Topologi Mesh

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hai teman – teman online, pada kesempatan kali ini Materi.Co.ID akan membahas mengenai artikel yang berjudul Topologi Mesh. Mari kita simak penjelasan secara lengkap di bawah ini.


Topologi Mesh


Pengertian Topologi Mesh

Topologi Mesh adalah salah satu jenis topologi jaringan yang memiliki bentuk seperti jala dan juga dibuat dengan cara memberikan link kepada semua node yang ada di dalam jaringan tersebut.

Topologi mesh biasanya digunakan dalam jaringan yang tidak terlalu besar skalanya dan juga yang membutuhkan komunikasi cepat antara perangkat komputer.  Jaringan topologi jenis ini sangat jarang digunakan, karena dalam pengelolaannya terbilang cukup sulit dan juga dapat memerlukan banyak kabel. Jika satu komputer rusak dalam topologi ini, maka itu tidak akan berpengaruh pada komputer lain.

 


Jenis Topologi Mesh

  • Topologi Mesh Partial Connected

Mesh Partial Connected yakni salah satu jenis dari Mesh Topology yang mana tidak semua perangkat komputer saling berhubungan. Dan sebagian besar komputer yang ada dalam jaringan ini akan saling terhubung satu sama lain, tetapi untuk beberapa bagian lainnya juga tidak terhubung.

  • Topologi Mesh Fully Connected

Mesh Fully Connected yakni salah satu jenis Mesh Topology di mana setiap perangkat komputer dalam jaringan ini saling berhubungan. Apabila terdapat 5 komputer pada jaringan ini, maka setiap komputer akan terhubung ke 4 komputer lainnya.

 


Karakteristik Topologi Mesh

  1. Menggunakan banyak kabel
  2. Minimnya server client.
  3. Menggunakan banyak kabel
  4. Topologi mesh tiap komputer akan saling terhubung langsung dengan komputer lain (pear to pear).
  5. Topologi mesh dapat mempunyai hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
  6. Jalur koneksi pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2 dimana n adalah banyak nya komputer pada jaringan tersebut.
Baca Juga  Topologi Star

 


Cara Kerja Topologi Mesh

Cara kerja topologi mesh yaitu denga menghubungkan setiap node pada jaringan akan saling terkoneksi dengan menggunakan kabel yang langsung ke node yang dituju. Sehingga dengan begitu proses pengiriman data pada jaringan topologi mesh akan lebih cepat karena data dapat langsung menuju node tujuan tanpa harus melalui node lainnya.

 


Fungsi Topologi Mesh

Mesh Topology berfungsi untuk dapat menghubungkan setiap perangkat jaringan secara langsung dengan perangkat lainnya.

 


Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh

Kelebihan Topologi Mesh

  • Data di hantarkan melalui jalur dedicated sehingga privasi dan keamanan terjaga.
  • Apabila terdapat masalah pada salah satu jalur pada komputer putus, komputer masih dapat berhubungan dengan jalur yang lain.
  • Kecepatan transfer data tinggi karena masing-masing koneksi memiliki jalur nya sendiri.
  • Keuntungan utama dari pemakain jaringan topologi mesh yakni adanya sebuah fault tolerance.
  • Terjaminnya sebuah kapasitas channel komunikasi, karena dapat mempunyai suatu hubungan yang berlebih.

Kekurangan Topologi Mesh

  • Penggunaan ethernet dan kabel yang banyak sehingga harus membutuhkan sebuah dana yang cukup besar.
  • Untuk instalasi dan mengkonfigurasi jaringan dapat dikatakan cukup sulit dibandingkan dengan model topologi jaringan yang lain.
  • Memerlukan beberapa ruang yang cukup besar untuk dapat membangun sebuah jaringan komputer dengan topologi mesh.
  • Untuk membuat sebuah jaringan komputer dengan menggunakan model topologi jaringan mesh, akan membutuhkan jumlah kabel dan port I/O yang banyak.

Demikianlah pembahasan artikel mengenai √ Topologi Mesh : Pengertian, Jenis, Karakteristik, Fungsi, Cara Kerja, Kelebihan & Kekurangannya Lengkap. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kita semua dalam menemukan solusi yang terbaik. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.

Baca Juga  Topologi Ring

Baca Juga Artikel :