√ Jaringan Kolenkim : Pengertian, Struktur, Jenis dan Fungsinya Lengkap

Diposting pada

√ Jaringan Kolenkim : Pengertian, Struktur, Jenis dan Fungsinya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang jaringan kolenkim. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Jaringan Kolenkim : Pengertian, Struktur, Jenis dan Fungsinya Lengkap
√ Jaringan Kolenkim : Pengertian, Struktur, Jenis dan Fungsinya Lengkap

 


 

Pengertian Jaringan Kolenkim

 

Jaringan ini merupakan salah satu jaringan penguat yang tersusun atas sel – sel hidup, sel kolenkom ini sendiri memiliki bentuk yang heksagonal dan dindingnya mengalami penebalan disebabkan zat pectin di sebagian sel nya.

Jaringan kolenkim ialah jaringan penguat yang dijumpai pada organ muda yang masih berkembang, jaringan ini juga merupakan jaringan penguatan yang dibentuk oleh sel – sel yang masih hidup sehingga memiliki sifat yang kaku.

Sel kolenkim ini masih aktif dan menjalankan metabolisme disebabkan jaringan ini merupakan sel yang masih hidup. Jaringan kolenkim berada di bawah jaringan epidermis.

Jaringan kolenkim juga dapat ditemukan pada tumbuhan dikotil dan juga beberapa gymnospermae batang, daun serta buah yang masih aktif tumbuh.

 


 

Struktur  Jaringan Kolenkim

 

Ukuran maupun bentuk dari jaringan kolenkim ini sangat beragam. Bisa berupa prisma pendek dan bulat panjang seperti serat dengan ujung meruncing dan terdapat bentuk peralihan dari kedua bentuk tersebut.

Baca Juga  √ Jaringan Parenkim : Pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenisnya Lengkap

Menurut Muller ada 3 bentuk utama akibat penebalan dinding sel kolenkim, yakni sebagai berikut :

 

  • Kolenkim sudut / kolenkim anguler

Dengan jenis penebalan memanjang pada sudut sel. Pada penampang melintang, penebalan sudut nampak pada tempat pertemuan 3 sel bahkan lebih. Contohnya pada batang Solanum tuberosum & pada Salvia.

 

  • Kolenkim lempeng / papan

Dengan penebalan khususnya pada dinding tangensial. Contohnya pada korteks batang Sambucus nigra

 

  • Kolenkim lakuner

Hampir sama dengan kolenkim sudut, akan tetapi kolenkim lakuner ini banyak mengandung ruang antarsel yang disekitarnya terjadi penebalan dinding. Contohnya pada batang Ambrosia.

 


 

Ciri – Ciri Kolenkim

 

Terdapat beberapa ciri-ciri jaringan kolenkim yaitu:

  • Dinding selnya mengandung pektin, selulosa dan hemiselulosa.
  • Beberapa sel kolenkim memiliki kloroplas sehingga sanggup berfungsi membantu fotosintesis.
  • Bekerja pada organ tumbuhan yang aktif.
  • Umumnya bisa dijumpai pada tumbuhan yag masih muda, terutama pada tangkai daun, tulang daun, dan ranting.
  • Antar selnya rapat sehingga ruang kosong yang tersisa sangatlah sempit atau kecil.
  • Selnya juga mengandung protoplasma.
  • Memiliki vakuola yang berukuran besar dan menonjol sebab meiliki isi sekretori. Di sekitar vakuola ada sitoplasma granular dan pada bagian tengah vakuola ada inti sel atau nukleus.
  • Memiliki bentuk memanjang dan sejajar dengan pusat organ yang ditempatinya.
  • Pada dinding sel kolenkim biasanya mengalami penebalan setempat.

 


 

Jenis – Jenis Jaringan Kolenkim

 

Menurut tipe penebalan dindingnya, kolenkim ini bisa dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu :

 

  • Kolenkim lamela

Penebalan dinding sel kolenkim ini seringkali terjadi pada dinding tangensial sel. Kolenkim lamela yang berada pada korteks batang Sumbucus nigra, Rhamnus,atau juga tangkai Cochlearia armoracia.

 

  • Kolenkim sudut
Baca Juga  √ Jaringan Sklerenkim : Pengertian, Letak, Ciri dan Jenisnya Lengkap

Penebalan dinding sel kolenkim ini berlangsung pada sudut-sudut sel. Pada penampang melintangnya, penebalan ini melihat terjadi dimana pada tempat bertemunya 3 sel atau lebih, seperti yang terdapat pada tangkai Rumex, Vitis, Begonia, Coleus, Cucurbita, Morus, Beta, ataupun juga pada batang Solanum tuberosum dan Atropa belladonna.

 

  • Kolenkim lakuna

Penebalan dinding sel kolenkim ini berlangsung pada dinding-dinding yang dimana berbatasan atau dipisahkan dengan ruang antarsel. Kolenkim lakuna yang akan tberada pada tangkai beberapa spesies Compositae,yang misalnya Salvia, Malva, Athaea, ataupun Asclepias dan pada batang Ambrosia.

 

  • Kolenkim cincin

Istilah kolenkim cincin ini diberikan oleh Duchaigne untuk tipe kolenkim yang lumen yang selnya pada penampang melintang akan tampak melingkar. Muller (1890) menyatakan knorpel-collenchyma. Pada kolenkim cincin dewasa terdapat adanya penebalan dinding sel yang secara berkelanjutan, sehingga lumen sel akan kehilangan bentuk bentuk sudutnya.

 


 

Fungsi Jaringan Kolenkim

 

Berikut beberapa fungsi yang terdapat didalamnya :

 

  • Berperan sebagai jaringan mekanik

Disesuaikan khususnya untuk memperkuat, menunjang maupun menyokong organ muda yang sedang berkembang ataupun pada herba agar bisa berdiri dengan kokoh dan kuat.

Dengan dinding yang tebal dan erat menjadikan sebagai penyokong yang kuat, keistimewaan pertumbuhan serta struktur dindingnya mengakibatkan untuk sanggup menyesuaikan terhadap pemanjangan organ dengan tanpa kehilangan kekuatan.

Sel kolenkim juga mempunyai kemampuan didalam peningkatan permukaan serta ketebalan dindingnya. Bisa juga mengembangkan dinding tebal sedangkan organ tempat kolenkim berada sedang memanjang.

 

  • Berperan menjadi pengganti jaringan sklerenkim

Apabila tumbuhan tempat kolenkim berada tidak mengalami atau pembedaan menjadi sklerenkim. Penebalan dinding sel kolenkim dimana akan menjadi lebih tebal terpengaruh oleh tekanan mekanik, seperti : angin serta beban pada ranting.

Baca Juga  √ Lambung : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai jaringan kolenkim. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Jaringan Kolenkim : Pengertian, Struktur, Jenis dan Fungsinya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya