√ Hewan Vertebrata : Pengertian, Ciri dan Klasifikasinya Lengkap

Diposting pada

√ Hewan Vertebrata : Pengertian, Ciri dan Klasifikasinya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang hewan vertebrata. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Hewan Vertebrata : Pengertian, Ciri dan Klasifikasinya Lengkap
√ Hewan Vertebrata : Pengertian, Ciri dan Klasifikasinya Lengkap

 


 

Pengertian Hewan Vertebrata

 

Vertebrata merupakan hewan subfilum dari Chordata, mencakup semua kelompok hewan yang mempunyai tulang belakang yang tersusun dari vertebra. Hewan vertebrata mempunyai struktur tubuh yang lebih sempurna daripada hewan invertebrata

Vertebrata mempunyai sistem otot yang banyak terdiri dari pasangan massa tempat bersatunya sel-sel, dan juga sistem saraf pusat yang umumnya berada di dalam tulang belakang dan sistem ini tidak dimiliki kelompok atau jenis hewan yang tidak bertulang belakang.

Dalam memenuhi keperluannya sistem pernafasan hewan vertebrata ini menggunakan insang atau paru-paru dan sistem peredaran darah berpusat pada jantung dengan pembuluh pembuluh sebagai salurannya.

 


 

Ciri – Ciri tubuh Hewan Vertebrata

 

  • Mempunyai tulang yang terentang dari belakang kepala hingga bagian ekor.
  • Mempunyai otak yang dilindungi dengan tulang-tulang tengkorak.
  • Tubuhnya memiliki bentuk simetris bilateral.
  • Memiliki kepala, leher, badan dan ekor

 


 

Ciri – Ciri Tubuh Hewan Vertebrata

 

  • Memiliki kelenjar bundar, endokrin yang memproduksi hormon untuk pengendalian. Pertumbuhan dan proses fisiologis atau afal tubuh
  • Susunan sarafnya tersusun atas otak dan sumsum tulang belakang
  • Bersuku tubuh panas dan serta bersuku tubuh dingin tergantung dengan kondisi lingkungan (poikiloternal)
  • Sistem pernapasannya dengan paru-paru (pulmonosum) kulit dan insang operculum
  • Alat pencernaan memanjang mulai dari mulut hingga ke anus yang berada di sebelah vertran (depan) dan tulang belakang
  • Kulit terdiri dari epidermis (bagian luar) dan endodermis (bagian dalam)
  • Alat reproduksi berpasangan kecuali pada burung, kedua kelenjar kelamin berupa ovalium dan testis memproduksi sel tubuh dan sel sperma
Baca Juga  √ Nitrogen : Pengertian, Sifat, Bentuk dan Dampaknya Lengkap

 


 

Struktur Jaringan Hewan Vertebrata

 

1.Jaringan epitel

jaringan ini memiliki fungsi sebagai pelindung, terutama pada bagian permukaan luar dan di dalam organ. Berdasarkan strukturnya, jaringan epitel dibagi lagi menjadi 3 , yaitu :

  • Epithelium pipih
  • Epithelium batang
  • Epithelium kubus

Sementara berdasarkan susunan selnya, terdapat epithelium sederhana dan kompleks

  • Epithelium pipih yang berfungsi untuk proses difusi, osmosis, filtrasi dan sekresi. Berada pada pembuluh limfa, pembuluh darah kapiler, selaput pembungkus jantung dan selaput perut
  • Epithelium pipih berlapis yang berfungsi untuk melindungi dan terdapat pada epithelium rongga mulut, rongga hidung dan esophagus
  • Epithelium batang yang berfungsi untuk menyerap sari-sari makanan pada usus halus dan sekresi
  • Epithelium silindris berlapis berfungsi untuk melindungi dan sekresi. Sementara epithelium berlapis banyak semu untuk proteksi, sekresi dan gerakan yang melalui permukaan
  • Epithelium kubus berfungsi untuk sekresi dan melindungi. Berada pada lensa mata dan nefron ginjal
  • Epitalium kubus berlapis berfungsi untuk melindungi dari gesekan, pengelupasan, absorpsi dan sekresi

 

2.Jaringan ikat

Jaringan ini memiliki fungsi untuk melindungi jaringan dan organ dan mengikat sel-sel untuk membangun jaringan, mengikat jaringan untuk membentuk organ. Berdasarkan struktur dan fungsinya, jaringan ikat dibedakan menjadi 3, yaitu :

  • Jaringan ikat longgar
  • Jaringan ikat padat
  • Kartilago (tulang rawan)

Berdasarkan susunannya, kartilago dibedakan menjadi 3, yaitu :

  • Kartilago fibrosa
  • Kartilago elastic
  • Osteon

 

3.Jaringan darah

Merupakan jaringan yang berfungsi untuk membawa CO2 dan O2, sari-sari makanan, hormone, sisa metabolisme, dan alat pertahan tubuh. komponen penyusunya ialah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

  • Sel darah merah pada dasarnya tidak mempunyai inti sel dan sitoplasmanya mengandung hemoglobin
  • Sel darah putih mengandung inti sel dan dapat bergerak
  • Trombosit tidak mempunyai inti sel, mudah pecah jika menyentuh permukaan yang kasar dan dapat melepaskan enzim tromboplastin yang berguna untuk pembekuan darah.

 

4.Jaringan limfa

Merupakan jaringan yang terdiri dari sel-sel limfosit dan makrophag dan serat retikuler yang menjadi rangka untuk menahan timbunan limfosit dan makrophag.

Baca Juga  √ Jaringan Tumbuhan : Pengertian, Struktur dan Sifatnya Lengkap

 

5.Jaringan otot

Merupakan jaringan yang terdiri dari sel-sel otot dan memiliki sifat kontrakbilitas dan relaksibilitas. Berdasarkan struktur penyusunnya, jaringan otot dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :

  • Otot polos
  • Otot jantung
  • Otot lurik

 

6.Jaringan lemak

Jaringan lemak terdiri dari lemak dan matrik, jaringan ini berasal dari sel-sel mesenkim. Jaringan lemak ini berperan sebagai cadangan energi dan menjaga kestabilan tubuh.

 

7.Jaringan saraf

Jaringan saraf terdiri atas neuron yang berperan untuk mengatur kerja seluruh organ tubuh bersama dengan sistem hormone.

 


 

Klasifikasi Hewan Vertebrata

 

1.Ikan (Pisces)

Ikan mempunyai habitat di air dengan alat pernafasan berupa insang. Hewan ini mempunyai sirip yang berperan guna menentukan arah gerak di dalam air dan mempunyai gurat sisi untuk dapat mengetahui tekanan air. Termasuk juga dalam hewan berdarah dingin (poikiloterm), yaitu suhu tubuh disesuaikan dengan lingkungan. Pisces berkembang biak dengan bertelur (ovipar). Berdasarkan jenis tulangnya, ikan dibedakan menjadi 2 kelompok, yakni :

  • Chondrichthyes atau ikan tulang rawan, contohnya : ikan pari, ikan hiu dan ikan cucut.
  • Osteichthyes atau ikan tulang keras, contohnya : ikan mas, ikan gurami, ikan tongkol.

 

2.Ampibi (Amphibia)

Jenis hewan amfibi ialah hewan yang dapat bertahan hidup di dua alam, seperti katak dan katak ini apabila masih kecil pernapasan nya menggunakan insang namun bila sudah dewasa akan berubah dan akan menggunakan paru-paru sehingga katak dapat hidup di dua alam yaitu di darat dan di air. Kelas ampibi ini sudah dibedakan menjadi 3 kelas ordo yakni :

  • Katak dan kodok (Anura),
  • Amfibi berekor (Urodela), dan
  • Amfibi tak berkaki (Apoda).

 

3.Reptil (Reptilia)

Reptilia mempunyai kulit bersisik yang terbuat dari zat tanduk (keratin). Sisik ini berfungsi untuk mencegah kekeringan. Hewan jenis reptil memiliki ciri sebagai berikut : anggota tubuhnya mempunyai jari 5, bernapas dengan paru-paru, jantung beruang tiga atau empat, memakai energi lingkungan untuk mengatur suhu tubuhnya sehingga termasuk hewan poikiloterm, fertilisasi secara internal, memproduksi telur sehingga tergolong ovipar dengan telur bercangkang.nReptilia mencakup tiga ordo besar yaitu

  • Chelonia atau Testudines (reptilia bercangkang),
  • Squamata atau Lepidosauria (reptilia dengan kulit yang bersisik) , dan
  • Crocodilia (bangsa buaya). Bangsa kura-kura mempunyai cangkang (perisai) yang keras disebut dengan karapaks (bagian atas) dan plastron (bagian bawah).
Baca Juga  √ Plankton : Pengertian, Jenis dan Peranannya Lengkap

 

4.Burung (Aves)

Ciri-ciri khusus kelas Aves ialah seluruh tubuh terlindung bulu, anggota gerak berupa sayap dan kaki, berdarah panas (homoioterm) tidak memiliki gigi, mulut berupa paruh, berkembang biak dengan bertelur, dan jantung terdiri atas 4 ruang. Aves dikelompokkan menjadi beberapa ordo, yaitu:

  • Casuariformes (bangsa burung berjalan), contohnya kasuari, burung unta.
  • Columbiformes, contohnya burung merpati,
  • Psittaciformes, contohnya alap-alap, elang,
  • Galliformes, contohnya ayam kampung, merak, ayam hutan.

 

5.Hewan Menyusui (Mammalia)

Mamalia ialah hewan yang mempunyai kelenjar susu (betina) yang berfungsi untuk memproduksi susu sebagai sumber makanan anaknya. Hewan Mammalia pada umumnya merupakan hewan yang berdarah panas dan bereproduksi secara kawin. Hewan Menyusui atau mammalia ini ada yang hidup di darat dan ada juga hidup di air.

Contoh dari hewan mammalia yang hidup di darat ialah Sapi, Domba, Monyet, Rusa, Kuda dan Gajah. Sedangkan Hewan Mammalia yang habitatnya di air seperti Paus, Lumba-lumba dan Duyung

 


 

Peran Vertebrata bagi Manusia

 

Vertebrata dimanfaatkan oleh manusia dalam berbagai hal. Contohnya sebagai berikut :

  • Sebagai sumber bahan makanan, contohnya daging atau telur ayam dan susu sapi.
  • Sebagai bahan baku industri tekstil, contohnya pemanfaatan rambut domba untuk dijadikan wol.
  • Sebagai objek penelitian, contohnya hewan Mammalia.
  • Sebagai hewan peliharaan, contonya kucing, kelinci atau burung.

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai hewan vertebrata. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Hewan Vertebrata : Pengertian, Ciri dan Klasifikasinya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya