√ Mitosis : Pengertian, Ciri, Tahapan dan Fungsinya Lengkap

Diposting pada

√ Mitosis : Pengertian, Ciri, Tahapan dan Fungsinya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang mitosis. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

√ Mitosis : Pengertian, Ciri, Tahapan dan Fungsinya Lengkap
√ Mitosis : Pengertian, Ciri, Tahapan dan Fungsinya Lengkap

 


 

Pengertian Mitosis

 

Mitosis merupakan suatu proses pembagian genom yang telah digandakan oleh sel ke dua sel identik yang dihasilkan dengan pembelahan sel.

Mitosis umumnya disertai dengan sitokinesis yang membagi sitoplasma dan membran sel. Proses ini akan menciptakan dua sel anak yang identik, yang memiliki distribusi organel dan komponen sel yang hampir sama. Mitosis dan sitokenesis merupakan fase mitosis (fase M) pada siklus sel, di mana sel awal terbagi menjadi dua sel anakan yang mempunyai genetik yang sama dengan sel awal.

Mitosis ini hanya berlangsung pada sel eukariot. Pada organisme multisel, sel somatik mengalami mitosis, sementara sel kelamin (yang akan menjadi sperma pada jantan atau sel telur pada betina) membelah diri melalui proses yang berbeda yang disebut meiosis. Sel prokariot yang tidak mempunyai nukleus menjalani pembelahan yang disebut pembelahan biner.

Karena sitokinesis umumnya berlangsung sesudah mitosis, istilah “mitosis” sering digunakan untuk menyatakan “fase mitosis”. Perlu diketahui bahwa banyak sel yang melakukan mitosis dan sitokinesis secara terpisah, membentuk sel tunggal dengan beberapa inti.

Baca Juga  √ Hewan Aves : Pengertian, Struktur dan Klasifikasinya Lengkap

 


 

Ciri – Ciri Mitosis

 

  • Pembelahan mitosis ini hanya berlangsung dalam sekali
  • Jumlah sel anak yang diproduksi dari pembelahan mitosis ialah dua buah
  • Jumlah kromosom sel anak ini sama dengan jumlah kromosom yang berada pada induknya, yakni 2n (diploid)
  • Sifat dari sel anak ini sama dengan sifat dari sel indukannya
  • Berlangsung pada sel tubuh (sel somatik) contohnya pada jaringan embrional antara lain ialah ujung akar, ujung batang, lingkaran kambium.
  • Tujuannya dalam pembelahan mitosis ini guna memperbanyak sel-sel seperti pertumbuhan atau juga untuk perbaikan sel yang rusak.
  • Melalui tahapan pembelahan yaitu interfase, profase, metafase, anafase, serta juga telofase, namun secara umum tahap-tahap tersebut akan kembali ke tahap semula maka akan membentuk sebuah siklus sel.

 


 

Tahap – Tahap Mitosis

 

1. Profase

Tahap pertama dalam pembelahan mitosis ialah profase. Dalam tahap profase, terjadi beberapa hal, yaitu :

  • Sel induk yang akan membelah menunjukan gejala berupa terbentuknya 2 sentriol dan sentrosoma, yang satu tetap di tempat, yang satu bergerak ke arah kutub yang berlawanan.
  • Lalu dari tiap-tiap sentriol akan timbul serabut-serabut berupa filamen yang disebut benang gelendong pembelahan (benang spindel) yang menyambungkan sentriol satu dengan sentriol lain.
  • Membran inti masih nampak pada profase awal namun kemudian segera terpecah-pecah.
  • Butiran kromatin akan memanjang menjadi benang kromatin lalu memendek menebal menjadi kromosom, dengan bagian yang menggenting disebut sentromer. Sentromer yaitu bagian kromosom yang tidak dapat menyerap warna. Pada setiap sentromer memuat kinetokor, yaitu tempat mikrotubul terikat.
  • Kromosom menduplikasi membujur menjadi 2 bagian, yang masing-masing disebut kromatid. Bersamaan dengan itu nukleolus akan mengecil ukurannya dan menghilang.
  • Kromatid terpikat pada benang spindel.
  • Benang spindel nampak melebar ke luar ke segala arah disebut sebagai aster.
  • Pada akhir profase, selubung inti sel pecah dan setiap kromatid menempel di beberapa benang spindel di kinetokor.
    Terakhir, kromosom duplikat kemudian meninggalkan daerah kutub dan berjajar di ekuator.
Baca Juga  √ Nomina : Pengertian , Ciri , Jenis dan Contohnya Lengkap

Pada sel tumbuhan yang tidak mempunyai sentriol, benang gelendong pembelahan ini terbentuk di antara dua titik disebut titik kutub.

 

2. Metafase

Metafase ialah periode selama kromosom di ekuatorial. Berikut adalah rangkaian peristiwa dalam metafse.

  • Membran inti sudah menghilang.
  • Kromosom terdapat pada bidang ekuator, dengan sentromernya seakan akan kromosom berpegang pada benang gelendong pembelahan.
  • Pada fase ini kromosom terlihat paling jelas.

 

3. Anafase

Tahap ketiga pada pembelahan mitosis ialah anafase. Berikut ini ialah rangkai prosesnya

  • Kromatid bergerak menuju ke arah kutub yang berlawanan.
  • Kinetokor yang masih menempel pada benang spindel akan berperan untuk menunjukkan jalan, sedangkan lengan kromosom mengikuti di belakang.

 

4. Telofase

Tahapan terakhir dalam pembelahan mitosis ialah telofase. Berikut ini ialah prosesnya :

  • Kromatid-kromatid akan mengumpul pada kutub kutub.
  • Benang gelendong menghilang, kromatid akan berubah kusut dan butiran-butiran kromatin timbul kembali.
  • Selaput inti terbentuk kembali dan nukleolus nampak lagi.
  • Pada bagian ekuator terjadi lekukan yang makin lama makin ke dalam hingga sel induk terbagi menjadi dua yang masing-masing mempunyai sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya.

 


 

Interfase

 

Interfase merupakan tahapan sel yang aktif melakukan proses metabolisme sehingga terjadi peningkatan volume dan masa inti serta sitoplasma.

Kondisi ini mengakibatkan ketidakseimbangan yang mendorong sel untuk melakukan pembelahan. Meskipun tidak sepenuhnya tepat, beberapa orang sering menyebut interfase sebagai fase istirahat.

Penamaan ini kurang tepat dikarenakan pada tahap ini sel mempersiapkan diri untuk pembelahan lagi dengan mengumpulkan materi dan energi. Pada fase interfase kromosom tidak nampak.

Pada akhir proses pembelahan secara mitosis akan menghasilkan dua sel anak yang masing-masing sel anak akan mempunyai jumlah dan sifat kromosom yang sama dengan sel induknya.

Baca Juga  √ Autobiografi : Pengertian , Ciri , Jenis , Tujuan dan Contoh Lengkap

Pada pembelahan ini terjadi pembagian inti (kariokinesis) dan pembagian plasma/sitoplasma (sitokinesis).

 


 

Fungsi Mitosis

 

  • Mitosis dan pembelahan sitoplasma merupakan dasar berlangsungnya peningkatan ukuran atau dimensi tubuh selama perioda perkembangan dan pergantian dari sel- sel yang sudah rusak atau bahkan telah mati.

 

  • Mekanisme mitosis bisa membenahi jaringan dalam eukariota untuk semua spesies multisel. Mitosis juga menjadi dasar reproduksi aseksual pada sel tunggal dan beberapa eukariota multisel.

 

  • Melalui mitosis dan pembelahan sitoplasma, satu sel akan menjadi dua sel baru. Reproduksi mitosis (aseksual) ini akan menghasilkan klona yang memiliki sifat identik dengan induknya.

 

  • Beberapa contoh spesies yang membuat salinan dirinya atau berproduksi aseksual secara mitosis ialah tumbuhan, hewan, fungi, dan protista bersel satu.

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai mitosis. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Mitosis : Pengertian, Ciri, Tahapan dan Fungsinya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya