Kandung Kemih

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang kandung kemih. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

√ Kandung Kemih : Pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenis Penyakitnya Lengkap


Pengertian Kandung Kemih

Kandung kemih atau Vesika Urinaria termasuk salah satu organ dalam sistem eksresi manusia (urin) yang memiliki fungsi untuk menampung urin sementara sebelum dibuang melalui proses buang air kecil. Kandung kemih merupakan organ memiliki bentuk seperti kantong yang disusun oleh otot yang saling beranyaman.

Organ ini berada di rongga pelvis, dibelakang pubis, normalnya kandung kemih menyimpan sekitar 500 ml urin. Dalam kondisi kosong vesika urinaria berbentuk oval menyerupai buah pir dan lokasinya berada di dalam rongga perlvis. Sewaktu berisi urin, maka dinding atas dari vesika urinaria ini akan masuk ke daerah abdomen.


Fungsi Kandung Kemih

  • Fungsi utama dari kandung kemih ialah untuk menyimpan urin sebelum dikeluarkan melalui proses buang air kecil. Umumnya kandung kemih hanya menyimpan sekitar 500 ml urin, namun kapasitas maksimal yang bisa disimpannya jauh lebih besar.
  • Memberikan sinyal kepada tubuh apabila urin yang ditampung sudah cukup banyak sehingga bisa dikeluarkan.
  • Membantu dalam proses buang air kecil yakni dengan meregangkan otot-otot detrusor.

Struktur Kandung Kemih

Bagian utama kantung kemih yakni otot-otot detrusor yang tersusun atas otot spiral, otot longitudinal dan otot sirkular. Sewaktu ingin mengeluarkan urin, maka otot tersebut akan melakukan kontraksi dengan mengirimkan sinyal parasimpatik. Lapisan dari kandung kemihialah mencakup (vesika urinari) dari luar ke dalam yakni Lapisan Seroa (Peritoneum Parietal), Lapisan Subserosa (Fascia Endopelvina), Lapisan Otot (M. Detrussor), Lapisan Submukosa, dan Lapisan Mukosa.

Baca Juga  Struktur Mollusca

Bagian puncak (apex) kandung kemih menghadap ke bagian simpisis pubis, sementara bagian dasarnya berhadapan dengan rektum pada pria dan vagina pada wanita. Bagian leher berada pada sisi bawah dimana kandung kemih (vesika urinaria) nampak menyempit ke arah uretra.

Bagian tubuh termasuk bagian terbesar pada kandung kemih. Pada kandung kemih terdapat bagian yang dinamai dengan Trigone, yakni suatu wilayah yang membentuk struktur seperti segitiga pada dinding belakang kandung kemih. Trigone tersebut disusun oleh 2 orifisia uretra (bukan uretra tempat masuknya kateter) dan interlal uretral orifisia (bagian awal uretra).

Bagian leher kandung kemih disusun oleh otot detrusor yang membangun uretral sphincter internal. Sphincter tersebut akan menutup pada saat proses ejakulasi guna mencegah masuknya semen ke dalam kandung kemih. Sphincter tersebut dikontrol secara tidak sadar. Selain itu juga terdapat Sphincter uretra external yang memiliki fungsi untuk menahan urin sementara, spinchter ini dapat dikontrol secara sadar (voluntary).


Jenis Penyakit Kandung Kemih

  • Infeksi saluran kemih atau cystitis

Keadaan ini ditandai dengan infeksi kandung kemih. Gejalanya antara lain demam tinggi, sering buang air kecil, rasa tidak nyaman saat buang air kecil, dan timnulnya darah dalam urin. Masalah ini dijangkit banyak orang dan mudah diobati dengan terapi antibiotik.


  • Sistitis interstisial

Keadaan ini dikenal sebagai sindrom kandung kemih yang sangat terasa sakit, Ditandai dengan nyeri kronis di panggul yang memburuk pada saat ada jumlah urin dalam kandung kemih, meningkat. Ini lebih buruk dari sistitis biasanya. Biasanya diakibatkan oleh kerusakan kandung kemih dan infeksi kandung kemih kronis.


  • Inkontinensia urin 

Umumnya dialami oleh orang berusia lanjut. Keadaani ini ditandai dengan hilangnya kontrol terhadap kandung kemih, dapat berlangsung sesekali atau berulang kali. Disebabkan oleh melemahnya otot yang bertanggung jawab guna menahan urin di kandung kemih, namun juga bisa diakibatkan oleh prolaps kandung kemih.

Baca Juga  Tulang Keras

  • Retensi urin

Sebuah keadaan abnormal di mana urin menumpuk di kandung kemih lebih dibandingkan jumlah seharusnya. Umumnya disebabkan oleh kerusakan saraf, pembesaran prostat, atau diabetes. Hal ini mengakibatkan urin kembali ke ginjal dan memicu kerusakan, yang berakhir pada gagal ginjal.


  • Batu kandung kemih 

Keadaan yang ditandai dengan penumpukan benjolan keras yang terbuat dari mineral, di kandung kemih. Batu-batu tersebut bisa mengiritasi organ serta menghalangi aliran urin.


  • Kanker kandung kemih 

Keadaan yang bisa berlangsung saat ada pertumbuhan abnormal dari sel-sel kanker pada lapisan dalam kandung kemih. Orang yang merokok mempunyai resiko lebih tinggi terhadap kondisi ini. Selain itu, resiko juga meningkat terhadap mereka terkena bahan kimia tertentu dan memiliki infeksi kandung kemih kronis.


Demikianlah bahasan kita mengenai kandung kemih. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Kandung Kemih : Pengertian, Fungsi, Struktur & Jenis Penyakitnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya