Unsur – Unsur Cuaca

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang cuaca. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

√ Cuaca : Pengertian, Unsur dan Jenisnya Lengkap


Pengertian Cuaca

Cuaca merupakan fenomena yang berlangsung di atmosfer bumi atau sebuah planet lainnya. Cuaca umumnya merupakan sebuah kegiatan fenomena dalam waktu beberapa hari. Cuaca berkisar dengan jangka waktu yang lebih lama dikenal sebagai iklim. Aspek cuaca ini bisa diteliti lebih lanjut oleh ahli klimatologi, untuk tanda-tanda perubahan iklim.

Cuaca terjadi disebabkan suhu dan kelembaban yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Perbedaan ini bisa berlangsung sebab sudut pemanasan matahari yang berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya karena perbedaan lintang bumi. Perbedaan yang tinggi antara suhu udara di daerah tropis dan daerah kutub bisa mengakibatkan jet stream.

Sumbu bumi yang miring apabila dibandingkan orbit bumi terhadap matahari membuat perbedaan cuaca sepanjang tahun untuk daerah sub tropis hingga kutub. Di permukaan bumi suhu biasanya sekitar ± 40 °C. Selama ribuan tahun perubahan orbit bumi juga bisa mempengaruhi jumlah dan distribusi energi matahari yang akan diterima oleh bumi dan memengaruhi iklim jangka panjang.

Cuaca di bumi juga dipengaruhi oleh hal-hal lain yang berlangsung di angkasa, di antaranya adanya angin matahari atau dinamai juga star’s corona.


Unsur – Unsur Cuaca

Unsur-unsur cuaca dan iklim, ialah sebagai berikut :

1. Suhu/temperatur

Suhu udara/temperatur udara di suatu tempat akan berbeda dengan tempat lainnya, ini disebabkan adanya beberapa faktor :

  • Lamanya penyinaran matahari ke bumi, yakni intensitas penyinaran matahari di belahan bumi sangat beragam dan tergantung oleh letak lintang.
  • Pada ketinggian suatu tempat, semakin datar suatu tempat atau wilayah maka panas yang diterimapun akan semakin besar.
  • Pada keadaan awan, jika di atmosfer banyak terdapat awan maka panas yang diterima bumi akan lebih kecil sebab terserap oleh awan.
  • Disebabkan kondisi tumbuhan di permukaan bumi.
  • Disebabkan sudut penyinaran matahari, ialah suatu sudut yang dibentuk oleh sinar matahari pada bidang permukaan di bumi.
Baca Juga  Sejarah Satelit

Sementara alat yang dipakai untuk mengukur suhu udara yakni thermometer.


2. Tekanan undara

Tekanan udara ialah suatu gaya yang muncul sebab adanya berat dari lapisan udara, besarnya suatu tekanan udara di suatu tempat bisa berubah-rubah. Atau kerapatan massa udara pada satuan wilayah tertentu. Sementara pada alat untuk mengukur tekanan udara yaitu barometer.


3. Kelembaban udara

Kelembaban udara ialah banyak dan sedikitnya uap air yang terkandung dalam udara di waktu tertentu. Sementara alat yang dipergunakan untuk mengukur kelembaban udara dinamai dengan Higrometer.


4. Angin

Angin ialah udara yang bergerak dari daerah bertekanan maksimum (tinggi) ke daerah tekanan minimun (rendah). Sementara untuk mengukur suatu kecepatan & arah angin dipergunakan Anemometer dengan memakai skala Beaufort.


5. Hujan/Curah hujan

Hujan/curah hujan ialah suatu intensitas atau jumlah air hujan yang turun pada suatu wilayah dalam waktu tertentu.


Jenis – Jenis Cuaca

1. Cuaca Cerah

Cuaca Cemerlang merupakan matahari bersinar jernih dan udara berasa segar. Biasanya, hujan tidak akan turun saat cuaca mendung. Angin bertiup semilir. Sewaktu siang hari, terlihat awan yang berbaris tipis, seperti kapas yang berwarna putih bersih. Pada saat matahari timbul dan tenggelam, terlihat warna merah serta kuning cerah. Pada saat malam hari, tampak bintang tersebar di langit.


2. Cuaca Panas

Udara terasa kering saat kemarau. Alasan yang mengakibatkan udara kering ialah sinar matahari. pada saat tengah hari, cahaya matahari jauh tegak lurus ke bumi maka akan tangat kering dan panas.

Ketinggian juga bisa membuat udara di beberapa daerah terasa panas. Semakin tinggi suatu daerah, maka temperatur udaranya akan semakin turun. Inilah sebabnya, temperatur di lokasi landai terasa begitu panas, namun di rangkaian gunung terasa dingin atau sejuk.

Baca Juga  √ Asam Nukleat : Pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenisnya Lengkap

3. Cuaca Berawan

Pada langit ada beberapa awan, keadaan hal seperti ini dinamakan cuaca mendung. Cahaya matahari tidak begitu terasa panas sebab tertutupi oleh awan.

bebrapa awan dapat bergerombol maka akan terbentuknya awan yang besar. Awan besar dapat berubah menjadi mendung. Apabila posisi di sekitarnya mendukung, mendung bisa berubah menjadi hujan.


4. Cuaca Sejuk (dingin)

Suatu daerah akan merasakan cuaca sejuk apabila humiditas udara tinggi, angin bertiup sangat cepat dan suhu udara rendah.


5. Cuaca Hujan

Hujan bersumber dari udara yang mengandung uap air. Uap air terbentuk karena adanya pemanasan matahari terhadap air di permukaan bumi, seperti air kolam, air danau, air sungai dan air laut. Udara tersebut naik ke atas dan membuat awan dan awan menurunkan hujan.


6. Cuaca Berangin

Angin berhembus dengas cepat maka benda-benda yang berhamburan. Apabila angin bergerak sangat cepat dan lebat pohon dan wisma bisa rubuh. Kecepatan angin bisa diukur dengan alat pengukur kecepatan angin yaitu (anemometer).


Demikianlah bahasan kita mengenai cuaca. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Unsur – Unsur Cuaca : Pengertian dan Jenisnya secara Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya