√ Kingdom Plantae : Pengertian, Ciri, Struktur dan Klasifikasinya Lengkap

Diposting pada

√ Kingdom Plantae : Pengertian, Ciri, Struktur dan Klasifikasinya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang kingdom plantae. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Kingdom Plantae : Pengertian, Ciri, Struktur dan Klasifikasinya Lengkap
√ Kingdom Plantae : Pengertian, Ciri, Struktur dan Klasifikasinya Lengkap

 


 

Pengertian Kingdom Plantae

 

Kingdom Plantae merupakan salah satu organisme eukariotik multiseluler yang mempunyai dinding sel dan klorofil. Klorofil ini ialah zat hijau daun yang berperan pada proses fotosintesis sehingga tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri. Pada proses fotosintesis bisa terjadi dengan adanya bantuan dari sinar matahari. Sebab tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri maka tumbuhan dikelompokkan ke dalam organisme autotrof.

 


 

Ciri – Ciri Plantae

 

  • Tumbuhan yang nyaris semuanya mengandung pigmen zat hijau atau berklorofil yang terbungkus di dalam kloroplas.
  • Tumbuhan yang dapat membuat makanan sendiri
  • Berdasarkan tumbuhan yang mengandung celluse yang bisa  memberikan kekuatan
  • Eukariotik
  • Multiseluler
  • Mempunyai dinding selulosa
  • Cadangan makanan berupa amilum
  • Embrio hasil fertilisasi di tempatkan dalam biji dan diberi makan oleh induk betina

 


 


Sistem Organ Kingdom Plantae

 

  • Akar

Akar pada tumbuhan memiliki fungsi untuk menyerap zat hara dan air di dalam tanah. Akar berkembang dari meristem apical ujung akar yang dilindungi dengan tudung akar (kaliptra). Tudung akar berfungsi untuk melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah. Akar juga berperan sebagai alat untuk memperkuat tanaman sehingga tidak mudah roboh ketika angin atau badai datang.

Struktur akar terdiri atas epidermis atau kulit luar, korteks, endodermis, dan stele yang ada xylem dan floem sebagai alat angkut. Akar digolongkan menjadi 2 jenis yaitu akar serabut pada monokotil dan akar tunggang pada dikotil.

 

  • Batang

Batang merupakan organ berpembuluh yang mempunyai fungsi sebagai alat pengangkut. Di batang juga memiliki xylem dan floem. Fungsi dari batang ini ialah sebagai alat angkut zat makanan dari akar ke daun dan dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Selain itu batang juga berfungsi mengarahkan tumbuhan untuk memperoleh sinar matahari yang cukup yang fungsinya untuk kelangsungan proses fotosintesis.

 

  • Daun

Daun pada tumbuhan mempunyai fungsi sebagai alat penguapan dan tempat terjadinya proses fotosintesis. Daun memiliki peran sebagai alat pernapasan dan penyerap sinar matahari. Daun terdiri atas Helai daun, Tangkai daun dan pelepah daun. Struktur daun terdiri atas epidermis yang mempunyai kutikula untuk mencegah penguapan yang terlalu besar, Mesofil yang memiliki kloroplas yang banyak dan Hipodermis yang mempunyai stomata.

 

  • Bunga

Bunga memiliki peran sebagai sistem reproduksi pada tumbuhan. Reproduksi ini membantu menjaga spesies tumbuhan tersebut tetap ada. Struktur bunga terdiri atas :

Baca Juga  √ Tumbuhan Berbiji Terbuka : Pengertian, Ciri dan Klasifikasinya Lengkap

Kelopak bunga yang umumnya berwarna hijau. Mahkota bunga, memiliki warna cerah dan menarik. Benang Sari, berfungsi sebagai alat kelamin jantan pada tumbuhan. Apabila serbuk sari jatuh ke kepala putik maka terjadilah fertilisasi. Putik ialah alat kelamin betina, disinilah terjadinya pembuahan dan berkembangnya zigot pada bunga.

 


 


Klasifikasi Kingdom Plantae

 

1. Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut yaitu kumpulan tumbuhan kecil, yang hidup di darat dan umumnya tumbuh ditempat lembab, tidak memiliki akar, batang dan daun sejati, serta tidak mempunyai pembuluh pengangkut (xilem dan floem), merupakan sebuah tumbuhan peralihan antara tumbuhan ber-talus (Talofita) dengan tumbuhan ber-kormus (kormofita) dan mengalami suatu pergiliran keturunan

 

Ciri-Ciri Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

  • Talofita yaitu tumbuhan yang tidak dapat dibedakan antara akar, batang dan daun.
  • Kormofita yaitu suatu tumbuhan yang sudah dapat dibedakan antara akar, batang dan daun
  • Tumbuhan lumut disebut juga dengan tumbuhan peralihan sebab terdapat berupa tumbuhan yang masih berupa talus (lembaran, yakni lumut hati), tetapi ada juga yang sudah mempunyai struktur tubuh sama dengan akar, batang dan daun sejati (lumut daun).
  • Tumbuhan lumut juga merupakan suatu tumbuhan pelopor (vegetasi perintis), yang tumbuh pada suatu tempat sebelum tumbuhan lain mampu tumbuh
  • Tumbuhan ini memiliki ukuran makroskopis 1-2 cm, serta ada yang mencapai 40 cm.
  • Tumbuhan ini mempunyai dua bentuk tubuh generasi, yakni generasi Gametofit dan generasi Sporofit.

 

Jenis-Jenis Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

a. Hepaticopsida (lumut hati)

  • Jenis lumut ini memiliki bentuk talus, berlobus seperti berbentuk hati manusia
  • jenis lumut ini termasuk dalam lumut berumah dua (deoceus)
  • Reproduksi secara aseksual dengan cara fragmentasi, dalam pembentukan gemmacup (kuncup) dan spora
  • Gemmacup yaitu struktur khusus yang berada pada suatu gametofit yang berupa mangkok yang mengandung suatu kumpulan lumut kecil.
  • Gemma dapat lepas dan tersebar oleh air yang kemudian tumbuh menjadi lumut baru.
  • Pada reproduksi seksual terjadi dengan fertilisasi antara spema dan ovum
  • Jenis lumut ini membentuk zigot.
  • Contohnya : Marchantia polimorpha

 

b. Anthocerotopsida (lumut tanduk)

  • Lumut tanduk dikenal dengan Anthoceropsida .
  • Pada Gametofitnya sama seperti lumut hati, sedengakan perbedaannya berada pada sporofitnya.
  • Sporofit lumut tanduk memiliki kapsul yang memanjang yang tumbuh menyerupai tanduk dari gametofit.
  • Contohnya : Anthoceros laevis (lumut tanduk).

 

c. Bryopsida (lumut daun)

  • Bryopsida ialah lumut sejati sebab yang bentuk tubuhnya mirip dengan tumbuhan kecil yang memiliki bagian akar (rizoid), batang dan daun.
  • Hidupnya yang berkelompok untuk membangun hamparan tebal seperti beludru.
  • Contohnya : Polytrihcum dan Spagnum

 

 


2. Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

Tumbuhan Paku merupakan tumbuhan yang mempunyai Batang, Akar Serabut, dan Daun Sejati. Berkembang biak dengan menggunakan Spora (Kormofita Spora), mempunyai Pembuluh Angkut (Xylem dan Floem), dan mempunyai Klorofil. Tumbuhan Paku juga mengalami suatu proses Pergiliran Keturunan.

 

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

  • Mempunyai Akar, Batang, dan Daun yang bisa dibedakan
  • Mempunyai Sporil yang memproduksi Spora yang berada pada bawah Daun
  • Mempunyai Daun Muda yang tumbuh dengan cara menggulung
Baca Juga  √ Fotosintesis : Pengertian , Fungsi dan Prosesnya Lengkap

 

Jenis-Jenis Tumbuhan Paku

a. Tumbuhan Paku Purba (Psilopsida)

  • Spesies pada Tumbuhan Paku Purba ini nyaris mengalami kepunahan, yaitu tersisa 10 – 13 Spesies
  • Hanya mampu memproduksi satu jenis Spora (Homospora)
  • Mempunyai Gametofit yang tidak memiliki Klorofil
  • Nutrisi yang diperoleh merupakan dari hubungan Simbiosis dengan Jamur
  • Contohnya ialah : Rynia dan Psilotum.

 

b. Tumbuhan Paku Kawat (Lycopsida)

  • Spesies pada Tumbuhan ini lebih kurang ada 1000 spesies
  • Mampu memproduksi dua jenis Spora (Heterospora)
  • Mempunyai Sporangium yang terdapat pada Strobilus berbentuk kerucut
  • Gametofit yang tidak mempunyai Klorofil
  • Memiliki Gametofit Uniseksual dan Biseksual
  • Contohnya ialah : Selaginela dan Lycopodium.

 

c. Tumbuhan Paku Ekor Kuda (Spenopsida)

  • Spesies pada Tumbuhan ini ± 15 Spesies
  • Berhabitat pada tempat yang lembab pada daerah Subtropis
  • Mempunyai bentuk Batang yang seperti Ekor Kuda
  • Mempunyai Sporangium yang berupa Strobilus
  • Hanya sanggup memproduksi satu jenis Spora (Homospora)
  • Pada Gametofit memiliki Klorofil
  • Mempunyai Gametofit secara Biseksual
  • Contohnya ialah : Equisetum.

 

d. Tumbuhan Paku Sejati

  • Spesies pada Tumbuhan Paku Sejati ini ±12.000 Spesies
  • Mempunyai Akar, Batang dan Daun Sejati
  • Mempunyai daun muda yang tumbuh dengan menggulung (Circinnatus)
  • Contohnya ialah : Semanggi (Marsilea Crenata) dan Suplir (Adiantum Cuneatum).

 

 


3. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Kata Spermatophyta berasal dari Bahasa Yunani, yaitu Sperma yang artinya Biji dan Phyton yang artinya Tumbuhan. Sehingga Tumbuhan Berbiji ini ialah kelompok tumbuhan yang hidup di daratan, mempunyai akar, Batang dan Daun Sejati, Tracheophyta, Autotrof, serta mampu menghasilkan Biji.

 

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji

  • Mempunyai Organ Biji yang diproduksi oleh Strobilus atau Bunga.
  • Mempunyai Biji Terbuka (Gymnospermae).
  • Mempunyai Biji Tertutup (Angiospermae).

 

Jenis-Jenis Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

 

a. Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)

Gymnospernae adalah Suatu Tumbuhan yang memiliki biji, namun tidak tertutupi oleh Bakal Buah.

 

Ciri-ciri Tumbuhan Berbiji Terbuka :

  • Berbentuk yang berupa Perdu atau Pohon.
  • Tidak ada yang berupa Herba Batang dan Akar Berkambium, sehingga mampu tumbuh besar.
  • Mempunyai bentuk Akar Tunggang.
  • Mempunyai bentuk Daun yang sempit, tebal dan kaku.
  • Mempunyai bentuk Tulang Daun yang tidak beragam.
  • Tidak memiliki Bunga Sejati.
  • Alat Reproduksinya berbentuk Kerucut (Strobilus atau Runjung).
  • Memiliki Bakal Biji yang terdiri dalam Strobilus
  • Alat kelaminnya terpisah, yaitu Serbuk Sari terdapat dalam Strobilus Jantan, sedangkan pada Sel Telur terdapat dalam Strobilus Betina.
  • Memiliki Bakal Biji yang tidak dilindungi oleh Daun Buah.

 

Jenis Tumbuhan Berbiji Terbuka

  • Cycadinae

Cycadinae ini mempunyai ciri-ciri khas, yaitu Memiliki Batang yang tidak bercabang, memiliki Daun Majemuk, dan tersusun sebagai tajuk pada puncak pohon. Jenis Tumbuhan Terbuka ini merupakan Tumbuhan berumah dua, dikarenakan Cycadinae ini memiliki Strobilus Jantan saja atau Strobilus Betina saja. Contohnya ialah : Zamia Furfuracea, Cycas Revoluta dan Cycas Rumphii (Pakis Haji).

  • Ginkgoinae

Ginkgoinae ini merupakan Tumbuhan asli dari daratan Negeri China, dengan ciri-ciri khas, yaitu Pohon ini mampu tumbuh tinggi sampai mencapai 30 meter, memiliki Daun yang berbentuk seperti Kipas dan mudah gugur, mempunyai Serbuk Sari dan Bakal Biji yang diproduksi oleh Individu lainnya. Jenis Tumbuhan Berbiji Terbuka ini hanya ada 1 jenis Spesies. Contohnya ialah : Ginkgo Biloba.

  • Coniferinae Coniferales
Baca Juga  √ Usus Halus : Pengertian, Struktur, Fungsi dan Bagiannya Lengkap

Coniferinae Coniferales ini merupakan Tumbuhan pembawa Kerucut, sebab mempunyai alat Berkembangbiak pada Jantan dan Betina, berupa Strobilus yang berbentuk seperti Kerucut. Jenis Tumbuhan Berbiji Terbuka ini selalu hijau sepanjang tahun (Ever Green) Contohnya ialah : Agathis Alba (Pohon Damar), Pinus Merkusii (Pohon Pinus), Cupressus Sp, Araucaria Sp, Sequoia Sp, Juniperus Sp, dan Taxus Sp.

  • Gnetinae

Gneetinae ini merupakan Tumbuhan yang berbentuk berupa Perdu, Liana (Tumbuhan Pemanjat) dan Pohon. Mempunyai bentuk Daun yang Oval atau Lonjong dan seling berhadapan, mempunyai Urat Daun dengan berbentuk Menyirip, memiliki Pembuluh Angkut, yaitu Xilem yang memuat trakea dan Floem tidak memiliki Sel Pengiring, memiliki Strobilus yang tidak berbentuk seperti Kerucut, namun bisa dikatakan sebagai Bunga. Contohnya ialah : Gnetum Gnemon (Melinjo).

 

 

b. Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)

Tumbuhan Berbiji Tertutup aialah Suatu Tumbuhan yang mempunyai biji pada dalam Bakal Buah.

 

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji Tertutup

  • Hidup dengan membentuk sebagai Pohon, Perdu, Semak-semak, dan Merambat atau Herba.
  • Mempunyai bentuk Daun yang pipih dan lebar.
  • Mempunyai susunan Tulang Daun yang Menyirip, Menjari,
  • Melengkung atau Sejajar.
  • Mempunyai Bunga Sejati.
  • Mempunyai Kelopak Bunga dan Mahkota Bunga.
  • Mempunyai Putik Sari dan Benang Sari yang berfungsi sebagai Alat Berkembangbiak.

Tumbuhan Berbiji Tertutup ini terbagi menjadi 2 kelas, yang berdasarkan jumlah Kepingan Biji, yaitu sebagai berikut :

 

1. Dikotil

  • Mempunyai 2 Daun Lembaga (Dikotiledon).
  • Mempunyai Batang yang bercabang.
  • Mempunyai Tulang Daun yang Menjari atau Menyirip.
  • Mengandung Kambium untuk membesarkan akar dan batang.
  • Mempunyai Jaringan Pengikat Pembuluh Xilem dan Floem yang terdapat pada Akar dan Batang, yang tersususn dalam suatu lingkaran.
  • Memiliki Akar yang berbentuk Tunggang.
  • Memiliki Bunga yang berkelipatan 4 atau 5 dengan beraturan.

 

2. Monokotil

  • Mempunyai 1 Daun Lembaga (Kotiledon).
  • Mempunyai Batang yang tidak bercabang atau bercabang sedikit.
  • Mempunyai Ruas-ruas Batang yang nampak jelas.
  • Mempunyai Daun yang berpelepah dan berupa Daun Tunggal.
  • Mempunyai Tulang Daun yang Sejajar atau Melengkung.
  • Tidak mengandung Kambium
  • Mempunyai Jaringan Pengikat Xilem dan Floem, pada Akar dan
  • Batang yang tersusun menyebar.
  • Mempunyai bentuk Akar Serabut
  • Memiliki Bunga dengan berkelipatan 3 dengan bentuk yang fleksibel.

 

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai kingdom plantae. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Kingdom Plantae : Pengertian, Ciri, Struktur dan Klasifikasinya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya