Sejarah Satelit

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang satelit. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

√ Satelit : Pengertian, Sejarah, Jenis dan Fungsinya Lengkap


Pengertian Satelit

Satelit merupakan sebuah objek yang bergerak dan beredar mengelilingi sebuah objek yang lain. Dalam istilah astronomi, satelit termasuk suatu objek di angkasa yang bergerak mengelilingi suatu objek lain yang lebih besar dan kekal berada dalam graviti objek tersebut. Misalnya, bulan merupakan satelit kepada bumi, atau bumi dan planet-planet lain merupakan satelit kepada matahari.
Akan tetapi umumnya, satelit lebih dikenali sebagai objek buatan manusia yang ditempatkan di ruang angkasa bagi mengerjakan tugasan tertentu dan bergerak mengelilingi bumi.


Sejarah Satelit

Satelit buatan manusia pertama ialah Sputnik 1, diluncurkan oleh Soviet pada tanggal 4 Oktober 1957, dan memulai Program Sputnik Rusia, dengan Sergei Korolev sebagai kepala desain dan Kerim Kerimov sebagai asistentnya. Peluncuran ini memunculkan lomba ruang angkasa (space race) antara Soviet dan Amerika. Sputnik 1 ini mendukung dalam mengidentifikasi kepadatan lapisan atas atmosfer dengan jalan mengukur perubahan orbitnya dan memberikan data dari distribusi signal radio pada lapisan ionosphere.

Sebab badan satelit ini diisi oleh nitrogen bertekanan tinggi, Sputnik 1 juga akan memberi kesempatan pertama dalam pendeteksian meteorit, sebab hilangnya tekanan dalam dikarenakan oleh penetrasi meteroid dapat dilihat melalui data suhu yang dikirimkannya ke bumi. Sputnik 2 dilepaskan pada tanggal 3 November 1957 serta membawa awak mahluk hidup pertama ke dalam orbit, seekor anjing bernama Laika.

Pada bulan Mei, 1946, Project Rand mengeluarkan desain preliminari untuk experimen wahana angkasa untuk mengedari dunia, yang mengatakan bahwa, “sebuah kendaraan satelit yang berisi instrumentasi yang tepat ini bisa diharapkan akan menjadi alat ilmu yang canggih untuk abad ke-20”.

Amerika telah merencanakan untuk meluncurkan satelit pengorbit sejak 1946 dibawah Kantor Aeronotis angkatan Laut Amerika (Bureau of Aeronautics of the United States Navy). Project RAND milik Angkatan Udara Amerika akhirnya mengeluarkan laporan diatas, namun tidak mengutarakan bahwa satelit mempunyai potensi sebagai senjata militer.

Baca Juga  Proses Hujan

Namun, mereka menganggapnya sebagai alat ilmu, politik, dan propaganda. Pada tahun 1954, Sekertari Pertahanan Amerika mengatakan, “Saya tidak mengetahui adanya satupun program satelit Amerika.”Pada tanggal 29 Juli 1955, Gedung Putih mengumumkan bahwa Amerika Serikat ingin meluncurkan satelit pada musim semi 1958. Hal ini lalu diketahui sebagai Project Vanguard.Pada tanggal 31 July, Soviets mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan satelit pada musim gugur 1957.


Jenis – jenis dan Fungsi Satelit

Secara umum, satelit ini dikelompokkan menjadi 2 jenis, yakni :

1. Satelit Alami

Satelit alam ialah salah satu benda luar angkasa yang sudah ada dan bukan merupakan buatan manusia yang mengorbit suatu planet tertentu. untuk planet yang kita tempati, yaitu planet Bumi, satelit alam yang dimiliki ialah bulan. Bulan ini keberadaannya selalu mengitari Bumi atau berevolusi, maka bulan ini ialah satelit bumi.

Selama mengelilingi bumi, bulan ini melakukan 3 gerakan sekaligus, yaitu gerakan rotasi bulan, revolusi bulan, dan juga gerakan mengelilingi matahari. Rotasi bulan ialah gerakan perputaran bulan pada porosnya. Rotasi bulan ini memerlukan waktu selama sebulan atau 29 hari. sedangkan revolusi bulan merupakan merupakan suatu gerak beredarnya bulan mengelilingi bumi. Inilah yang menyebabkan bentuk bulan terlihat berbeda- beda jika diperhatikan dari bumi.


Fungsi satelit alam ialah :

  • Melindungi planet yang diorbitnya secara tidak langsung dari serangan benda- benda langit yang lainnya, seperti komet dan juga asteroid, dan lain sebagainya.
  • Bisa mengatur kecepatan rotasi dari suatu planet disebabkan efek gravitasional tidal wave.
  • Menyeimbangkan perputaran siklus air laut yang menyebabkan pasang surutnya air laut.
  • Mengurangi efek yang seringkali dimunculkan akibat dari radiasi sinar ultraviolet jadi menghindari penyebab pemanasan global.
  • Bisa memberikan penerangan cahaya pada malam hari yang gelap gulita.

2. Satelit Buatan

Satelit buatan ialah satelit yang dibuat oleh manusia. Satelit buatan ini termasuk salah satu benda luar angkasa buatan manusia yang mengorbit suatu planet yang dalam pembuatannya mempunyai beberapa jenis tertentu serta fungsi tertentu pula dengan tujuan memenuhi keperluan manusia. Berbeda dengan satelit alam yang dimiliki bumi yang jumlahnya hanya satu saja, satelit buatan ini justru mempunyai jenis yang sangat banyak dan jumlah yang banyak pula. Jenis- jenis dari satelit buatan ini juga bedakan lagi menjadi beberapa jenis, yaitu dilihat dari fungsinya dan juga dilihat dari ketinggian garis edarnya.

Baca Juga  Revolusi Bumi

Dilihat dari fungsinya :

  • Satelit Navigasi : Satelit navigasi ini memiliki fungsi untuk penerbangan dan juga untuk pelayaran. Satelit ini akan memberikan informasi terkait posisi pesawat terbang dan juga kapal yang sedang dalam perjalanan.
  • Satelit Geodesi : Satelit geodesi memiliki fungsi untuk melakukan pemetaan bumi dan juga memperoleh informasi mengenai gravitasi bumi.
  • Satelit Komunikasi : Satelit komunikasi yang memiliki fungsi mengaktifkan alat komunikasi seperti radio, televisi, dan juga telefon sehingga bisa dimanfaatkan oleh manusia.
  • Satelit Meteorologi : Satelit meteorologi termasuk satelit yang berfungsi menyelidiki lapisan atmosfer bumi yang bertujuan untuk melakukan ramalan cuaca.
  • Satelit Penelitian : Satelit penelitian termasuk satelit yang berfungsi untuk menyelidiki tata surya dan juga alam semesta secara lebih bebas tanpa dipengaruhi oleh atmosfer. Satelit ini berusaha memperoleh data- data tentang matahari dan juga berbagai bintang lain untuk mengungkap rahasia yang banyak tersimpan di alam semesta.
  • Satelit Militer : Satelit militer merupakan satelit yang memiliki fungsi untuk kepentingan militer suatu negara, contohnya untuk mengintai kekuatan senjata dari lawan.
  • Satelit Survey Sumber Daya Alam : Satelit survey sumber daya alam merupakan satelit yang memiliki fungsi untuk memetakkan dan juga untuk menyelidiki sumber- sumber alam yang berada di bumi bagi kepentingan pertambangan, perikanan, pertanian, dan lain sebagainya yang akan mendukung guna memenuhi ruang publik untuk kehidupan.
  • Satelit Astronomi : Satelit astronomi merupakan satelit yang digunakan untuk mengamati planet dengan ciri planet dalam tata surya, galaksi serta objek angkasa lainnya.
  • Satelit Tenaga Surya : Satelit tenaga surya merupakan satelit buatan manusia yang diusulkan guna dibuat di orbit bumi yang tinggi dengan menggunakan transmisi tenaga gelombang mikro untuk menyiarkan tenaga surya kepada antena sangat besar di bumi yang bisa digunakan untuk menggantikan tenaga konvensional.
Baca Juga  Jenis - Jenis Komet

Satelit Menurut Tinggi Garis Edarnya

Menurut Ketinggian garis edarnya, satelit dikelompokkan menjadi 3 jenis, yakni :

  • Satelit Low Earth Orbit (LEO) : Satelit ini berada pada garis edar rendah yakni 500 km hingga 10.000 km dari permukaan bumi. Waktu yang dibutuhkan satelit ini untuk berevolusi ialah 2 sampai 6 jam.
  • Satelit Medium Earth Orbit (MEO) : Satelit ini berada di garis edar menengah yakni antara 10.000 km hingga 20.000 km dan membutuhkan waktu revolusi 6 sampai 12 jam.
  • Satelit Geostationery Earth Global (GEO) : Satelit ini berada di garis orbit geostasioner yakni 36.000 km dari permukaan bumi. Orbit ini menyebabkan waktu untuk revolusi satelit sama dengan rotasi bumi yaitu 1 hari.

Cara Kerja Satelit

  • Cara kerja satelit secara system konvensional

Yakni dengan mengirimkan sinyal dari computer dan direlai oleh satelit tanpa di lakukan pemprosesan dalam satelit. Kelemahan dalam metode ini, computer yang terhubung langsung pada satelit haruslah bekerja selama 24 jam. Apabila salah satu computer dimatikan maka hubungan ke computer tersebut akan terputus. Keuntungan dari satelit komunikasi konvensional bisa digunakan tanpa perlu dimodifikasi. Komputer dalam satelit berguna untuk menyimpan sedangkan informasi yang secara otomatis bisa dilakukan.


  • Cara kerja transmisi data melalui satelit

Pemanfaatan system komunikasi satelit sudah memberikan kemampuan bagi manusia untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi dari berbagai penjuru dunia secara simultan tanpa memperhatikan jarak relatifnya.


Demikianlah bahasan kita mengenai satelit. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Sejarah Satelit : Pengertian, Jenis, Cara Kerja & Fungsinya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya