Tipe – Tipe Stomata

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang stomata. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

√ Stomata : Pengertian, Tipe, Fungsi dan Strukturnya Lengkap


Pengertian Stomata

Kata stomata berasal dari bahasa Yunani yang artinya mulut. Stomata merupakan pori-pori kecil yang dimiliki semua tumbuhan darat. Stomata bisa dijumpai pada bunga dan batang, namun stomata terutama berada pada epidermis bagian bawah daun.

Stomata dikelilingi 2 sel penjaga yang mempunyai kloroplas, tidak seperti sel-sel epidermis lain. Sel-sel penjaga berfungsi untuk mengendalikan terbukanya dan tertutupnya stomata. Pada siang hari air akan masuk ke sel-sel penjaga secara osmosis, membentuk sel-sel penjaga membesar dan melengkung maka stoma jadi terbuka.

Pada malam hari, pada saat tumbuhan tidak terhidrasi dengan baik air keluar dari sel-sel penjaga secara osmosis, membuat sel-sel penjaga jadi mengecil dan kembali lurus maka stoma jadi tertutup.


Tipe – Tipe Stomata Pada Daun

1.Tipe Stomata Pada Daun Dikotil

  • Tipe anomosit (Ranunculaceous)

Pada tipe anomosit, sel penutup dilingkari oleh sejumlah sel tertentu yang tidak bisa dibedakan bentuk dan ukurannya dari sel epidermis yang lain, umumnya tipe ini ada pada ranunculaceae, geraniaceae, capparidaceae, cucurbitaceae, dan malvaceae.


  • Tipe anisosit (cruciferous)

Pada tipe anisosit, sel penutup dikelilingi oleh sel tetangga yang tidak mempunyai ukuran yang sama, umumnya tipe ini terdapat pada cruciferae, nicotiana, solanum dan sedum .


  • Tipe parasit (rubiaceous)

Pada tipe parasit, setiap sel penutup disertai oleh satu atau lebih sel tetangga yang posisinya sejajar dengan stomata, umumnya tipe ini ada pada rubiaceae, magnoliaceae, dan mimosaceae.


  • Tipe diasit (caryophillaceous)

Pada tipe diasit, setiap stomata dilingkari oleh 2 sel tetangga yang posisinya memotong stomata, umumnya tipe ini terdapat pada caryophillaceae, dan acanthaceae.

Baca Juga  Otot Lurik

  • Tipe aktinosit

Tipe aktinosit yaitu ragam dari tipe diasit, stomatanya dikelilingi sel tetangga yang teratur menjari, contoh tipe aktinosit yaitu tanaman teh (Camellia sinensis).


2.Tipe Stomata Pada Daun Monokotil

  • Sel penutup terdiri dari 4-6 sel tetangga, umumnya tipe ini ada pada Araceae, Commelinaceae, dan Musaceae.
  • Sel penutup terdiri dari 4-6 sel tetangga 2 diantaranya berbentuk bulat dan lebih kecil dibandingkan yang lain dan berada pada ujung sel penutup, umumnya tipe ini ada pada spesies dari palmae, pandanaceae, cyclanthaceae.
  • Sel penutup disertai oleh 2 sel tetangga, tipe ini ada pada pontederiaceae, butomales, alismatales, dan juncales.
  • Sel penutup tidak mempunyai sel tetangga, tipe ini ada pada liliales, diocorales, iridales, dan orchidales.

Fungsi Stomata

  • Fungsi stomata ialah sebagai ruang pada tumbuhan dalam pertukaran gas dan penguapan pada tumbuhan. Oleh karena itu letak stomata ada pada permukaan daun serta dibawah permukaan daun. Pada daun yang mengapung terdapat lebih banyak somata pada bagian atas permukaan daun, Sementara pada tumbuhan darat, Stomata lebih banyak berada pada bagian bawah daun. Hal Ini berfungsi dalam mengurangi penguapan.
  • Fungsi stomata dalam mengontrol pertukaran gas antara oksigen adan karbon dioksida pada daun, hal ini dibutuhkan dalam mengatur jalur metabolisme seperti fotosintesis dan respirasi anaerobik dalam sel tumbuhan.
  • Stomata yang ada pada tumbuhan baru akan bisa berfungsi apabila terdapat air pada sel penjaga. Sewaktu Sel Penjaga ( Tergenang ) Oleh air akan menekuk dan membuka celah diantaranya. Pada celah inilah yang sering disebut dengan stomata yang memungkinkan berlangsungnya pertukaran gas dan air. Jika sebuah sel penjaga terkena suatu zat asam absisat yang larut dalam selnya maka akan mengalami ( Kekeringan ) karena celah yang ada tertutup dan berakibat sel penjaga merapat satu sama lain.
  • Fungsi stomata pada tumbuhan akan berkurang pada saat terpapar ozon secara berlebih. Hal Ini dikarenakan stomata lebih sensitif terhadap penyerapan ozon. sehingga dengan kejadian ini ozon sanggup mengganggu proses respirasi yang terjadi pada daun tumbuhan. Hal lain yang terganggu yakni kemapuan sel penjaga pada stomata tumbuhan dalam mengembalikan volume air setelah terjadi turgor.
Baca Juga  Klasifikasi Hewan Aves

Struktur Stomata

Stomata merupakan pori-pori yang dijumpai pada batang, daun dan bagian lain dari tumbuhan, yang tugasnya mengendalikan pertukaran gas. Melalui mikroskop, stomata tampak seperti bola sepak kecil di permukaan struktur tumbuhan. Pada dasarnya, struktur ini memungkinkan karbon dioksida untuk masuk dan bersama dengan air, melakukan fotosintesis dengan bantuan sinar matahari untuk memproduksi glukosa.

Oksigen dilepaskan melalui stomata sebagai produk limbah yang dihasilkan dari fotosintesis. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air melalui proses yang disebut transpirasi.

Tumbuhan yang berada di darat biasanya mempunyai ribuan stomata di permukaan daunnya. Sebagian besar stomata berada di belakang daun tanaman, mengurangi paparannya terhadap panas dan aliran udara. Pada tumbuhan air, stomata berada di atas daunnya.

Stoma dikelilingi oleh 2 jenis sel tanaman yang berbeda dari sel epidermis tumbuhan lainnya. Sel-sel ini disebut sel penjaga dan sel tambahan.


  • Sel penjaga

Sel besar yang mengelilingi stoma dan terhubung di kedua sisi. Sel-sel ini membesar dan berkontraksi guna membuka dan menutup pori-pori. Ini juga mengandung kloroplas.


  • Sel pembantu

Mereka mengelilingi dan mendukung sel-sel pelindung. Mereka bertindak sebagai penghalang antara sel-sel pelindung dan sel-sel epidermis, melindungi sel-sel epidermis terhadap ekspansi sel-sel pelindung. Sel pembantu dari berbagai jenis tumbuhan ada dalam berbagai bentuk dan ukuran.


Faktor yang Mempengaruhi Membuka dan Menutupnya Stomata

  • Karbondioksida (CO2)

Pembentukan stomata berkurang apabila kadar CO2 di ruang antar sel bertambah. Jika hasil fotosintesis bersih berkurang kadar CO2 di ruang antar sel menambah dan tahanan stomata akan meningkat. Sebaiknya kalau fotosintesis bersih meningkat, ruang antar sel akan mengakibatkan terbukanya ruang antar sel akan menyebabkan terbukanya stomata.


  • Cahaya
Baca Juga  Jenis - Jenis Tulang

Pengurangan cahaya mengakibatkan pembukaan celah stomata berkurang pada kebanyakan tumbuhan. Hal ini tidak bergatung pada tanggapan stomata pada kenaikan CO2 di ruang antar sel akibat penurunan laju fotosinetesis.


  • Suhu

Apabila faktor lain dalam keadaan konstan, umumnya stomata akan membuka lebih besar jika suhu naik.


  • Potensial Air Daun

Pembukaan celah stomata umumnya berkurang apabila potensial air daun menurun. Perubahan pembukaan air biasanya diduga dikarenakan oleh kenaikan kadar absisat yang diproduksi dalam mesofil dengan lajuyang tinggi atau oleh keduanya pada potensial daun berkurang.


  • Kelembaban

Beberapa jenis tumbuhan menunjukkan tanggapan stomata secara langsung terhadap kelembaban, sehingga kenaikan kelembaban relatif mengakibatkan celah stomata mengecil.


  • Angin

Pada kebanyakan tanaman menaikkan kecepatan angin yang besar bisa menyebabkan stomata menutup.


  • Laju Fotosintesis

Peranan laju fotositesis akan mengurangi pembukaan stomata dan dengan begitu dapat menahan air serta meningkat potensial air melalui pengurangan respirasi.


Demikianlah bahasan kita mengenai stomata. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Tipe – Tipe Stomata : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya