Penyimpangan Sosial

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id. Kali ini kita akan membahas tentang penyimpangan sosial. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

√ Penyimpangan Sosial : Pengertian, Ciri, Teori, Jenis dan Faktornya Lengkap


Pengertian Penyimpangan Sosial

Penyimpangan sosial ialah suatu perilaku, tanggapan, sikap, atau perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai dan norma sosial yang berada dalam suatu masyarakat.

Penyimpangan sosial dinamai juga sebagai perilaku yang tidak sesuai dengan nilai kesusilaan (moral) dan kepatutan, baik itu sudut pandang agama ataupun sudut pandang sosial kemasyarakatan.


Pengertian Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli

  • Menurut Robert M.Z. Lawang

Penyimpangan sosial ialah sebagai tindakan yang tidak sesuai dengan norma masyarakat dalam tatanan sistem sosial. Perilaku menyimpang sering dinamai dengan deviasi sosial. Adapun pelaku penyimpangan sosial disebut dengan devian.


  • Menurut Paul B. Horton

Penyimpangan sosial ialah suatu bentuk perilaku yang penyimpang dari nilai dan norma yang berlangsung di masyarakat. Sehingga keadaan ini menimbulkan adanya pelanggaran yang bisa mengganggu kestabilan hidup di lingkungan masyarakat, baik kesetabilan yang besar maupun kesetabilan yang kecil.


  • Menurut Bruce J. Cohon

Penyimpangan sosial ialah ketidakadanya tingkat berhasilan untuk melakukan adaptasi seseorang atau kelompok di dalam kemauan yang diinginkan oleh masyarakat secara umumnya.


  • Menurut James Vander Zander

Penyimpangan sosial ialah suatu tinkdakan yang bisa dibilang menyimpang oleh perilaku terhadap tindakan yang mayoritas dijalankan masyarakat maka keadaan ini dinilai sebagai tindakan yang tercela dan tak bisa ditolerin sedikitpun.


Ciri – Ciri Penyimpangan Sosial

  • Penyimpangan harus dapat didefinisikan

Dikatakan menyimpang atau tidaknya semua perilaku, harus bisa dinilai berdasarkan kriteria tertentu serta diketahui penyebab penyimpangannya.


  • Penyimpangan bisa diterima atau bisa juga ditolak

Tak selamanya perilaku menyimpang itu negatif, kadang-kadang penyimpangan bisa diterima oleh masyarakat, contohnya wanita karir.

Baca Juga  Fungsi Tradisi

Dan contoh dari penyimpangan yang ditolak masyarkat ialah pembunuhan, perampokan, dan sejenisnya.


  • Penyimpangan relatif dan penyimpangan mutlak

Setiap orang pernah melakukan tindakan menyimpang, akan tetapi masih pada batas-batas tertentu yang juga bersifat relatif untuk semua orang. Bisa dikatakan relatif sebab perbedaannya hanya pada frekuensi dan kadar penyimpangan.


  • Penyimpangan terhadap budaya nyata atau budaya ideal

Budaya ideal ialah peraturan hukum yang berlaku pada suatu kelompok masyarakat.

Namun, faktanya tidak ada seorang pun yang patuh terhadap segenap peraturan resmi tersebut sebab antara budaya ideal dengan budaya nyata selalu terjadi kesenjangan.


  • Adanya norma-norma penghindaran dalam penyimpangan

Norma penghindaran termasuk pola perbuatan yang dilakukan orang untuk memenuhi keinginan mereka, tanpa harus menentang nilai-nilai tata kelakukan secara terbuka.

Jadi, norma-norma penghindaran termasuk bentuk penyimpangan perilaku yang bersifat setengah melembaga.


  • Penyimpangan sosial bersifat adaptif (menyesuaikan)

Penyimpangan sosial tidak selamanya menjadi ancaman. Seringkali, perilaku tersebut bisa diklaim sebagai alat pemikiran stabilitas sosial.


Teori Penyimpangan Sosial

  • Teori Differential Association

Menurut teori ini, penyimpangan sosial ini bisa bersumber pada pergaulan yang berbeda yang berlangsung melalui proses alih budaya.


  • Teori Labeling

Menurut teori ini seseorang menjadi menyimpang sebab proses Labeling, pemberian julukan, cap, etiket dan merek yang diberikan masyarakat secara menyimpang maka mengakibatkan seseorang melakukan penyimpangan sosial.


  • Teori Merton

Teori penyimpangan ini bersumber dari struktur sosial. Menurut Merton berlangsung perilaku menyimpang itu sebagai bentuk adaptasi terhadap situasi tertentu.


  • Teori Fungsi Durkheim

Bahwa kesadaran moral semua anggota masyarakat tidak memungkinkan berlangsung sebab setiap orang berbeda satu sama lainnya tergantung faktor keturunan, lingkungan fisik dan lingkungan sosial. Menurut Durkheim kejahatan itu perlu, supaya moralitas serta hukum itu bisa berkembang secara formal.


  • Teori konflik Karl Mark

menyampaikan bahwa kejahatan erat terkait dengan perkembangan kapitalisme. Menurut teori ini apa yang tergolong perilaku menyimpang hanya dalam pandangan kelas yang berkuasa untuk melindungi kepentingan mereka.

Dengan demikian, peradilan pidana pun lebih memihak kepada kepentingan mereka. Oleh karena itu, orang yang dianggap melakukan kejahatan dan terkena hukuman pidana umumnya berasal dari kalangan rakyat miskin.

Baca Juga  Integritasi Sosial

Jenis – Jenis Penyimpangan Sosial

A. Jenis – Jenis Penyimpangan Sosial Berdasarkan Kekerapannya

  • Penyimpangan Sosial Primer

Penyimpangan sosial primer ini ialah penyimpangan yang sifatnya itu sementara (temporer). Orang yang melakukannya itu masih tetap bisa diterima oleh kelompok sosialnya disebabkan karena tidak secara terus menerus melanggar aturan. Misalnya biasanya melanggar rambu lalu lintas atau juga meminum minuman keras di suatu pesta.


  • Penyimpangan Sosial Sekunder

Penyimpangan sosial sekunder ini merupakan penyimpangan sosial yang dilakukan oleh pelakunya dengan secara terus menerus meskipun sudah diberikan sanksi-sanksi. Oleh karena itu, tiap-tiap pelaku itu secara umum dikenal sebagai orang yang berperilaku menyimpang. Misalnya, seseorang yang tiap hari mabok sebab sudah menjadi kebiasan.


B. Jenis-Jenis Penyimpangan Sosial Berdasarkan Jumlah Orang yang Terlibat

  • Penyimpangan Individu

Penyimpangan individu ini termasuk penyimpangan yang dilakukan sendiri artinya tanpa orang lain. Hanya satu orang saja yang melakukan penyimpangan sosial berarti berlawan dengan norma-norma yang berlaku.


  • Penyimpangan Kelompok

Penyimpangan kelompok ini merupakan penyimpangan yang berlangsung jika individu perilaku menyimpang tersebut dilakukan dengan secara bersama-sama oleh kelompok tertentu.


C. Jenis-Jenis Penyimpangan Sosial Berdasarkan Sifatnya

  • Penyimpangan Bersifat Negatif

Penyimpangan yang bersifat negatif ini ialah penyimpangan sosial yang berwujud dari tindakan ke arah nilai-nilai sosial yang dianggap rendah serta tercela dikarenakan tidak sesuai dengan nilai dan norma-norma yang berlaku.


  • Penyimpangan Bersifat Positif

Penyimpangan yang bersifat positif ialah suatu bentuk penyimpangan atau juga perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai serta juga norma-norma yang berlaku, akan tetapi mempunyai dampak positif terhadap dirinya atau juga masyarakat. Misalnya penyimpangan positif didalam masyarakat yang masih tradisional, perempuan yang melakukan kegiatan atau yang menjalani profesi itu umum dilakukan oleh laki-laki, misalnya seperti berkarir di bidang politik, Wanita yang berkarir di bidang politik ini merupakan contoh penyimpangan yang memiliki positif, menjadi pembalap, sopir taksi, dan lain-lain oleh sebagian orang itu masih dianggap tabu. Namun hal tersebut memiliki dampak positif, yakni emansipasi wanita.

Baca Juga  Jenis - Jenis Ras

Faktor – Faktor Penyebab Penyimpangan Sosial

  • Faktor internal yakni faktor dalam seperti intelegensi atau tingkat kecerdasan, usia, jenis kelamin dan kedudukan seseorang dalam keluarga.
  • Faktor eksternal yakni faktor luar seperti kehidupan rumah tangga atau keluarga, pendidikan di sekolah, pergaulan dan media massa.

Pencegahan Penyimpangan Sosial

  • Lingkungan Keluarga

Lingkungan keluarga merupakan awal proses sosialisasi dan pembentukan kepribadian seorang anak. Kepribadian seorang anak akan terbentuk dengan baik jika ia lahir dan tumbuh berkembang dalam lingkungan keluarga yang baik begitu juga sebaliknya.


  • Lingkungan tempat tinggal dan teman sepermain.

Lingkungan tempat tinggal juga bisa mempengaruhi kepribadian seseorang guna melakukan penyimpangan sosial. Seseorang yang tinggal dalam lingkungan tempat tinggal yang baik, warganya taat dalam melakukan ibadah agama dan melakukan perbuatan yang baik maka kondisi ini akan mempengaruhi kepribadian seseorang menjadi baik maka terhindar dari penyimpangan sosial begitu sebaliknya.


  • Media Massa

Media massa baik cetak maupun elektronik ialah suatu tempat sosialisasi yang bisa mempengaruhi seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Langkah pencegahan supaya tidak terpengaruh akibat media massa ialah apabila kamu ingin menonton acara di televisi pilih acara yang memiliki nilai positif dan menghindari tayangan yang dapat membawa pengaruh tidak baik.


Demikianlah bahasan kita mengenai penyimpangan sosial. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Penyimpangan Sosial : Pengertian, Ciri, Teori, Jenis & Faktornya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya