√ Resensi : Pengertian, Ciri, Jenis, Unsur, Tujuan, Manfaat, Struktur & Contohnya Lengkap

Diposting pada

√ Resensi : Pengertian, Ciri, Jenis, Unsur, Tujuan, Manfaat, Struktur & Contohnya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID  – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang resensi . Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Resensi : Pengertian , Ciri , Jenis , Unsur ,tujuan dan Contoh TERLENGKAP

 

Pengertian Resensi

Resensi berasal dari bahasa Belanda resentie dan bahasa Latin recensio, recensere atau juga revidere yang artinya mengulas kembali.Resensi ialah suatu penilaian terhadap sebuah karya. Karya yang dinilai bisa seperti buku dan karya seni film dan drama.

 


Pengertian Resensi Menurut Para Ahli

 

  • Menurut Euis Sulastri

Istilah resensi berasal dari bahasa Belanda, resentie, yang artinya kupasan atau pembahasan. Jadi, pengertian resensi ialah pembahasan mengenai buku, film, ataupun drama yang biasanya diberitakan melalui media massa, seperti surat kabar maupun majalah.

 

  • Menurut WJS. Poerwadarminta (Romli)

Resensi secara bahasa sebagai suatu pembicaraan tentang sebuah buku yang menilai kelebihan dan kekurangan buku tersebut, menarik atau tidaknya tema dan isi dari buku, kritikan, serta memberi sugesti untuk masyarakat mengenai butuh atau tidaknya buku tersebut dibaca dan dimiliki ataupun dibeli. Perbincangan buku tersebut diterbitkan berdasarkan di surat kabar atau majalah.

 

  • Menurut Saryono 

Resensi ialah sebuah tulisan berbentuk esai dan bukan termasuk bagian suatu ulasan yang lebih besar tentang sebuah buku. Berisi tentang laporan, ulasan, dan pertimbangan dari baik-buruknya, kuat-lemahnya, bermanfaat atau tidaknya , benar-salahnya, argumentative atau tidaknya dari buku tersebut. Tulisan tersebut didukung dengan sebuah ilustrasi buku yang diresensi, baik berbentuk foto buku ataupun foto copi sampul buku.

 

  • Menurut Panuti Sudjiman 

Resensi ialah hasil pembahasan serta penilaian yang pendek mengenai suatu karya tulis. Konteks ini memberikan sebuah arti penilaian, mengungkap secara sekilas, membahas, ataupun mengkritik buku.

 


Ciri- Ciri Resensi

  • Adanya judul resensi.
  • Identitas buku.
  • Sinopsis atau ulasan buku.
  • Kelemahan buku.
  • Kelebihan buku, dalam hal ini ada beberapa yang perlu diperhatikan seperti:
    – Organisasi buku atau kerangka suatu buku.
    – Isi buku.
    – Penggunaan bahasa.

 


Jenis-jenis Resensi

 

  • Resensi Informatif

yaitu suatu resensi yang hanya menyampaikan sebuah isi dari resensi secara singkat dan umum dari keseluruhan isi buku.

 

  • Resensi Deskriptif

yaitu salah satu jenis resensi yang membahas secara sebuah detail pada tiap bagian atau babnya.

 

  • Resensi Kritis

yaitu salah satu jenis resensi yang berbentuk suatu ulasan detail dengan metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Isi dari sebuah resensi umumnya harus kritis dan objektif dalam menilai isi buku.

 


Unsur – Unsur Resensi

 

1. Judul resensi

Judul resensi yang menarik dan menjiwai seluruh tulisan atau inti tulisan, tidak harus ditetapkan terlebih dahulu. Judul dapat dibuat sesudah penulisan resensi selesai. Yang perlu di ingat, judul resensi harus selaras dengan keseluruhan isi resensi.

 

2.Data buku

Data buku biasanya disusun sebagai berikut:

  • Judul buku (jika buku itu termasuk buku hasil terjemahan, judul aslinya juga harus ditulis)
  • Pengarang (jika ada, tulis juga penerjemah, editor, atau
  • penyunting seperti yang tertera dalam buku)
    Penerbit
  • Tahun terbit beserta cetakannya (cetakan ke berapa)
  • Tebal buku (berapa halaman)
  • Harga buku (jika diperlukan)

 

3.Pembukaan (lead)

Pembukaan dapat dimulai dengan hal-hal berikut ini.

  • Memperkenalkan tentang siapa pengarangnya, apa saja bentuk karyanya, dan prestasi apa yang telah diperoleh.
  • Membandingkan dengan buku sejenis yang telah ditulis, baik oleh pengarang sendiri maupun oleh pengarang lain.
  • Memaparkan kekhasan atau sosok pengarang.
  • Menjelaskan keunikan buku.
  • Merumuskan tema buku.
  • Mengungkapkan kritik terhadap kelemahan buku.
  • Mengungkapkan kesan terhadap buku.
  • Memperkenalkan penerbit.
  • Tubuh atau isi pertanyaan resensi buku

 

4.Tubuh atau isi

pertanyaan resensi buku biasanya memuat hal-hal dibawah ini :

  • Sinopsis atau isi buku secara benar dan kronolois.
  • Ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya.
  • Keunggulan buku.
  • Kelemahan buku.
  • Rumusan kerangka buku.
  • Tinjauan bahasa (mudah atau berbelit-belit).
  • Kesalahan cetak (jika ada)

 

5.Penutup resensi

Bagian penutup, biasanya berisi saran atau pertanyaan bahwa buku itu penting untuk siapa dan mengapa.

 


Struktur Teks Resensi

 

  • Identitas

yaitu meliputi: judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, lalu tebal halaman, dan juga ukuran dari sebuah buku. Bagian ini kemungkinan tidak dibicarakan secara langsung, seperti yang terlihat pada teks ulasan film dan juga lagu.

 

  • Orientasi

pada bagian ini biasanya letaknya di paragraf pertama, yaitu penjelasan mengenai kelebihan buku seperti penghargaan yang pernah diperoleh dari buku yang diresensi.

 

  • Sinopsis

berbentuk ringkasan yang menggambarkan sebuah pemahaman penulis terhadap isi novel.

 

  • Analisis

berbentuk paparan mengenai keberadaan unsur-unsur cerita, seperti tema, penokohan, serta alur.
Evaluasi, berbentuk paparan mengenai kelebihan dan kekurangan suatu karya.

 


Tujuan Resensi

  • Mengetahui kelebihan dan kekurangan buku yang di resensi.
  • Memberikan gambaran kepada pembaca dan penilaian umum dari sebuah karya secara ringkas.
  • Memberikan masukan kepada penulis berupa kritis dan saran terhadap isi, substansi, cara penulisan buku.
  • Mengetahui latar belakang dan alasan buku tersebut diterbitkan.
  • Menguji kualitas buku dan membandingkan terhadap karya lainnya.

 


Manfaat Resensi

  • Untuk menjadi sebuah bahan pertimbangan untuk pembaca yang sedang membutuhkan buku tersebut.
  • Bagi penulis resensi dapat menjadi suatu tambahan nilai ekonomi karena umumnya yang diminta untuk membuat dalam resensi buku bukanlah sembarang orang, dan tentunya akan mendapat suatu imbalan yang sesuai.
  • Untuk penulis buku, resensi dapat menjadi media promosi buku tersebut dan menjadikan sebuah media pengembang kreativitas penulis untuk menghasilkan sebuah karya-karya yang lebih bagus lagi.

 


Langkah – Langkah Menulis Resensi

  • Memilih judul buku yang layak dan laku untuk diresensi
  • Membaca secara intensif untuk menikmati, mendalami, dan memahami isi buku
  • Meringkas untuk menemukan garis besar isi dan pokok-pokok penting atau menarik
  • Membaca ulang sambil meneliti buku untuk dapat mengidentifikasi sisi-sisi kelebihan, kekurangan dan manfaat, membandingkan dengan buku yang sejenis yang lebih dulu terbit
  • Menimbang bobot kelebihan dan kekurangan, manfaat serta kelemahan isi buku
  • Menarik kesimpulan untuk memberikan saran pertimbangan kepada calom pembaca.


Contoh Resensi

 

Contoh Resensi Novel Sang Pemimpi

 

1. Identitas Buku

  • Judul Buku Resensi : Sang Pemimpi
  • Tahun Terbit : 2011
  • Penerbit : PT.Bentang Pustaka
  • Penulis : Andrea Hirata
  • Jumlah Halaman : 248 hlm

 

2. Sinopsis

Resensi Novel Sang Pemimpi – Novel sang pemimpi ini ialah sebuah kisah persahabatan yang berjuang untuk memperoleh pendidikan yang layak. Penulis menggambarkan bahwa cita-cita memang harus diwujudkan dengan tekad yang kuat. Novel ini mengangkat betapa sulitnya mendapatkan pendidikan yang layak di tanah Belitung.

Namun hal itu tak membuat para tokoh Sang Pemimpi itu lantas mundur dan menyerah begitu saja. Mereka memiliki tekad yang kuat untuk bersekolah di SMA Negeri yang nantinya akan menghantarkan mereka ke Kota Sorbenne, Perancis. Novel ini menceritakan kalau setiap orang berhak bermimpi dan mempunyai cita-cita setinggi langit dan itu dibuktikan pada kisah nyata sang penulis yang dituangkan dalam novel Sang Pemimpi.

Setelah para tokoh sang pemimpi dapat meraih cita-citanya untuk melanjutkan sekolah ke SMA Negeri, sesungguhnya perjuangan mereka tak berhenti sampai disitu saja. Untuk mewujudkan mimpi bersekolah di SMA Negeri pun mereka rela untuk tinggal di daerah pasar yang kumuh. Tak berhenti perjuangan toko sang pemimpi tersebut, selain mereka tinggal ditempat yang kumuh mereka juga bekerja sebagai kuli ngambat di pasar kumuh itu agar mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya di luar.

Kisah sang pemimpi ini di dalamnya mengangkat beberapa tokoh, seperti Arai yang hidupnya sangat sebatang kara, lalu ada tokoh seorang Jimbron yang teguh dalam prinsip agama Islamnya walaupun sedari kecil ia dididik oleh seorang pendeta, tak lupa tokoh Ikal yang orangtuanya akan mengalami kebangkrutan.

Ditengah-tengah keterpurukan ini 3 Sang Pemimpi itu mulai berambisi untuk mulai berani bermimpi, hal ini diawali dengan sosok Arai yang memulai mimpi dan kemudia disusul oleh kedua temannya, alhasil mereka bermodal nekat dan yakin berjuang untuk meraih cita-cita dan pergi meninggalkan kampung halaman. Uniknya lagi dalam novel ini diselingkan dengan beberapa kisah cinta yang unik dari para Sang Pemimpi ketika mereka tengah meraih cita-citanya.

 

3. Kelebihan

Resensi Novel Sang Pemimpi – Kelebihan yang dapat diambil dari kisah nyata dalam novel Sang Pemimpi ini tentunya sangat banyak sekali, hal ini harus terus dikembangkan dan ditularkan pada anak-anak muda. Novel ini mengangkat kisah bahwa kekurangan bukanlah suatu masalah untuk mewujudkan sebuah mimpi.

Karena setiap orang berhak untuk bermimpi dan berhak pula untuk mewujudkan mimpi-mimpinya tersebut. Dalam novel ini juga penulis menggambarkan tentang ambisi para pemuda yang berasal dari daerah yang terpencil agar tidak takut untuk mengambil resiko, berjuang sekeras tenaga, tidak malu untuk melakukan hal-hal yang menurut bagi sebagian orang adalah hina (kuli ngambat), hebatnya lagi penulis menyuguhkan rasa yang sangat kuat sehingga para pembaca yang membaca novel tersebut merasakan bagaimana rasanya dengan kisah 3 tokoh Sang Pemimpi dalam novel tersebut.

 

4. Kekurangan

Resensi Novel Sang Pemimpi – Kekurangan yang terdapat dalam novel Sang Pemimpi adalah Penulis seolah tidak ingin memberikan waktu yang jelas sehingga para pembaca dibuat penasaran pada tahun berapa Indonesia mengalami pemerintahan tersebut. Seolah menutupi kesalahan yang pemerintahan buat dan jalankan. Namun semoga saja dengan hal tersebut maka para pembaca harus lebih hati-hati dalam memilih calon pemimpin.

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai resensi . Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Resensi : Pengertian, Ciri, Jenis, Unsur, Tujuan, Manfaat, Struktur & Contohnya Lengkap . Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

 

Baca Juga Artikel Lainnya

Baca Juga  √ Lisosom : Pengertian, Struktur dan Fungsinya Lengkap

Baca Juga  Pengertian Majas Hiperbola , Ciri-Ciri dan Contoh Secara Lengkap

Baca Juga  Pengertian Konjungsi Temporal , Macam , Fungsi dan Contoh Terlengkap

Baca Juga  √ Jenis Jaringan Penguat : Pengertian, Ciri dan Jenisnya Lengkap

Baca Juga  Pengertian Dongeng , Ciri-Ciri , Jenis , Unsur Secara Lengkap