Piramida Penduduk

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang piramida penduduk. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

√ Piramida Penduduk : Pengertian, Jenis, Ciri dan Fungsinya Lengkap


Pengertian Piramida Penduduk

Piramida penduduk merupakan komposisi penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin. 2 diagram batang, pada satu sisi menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan pada sisi lainnya dapat menunjukkan jumlah penduduk perempuan dalam kelompok interval usia penduduk 5 tahunan. Penduduk laki-laki biasanya ditunjukkan di sebelah kiri dan penduduk wanita di sebelah kanan. Grafik bisa mengetahui jumlah penduduk atau presentase jumlah penduduk pada jumlah penduduk total.

Dengan mempelajari bentuk piramida penduduk (serta bentuk piramida penduduk dari waktu ke waktu), banyak informasi yang diperoleh mengenai struktur kependudukan sebuah wilayah. Dengan begitu memudahkan suatu negara guna menentukan tujuan.


Jenis – Jenis Piramida Penduduk

1. Piramida Penduduk Muda (Expansive)

Piramida ini hanya bias berlangsung di suatu wilayah atau negara yang mempunyai jumlah angka kelahiran lebih tinggi dibandingkan angka kematian. Dengan kata lain, wilayah tersebut memiliki pertumbuhan jumlah penduduk yang lebih cepat. Gambar bentuk piramida ini yakni berbentuk kerucut yang mempunyai alas cukup lebar dengan puncak sedikit meruncing.

Bentuk diagram digambarkan sama seperti bangun limas. Piramida ini bisa menjadi ciri bahwa sebagian besar penduduk berada pada kategori umur muda. Sederhananya apabila di suatu wilayah mempunyai angka kematian lebih rendah dan angka kelahiran lebih tinggi, sehingga banyak penduduk yang berusia muda. Bentuk piramida ini dapat dijumpai di negara berkembang seperti Indonesia, Thailand, Malaysia dan lain sebagainya.

Baca Juga  Fungsi Tradisi

Ciri – ciri piramida penduduk muda atau expansive yakni :

  • Angka kelahiran sangat tinggi daripada angka kematian.
  • Jumlah penduduk usia muda (0 tahun – 19 tahun) sangat besar apabila dibandingkan dengan usia tua yang sedikit jumlahnya.
  • Pertumbuhan penduduk tinggi.
  • Sebagian besar terletak dikategori penduduk muda.
  • Terdapat di negara – negara berkembang.
  • Kelompok usia tua sedikit.

2. Piramida Penduduk Stasioner

Bentuk piramida penduduk ini menjelaskan tingkat kelahiran yang nyaris sama dengan tingkat kematian atau bersifat stasioner. Pertumbuhan penduduk cenderung tetap. Piramida ini menunjukkan jumlah penduduk muda, dewasa, serta tua hampir sama. Misalnya : bentuk piramida penduduk Jepang dan Singapura serta beberapa negara yang tergolong maju.


Ciri – ciri piramida penduduk stasioner :

  • Perbandingan jumlah penduduk pada kelompok usia muda dan dewasa cukup seimbang.
  • Tingkat kelahiran biasanya tidak begitu tinggi, begitu pula dengan angka kematian relatif lebih rendah.
  • Pertumbuhan penduduk kecil.
  • Berada di beberapa negara maju antara lain Amerika Serikat, Belanda, dan Inggris.

3. Piramida Penduduk Tua (Konstruktif)

Bentuk piramida penduduk ini menjelaskan tingkat kelahiran yang lebih rendah dari tingkat kematian atau bersifat konstruktif. Penurunan tingkat kelahiran yang tajam mengakibatkan pada pertumbuhan penduduk yang mengalami penurunan. Piramida penduduk ini mempunyai usia median (pertengahan) sangat tinggi. Misalnya : piramida penduduk Negara Jerman, Belgia, dan Swiss.


Ciri – ciri piramida penduduk konstruktif :

  • Jumlah penduduk usia muda (0–19 tahun) serta usia tua (di atas usia 64 tahun) sangatlah kecil.
  • Jumlah penduduk yang tinggi terkonsentrasi kepada kelompok usia dewasa.
  • Angka kelahiran sangat rendah, begitu pula dengan angka kematian.
  • Pertumbuhan penduduk sangat rendah mendekati nol, bahkan pertumbuhan penduduk sebagian menggapai tingkat negatif.
  • Jumlah penduduk semakin berkurang dari tahun ke tahun.
  • Negara yang ada pada tahap ini ialah Swedia, Jerman, dan Belgia.
Baca Juga  Penyimpangan Sosial

Fungsi Piramida Penduduk

  • Berfungsi untuk mengetahui suatu data yang sesungguhnya mengenai jumlah komposisi penduduk disuatu Wilayah/Negara tertentu.
  • Berfungsi untuk menentukan arah kebijakan yang dilakukan pemerintah, pada pembangunan sebuah Negara bagi kehidupan masyarakat.
  • Berfungsi untuk memberikan pelajaran & wawasan dalam mengetahui tentang tata cara ilmiah membaca piramida penduduk.
  • Berfungsi untuk memberikan sebuah gambaran secara singkat mengenai suatu keadaan kependudukan pada Wilayah/ Negara.
  • Berfungsi untuk menjelaskan tentang pentingnya data kependudukan dalam pembangunan suatu Negara.

Demikianlah bahasan kita mengenai piramida penduduk. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Piramida Penduduk : Pengertian, Jenis, Ciri & Fungsinya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya