lihat dari melambatnya satu hari sebanyak 1,7 milidetik dibandingkan seabad yang lalu.


Dampak Rotasi Bumi

  • Terjadinya Siang dan Malam

Rotasi bumi berdampak pada terjadinya siang dan malam. Hal ini terjadi sebab ada dua bagian bumi yang sebagian menghadap matahari dan sebagian lagi membelakangi matahari. Bagian yang menghadap matahari akan mengalami waktu siang, bagian yang membelakangi matahari mengalami waktu malam.

  • Gerak Semu Harian Matahari

Matahari menjadi pusat tata surya yang dikelilingi oleh planet-planet dalam orbitnya, termasuk bumi. Peristiwa itu disebut juga gerak semu harian matahari. Pergerakan semu harian matahari disebabkan oleh rotasi bumi yang membuat matahari seakan mengelilingi bumi. Matahari merupakan bintang yang memproduksi energi atau cahaya sendiri. Matahari itu juga berkeliling, matahari bergerak mengelilingi sebuah lubang hitam yang berada di pusat galaksi Bima Sakti.

  • Perbedaan Waktu

Rotasi bumi memiliki pengaruh pada perbedaan waktu di bagian-bagian bumi. Terdapat 24 daerah waktu yang berada di bumi. Pusat waktu berada di kota Greenwich, Inggris yang terletak pada bujur 0⁰. Setiap selisih bujur 15⁰, perbedaan waktu mengalami selisih 1 jam. Bagian bumi di sebelah timur Greenwich menjalani waktu yang lebih cepat dari Greenwich, sementara bagian bumi di sebelah barat Greenwich mengalami waktu yang lebih lambat.

  • Perbedaan Percepatan Gravitasi Bumi

Rotasi bumi menyebabkan gerakan yang arahnya menjauhi pusat. Akibatnya, bumi menjadi tidak bulat sempurna. Terdapat bentuk tidak baku di kedua kutubnya dan mengembang pada khatulistiwa, maka diameter kutub bumi lebih kecil daripada diameter khatulistiwa. Hal ini berdampak pada percepatan gravitasi di daerah kutub lebih besar dibandingkan khatulistiwa.

  • Pembelokan Arah Arus Laut
Baca Juga  √ Lambung : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

Angin menyebabkan terjadinya arus laut. Pada belahan bumi selatan, arah arus laut akan berbelok searah perputaran jarum jam. Pada belahan bumi bagian utara, arah arus laut akan berbelok berlawanan dengan arah putaran jarum jam. Gerak pembelokan arah angin dan pembelokan arus laut dinamai efek Coriolis.

Akibat rotasi bumi yang lain :

  • Terjadinya perbedaan pada ketebalan atmosfer
  • Bisa berfungsinya satelit
  • Berlangsungnya perubahan arah bandul (efek Faucault)
  • Adanya jetlag jika kita naik pesawat

Faktor yang Mempengaruhi Rotasi Bumi

1. Faktor Internal

Adapun faktor internal (dari dalam) yang mengakibatkan adanya rotasi Bumi ialah :

  • Redistribusi massa Bumi.
  • Aliran logam panas di dalam inti Bumi.

2. Faktor Eksternal

Adapun faktor eksternal (dari luar) yang mengakibatkan rotasi Bumi ialah :

  • Dorongan dan tumbukan yang terjadi di awal proses terbentuknya Bumi.
  • Interaksi antara Planet Bumi, Matahari, dan planet lainnya.
  • Atmosfer dan pergerakan arus laut.

Bukti Bumi Berotasi

  • Percobaan Berzenberg dan Reich

Percobaan yang dikerjakan oleh Berzenberg dan Reich ialah menjatuhkan peluru-peluru logam dari ketinggian tertentu, yaitu dari menara setinggi 110 m. Ternyata peluru-peluru tersebut tidak pernah dapat jatuh tepat di titik yang tegak lurus, namun arah jatuhnya selalu melenceng ke arah timur.

Hal ini membuktikan kalau bumi selalu berputar, sebab apabila bumi itu diam, maka peluru-peluru tersebut pasti jatuhnya tepat di bawah titik jatuhnya.

  • Percobaan Ayunan Foucault

Pada tahun 1852 Seorang ilmuwan dari Prancis bernama Foucault melakukan percobaan di kota Paris. Percobaan tersebut dengan menggunakan sebuah bandul besi yang sangat berat, digantungkan pada tali yang panjangnya lebih dari 60 m dan dikaitkan pada langit-langit kupel di sebuah gedung Pantheon di kota Paris (49 °LU).

Baca Juga  √ Teks Ulasan : Pengertian , Ciri , Jenis , Kaidah dan Contohnya Lengkap

Demikianlah bahasan kita mengenai rotasi bumi. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Rotasi Bumi : Pengertian, Proses, Dampak dan Faktornya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya