√ Tulang Belikat : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

Diposting pada

√ Tulang Belikat : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang tulang belikat. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Tulang Belikat : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap
√ Tulang Belikat : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

 


 

Pengertian Tulang Belikat

 

Tulang belikat atau scapula merupakan sebuah penghubung tulang selangka dengan tulang lengan. Tulang ini berada di bagian bahu yaitu tepat di belakang tulang rusuk atas. Bentuk dari tulang ini cukup unik yaitu berbentuk pipih dan seperti segitiga. Selain itu tulang ini menjadi penghubung antara tulang lengan atas dengan tulang klavikula.

 


 

Fungsi Tulang Belikat

 

  • Berfungsi sebagai tempat menempelnya banyak otot.
  • Berfungsi sebagai tempat menempelnya tendon pada lengan.
  • Berfungsi sebagai tempat menempelnya tendon pada leher.
  • Berfungsi sebagai tempat menempelnya tendon yang berada pada dada.
  • Menghubungkan lengan atas ke dada atau batang tubuh, hubungan ini menstabilkan lengan dan mendukung gerakan lengan di bahu.
  • Menghubungkan tulang lengan atas dengan tulang selangka.
  • Bekerja sama dengan otot-otot sekelilingnya untuk menjaga fungsi normal sendi glenohumeral.
  • Terhubung dengan tulang humerus melewati otot rotator cuff dan membentuk sendi bahu dengan bentuk sambungan bola dan soket. Sambungan ini merupakan salah satu sambungan paling fleksibel dalam tubuh yang memungkinkan untuk bisa menaikkan menurunkan, mendorong, menarik, dan memutar lengan.

 


 

Struktur Tulang Belikat

 

1.Permukaan Anterior

Permukaan anterior dimana dikenal dengan sebutan “fossa subs-kapularis”, ialah suatu permukaan tulang belikat dimana posisinya berada paling dekat dengan iga atau tulang rusuk dan juga sebagai tempat menempelnya otot subscapiluralis.

 

 

Baca Juga  √ Darah : Pengertian, Fungsi, Komponen dan Cirinya Lengkap

2.Permukaan posterior

Permukaan posterior ini terdiri dari beberapa belebas dimana disebut “spina”, dimana scapula yang bisa berjalan menyebrangi permukaan spina sampai berakhir menjadi proses akronium, dimana bisa menutupi sendi bahu.

 

Belebas ini bisa dibagi menjadi beberapa bagian yaitu :

  • Proseus Akronium

Proses ini merupakan bagian yang dapat menutupi sendi bahu, belebas ini dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu : fossa suprapinosus dan fossa infraspinosus.

Pada manusia serta hewan pemakan daging memiliki sedikit perbedaan mengenai tulang scapulannya ialah berada pada ujungnya acroniom.

 

  • Processus Coracoideus

Proses ini bagian berupa tonjolan dimana berasal dari bagian utama scapula, bagian ini bisa dilekatkan oleh beberapa otot, salah satunya ialah otot coracobrachialis.

Di dekat bagian bawah processus coracoideus ada angulus lateralis serta sebuah bagian seperti cekungan yang disebut dengan cavitas glenoidales. Pada cavitas ini tempat menempelnya suatu bonggol kepala dari humerus.

 


 

Pelekatan Otot Pada Tulang Belikat

 

  • Otot pectoralis minor, yaitu otot dada yang dapat menaikan otot tulang belikat dan menekan bahu.
  • Otot coracobrachialis, yaitu otot terkecil dari 2 otot yang lainnya yang menempel pada processus coracoideus yaitu otot pectroralis minor dan otot biceps. Otot ini berada pada bagian atas dan medial lengan.
  • Otot subscapularis, yaitu otot rotator cuff yang termasuk otot terkecil pada bagian lengan atas.
  • Otot rhomboideus major, yaitu otot yang bisa mengakibatkan terjadinya retraksi pada bagian scapula. Otot rhomboideus major ini menempel pada tulang scapula pada bagian lengan atas.
  • Otot rhomboideus minor, yaitu otot yang menempel pada bagian lengan atas.
  • Otot levator scapulae, yaitu otot yang menempelnya pada bagian punggung dan leher.
  • Otot trapezius yaitu otot yang berperan sebagai penyusun struktur pada punggung manusia.
  • Otot serratus anterior, yaitu otot yang umumnya disebut sebagai otot gergaji depan yang berpangkal di bagian iga I-IX lalu mengarah pada iga sisi tengah tulang belikat.
  • Otot triceps brachii, yaitu otot yang berorigo pada 3 tempat yaitu caput longum, medial dan juga lateralis sehingga disebut dengan otot berkepala tiga.
  • Otot biceps brachii, yaitu jenis otot besar yang mempunyai kepala 2 sebab otot ini berorigo pada 2 tempat yang sangat berbeda yaitu capus longum dan caput brevis. Perbedaan untuk keduanya yaitu panjang dan pendeknya.
  • Otot teres minor yaitu otot yang berada berdekatan dengan otot teres major dan otot ini menempel pada bagian bahu.
  • Otot teres major, yaitu otot yang melekat pada bagian lengan atas.
  • Otot omohyoideus, yaitu otot yang melekat pada pinggir atas bagian scapula, fungsi dari otot ini yaitu menarik dan menekan ke bawah pada bagian hyoid.
  • Otot deltoideus, yaitu otot yang memberikan bentuk bulat pada struktur tubuh manusia. Otot ini disusun oleh beberapa serat seperti serat anterior(clavikula),serat media(pinggir lateral) dan serat posterior.
  • Otot supraspinatus, yaitu otot yang memiliki ukuran yang kecil dan melekat pada lengan atas.
  • Otot infraspinatus, atau otot pemutar yang berlangsung pada sendi bahu dan menempel pada adductor lengan dalam scapula.
Baca Juga  √ Tulang : Pengertian, Fungsi, Struktur dan Bentuknya Lengkap

 


 

Penulangan Scapula

 

Osifikasi atau proses pembentukan tulang bermulai pada bagian dalam tubuh belikat pada 2 bulan proses kehidupan janin. Pada saat melahirkan tulang-tulang maka keadaannya masih rawan, yakni seperti melahirkan kepala, tulang belakang, leher dan proses coracoid yang berarti dalamnya terdapat margin vertebral, rongga glenoid, sudut inferior, akronim dan proses coracoid sendiri.

Pusat bagian atas dan interior dari coracoid inilah yang pertama kali muncul, sedangkan untuk fusi di sepanjang garis miring tersebut terkenal mulai dari tepi paling atas rongga genoid mengarah pada tubekulum conoid dan selesai di tahun ke 15. Untuk acromion sendiri meskipun usia manusia sesudah pubertas maka akronim masih tetap sifatnya rawan.

 


 

Pergerakan Tulang Belikat

 

Pada setiap permukaan tulang belikat, tidak semuanya mempunyai bentuk yang sama dan membentuk gerakan yang sama khasnya di bagian tulang belakang yang menghasilkan dua jenis pergerakan diantaranya:

 

  • Acromiom yaitu memiliki bentuk yang sedikit besar dan persegi panjang dimana bagian tersebut menjadi sambungan dari tulang belikat yang berhubungan dengan artikulasi klavikula supaya mampu membentuk sendi acromioclavicular yang bisa membentuk ujung bahu.
  • Coracoid yaitu pergerakan yang dapat melengkung baik ke arah atas maupun melengkung ke arah bawah.

 


 

Batas – Batas Pada Scapula

 

Pada tulang Belikat memiliki sebuah perbatasan namun masih dalam batas tertentu yang dikenal sebagai Scapula, yaitu diantaranya :

  • Perbatasan Vertebralis, yaitu perbatasan yang berukuran sangat panjang dan terdiri dari 3 perbatasan Scapula tersebut.
  • Perbatasan Unggul, yaitu perbatasan yang memiliki ciri lebih tipis dan tajam. Fungsi dari perbatasan ini untuk memantapkan sendi yang terletak pada bahu.
  • Perbatasan Lateral, yaitu perbatasan yang berhubungan dengan bentuk lekukan yang memanjang dari sudut lateral sampai ke sudut Inferior.
Baca Juga  Pengertian Majas Hiperbola , Ciri-Ciri dan Contoh Secara Lengkap

 


 

Penyakit Tulang Belikat

 

  • Diseksi aorta

Diseksi aorta berlangsung saat pembuluh darah yang mengarah ke jantung robek dan mengakibatkan rasa nyeri yang sangat menusuk di bagian belakang punggung. Keadaan ini umumnya terjadi pada pria berusia 60–70 tahunan.

 

  • Emboli paru

Emboli paru dapat terjadi saat pembuluh darah besar di paru-paru mengalami penyumbatan. Sumbatan ini bisa berdampak sebab gumpalan darah di tungkai terlepas dan terbawa sampai ke paru-paru. Pada banyak kasus, penderitanya akan merasakan nyeri yang sangat menusuk di tulang belikat ketika penyumbatan itu terjadi.

 

  • Patah tulang belikat

Patah tulang belikat dapat terjadi karena terjatuh, kecelakaan, atau trauma. Saat tulang belikat patah, akan merasakan nyeri, memar dan bengkak di sekitar tulang belikat. Dan tidak akan mampu mengangkat lengan di sisi tulang belikat yang patah.

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai tulang belikat. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Tulang Belikat : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya