Jaringan Palisade

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang jaringan palisade. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

√ Jaringan Palisade : Pengertian, Ciri, Fungsi dan Strukturnya Lengkap


Pengertian Jaringan Palisade

Jaringan tiang tersusun atas sejumlah sel yang memanjang tegak lurus terhadap permukaan helai daun, selnya sedikit rapat tetapi saling terpisah sehingga udara dalam ruang antar sel tetap mencapai sisi panjang sel tersebut. Pada jaringan tiang merupakan tempat paling banyak dijumpai kloroplas. Kloroplas ini menempel di tepi dinding sel.

Pada daun terdapat 1-2 lapisan jaringan tiang. tanaman yang hidup di tanah berkadar air tanah tinggi, jaringan tiangnya terletak di sebelah atas (adaksial) dinamai dorsiventral atau bifasial (bermuka dua). Apabila jaringan tiang berada di kedua muka dinamai unifasial atau isobilateral (isolateral), misalnya tanaman xerofitik.

Jaringan tiang yang terspesialisasi menyebabkan proses fotosintesis lebih efisien dikarenakan jumlah kloroplas yang menambah dan dimensi daerah permukaan bebas, mengingat volume ruang antar selnya dalam jaringan tiang sempit. Apabila dilihat dari hubungan antara sel-sel yang berdampingan, jaringan tiang tegak lurus terhadap permukaan.


Ciri – Ciri Jaringan Palisade

  • Memiliki sel yang bentuknya memanjang, silindris, dan juga tegak. Istilah lain dari Jaringan palisade ialah jaringan pagar.
  • Dibagian selnya tersusun rapat, namun masih menyisahkan ruang antar sel meskipun sedikit jika dibandingkan dengan sel yang ada pada jaringan bunga karang atau spons.
  • Hanya tersusun dari satu lapis sel.
  • Mengandung kloroplas dalam jumlah yang besar hampir disetiap selnya.

Fungsi Jaringan Palisade

  • Sebagai tempat proses terbentuknya sel yang mengakibatkan berlangsungnya proses fotosintesis, hal ini merupakan jaringan yang terdapat dan mengandung banyak kloroplas untuk bisa menyerap pancaran sinar matahari.
  • Sebagai proses memperoleh energi dari radiasi matahari atau mendapatkan komponen seperti dioksida (CO2).
  • Sebagai tempat proses guna membuat (sintesis) sel senyawa dari organik yang berupa karbohidrat maka menjadi makanan utama bagi tumbuhan.
  • Sebagai proses terbentuknya jaringan tiang pada daun untuk sebagai jaringan mesofil maka sel tersusun sebagai pengisi utama pada lapisan sel dalam daun.
  • Berfungsi sebagai proses dalam jaringan untuk menguap sel yang keluar dari dinding sel.
Baca Juga  Perbedaan Xilem & Floem

Struktur Jaringan Palisade

Bagian-bagian sel yang dpat dijumpai pada sel di jaringan palisade yakni dinding sel, sitoplasma, inti sel, vakuola, & kloroplas. Kloroplas bisa dtemukan diseluruh sel tumbuhan, akan tetapi umumnya ditemukan di jaringan mesofil khususnya sel dari jaringan tiang atau jaringan palisade.

Kloroplas merupakan organel sel berbentuk cakram yang terdiri dari beberapa membran,yaitu membran luar dan dalam. Dalam kloroplas ada materi genetik (DNA & RNAs), membran tilakoid, granum, stroma, ribosom, dan tilakoid,

Reaksi fotosintesis bermula dari proses penyerapan radiasi matahari yang berlangsung di tilakoid. Tilakoid memiliki bentuk pipih serta kumpulan tilakoid nampak seperti tumpukan uang logam yang biasa disebut granum.

Klorofil dan pigmen fotosintesis lain dapat dijumpai di membran tilakoid. Membran tilakoid juga berhubungan dengan sistem transpor elektron dalam proses pada fotosintesis.

Reaksi gelap berlangsung di stroma yang menjadi bagian dalam membran kloroplas. Kloroplas di tiap sel tumbuhan mempunyai jumlah yang berbeda, jumlah kloroplas yang berada di sel jaringan tiang memiliki jumlah yang banyak.

Materi genetik yang berada di kloroplas mempunyai fungsi yakni untuk replikasi / perbanyakan kloroplas maka jumlah kloroplas tiap sel bisa bertambah tergantung keperluannya.

Selain itu, ternyata kloroplas mempunyai karakteristik yaitu mampu melakukan pergerakan terhadap rangsangan cahaya. Jika cahaya cenderung sedikit, maka banyak kloroplas menyebar di permukaan untuk memaksimalkan penyerapan cahaya tersebut.

Sementara apabila cahaya dengan intensitas yang tinggi, maka kloroplas akan memperoleh perlindungan dari kolom vertikal dinding sel & berbaris sehingga akan terhindar dari kerusakan.

Apabila dilihat dari letaknya, maka jaringan palisade dikelompokkan menjadi 2 yakni :

  • Dorsiventral : Jaringan palisade yang berada di bawah epidermis (sisi adaksial atau atas).
  • Isolateral : Jaringan palisade berada di ke-2 sisi permukaan daun.
Baca Juga  Fungsi Batang

Demikianlah bahasan kita mengenai jaringan palisade. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Jaringan Palisade : Pengertian, Ciri, Fungsi & Strukturnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya