√ Daun : pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenisnya Lengkap

Diposting pada

√ Daun : pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenisnya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang daun . Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

√ Daun : pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenisnya Lengkap
√ Daun : pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenisnya Lengkap

 


 

Pengertian Daun

 

Daun yang pada umumnya memiliki warna hijau sebab mengandung suatu zat hijau daun atau klorofil, daun ialah salah satu bagian dari organ tumbuhan yang berkembang dari ranting. Warna hijau pada daun itu memiliki peran penting untuk penangkap suatu energi dari sebuah cahaya matahari untuk fotosintesis.

Daun juga ialah organ terpenting bagi sebuah tumbuhan dalam melangsungkan hidupnya sebab tumbuhan ialah suatu organisme autotrof obligat yang harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui suatu modifikasi cahaya matahari menjadi energi kimia.

 


 

Fungsi Daun

 

  • Tempat terjadinya fotosintesis
  • Sebagai organ pernapasan
  • Tempat terjadinya transpirasi
  • Tempat terjadinya gutasi
  • Alat perkembangbiakkan vegetatif

 


 

Struktur Daun

 

A.Struktur Bagian Luar Daun

Daun yang sempurna memiliki 3 bagian luar yaitu :

  • Pelepah daun : yang memiliki fungsi mendudukkan daun pada batang.
  • Tangkai daun (petiolus): yang memiliki fungsi untuk menghubungkan pelepah atau batang dengan helai daun.
  • Helai daun (lamina) : salah satu bagian terpenting kebanyakan daun sebab ini memiliki fungsi utama daun yakni sebagai organ fotosintetis yang paling dominan bekerja. Struktur dari helai daun sangat bervariasi bisa tipis atau tebal.
Baca Juga  √ Hidung : Pengertian, Stuktur dan Fungsinya Lengkap

 

 

B.Struktur Bagian Dalam Daun

 

  • Kutikula

Kutikula ini memberikan perlindungan daun terhadap pengeringan dan tekanan lingkungan eksternal. Kulit pelindung membuat tumbuhan dapat bertahan dari serangan patogen.

 

  • Epidermis

Epidermis ialah suatu lapisan terluar yang memiliki peran sebagai pelindung tumbuhan dari beragam kondisi atau keadaan dan efek buruk lingkungan luar.

Jaringan epidermis juga memiliki fungsi sebagai penyimpan cadangan air. Air yang berada pada jaringan epidermis ini nantinya akan dipakai saat keadaan tanah berada dalam kondisi kekurangan air, sebagai bantuan untuk melakukan proses fotosintesis.

 

  • Jaringan Mesofil

Jaringan Mesofil terbagi menjadi 2 bagian, yaitu :

» Jaringan Palisade

Jaringan palisade merupakan salah satu jaringan pada daun yang juga dikenal dengan nama jaringan tiang. Mesofil merupakan jaringan daun yang terdiri dari sel parenkim fotosintetik dan dikenal dengan istilah sel klorenkim. Jaringan ini mengandung banyak kloroplas yang berfungsi dalam proses produksi zat makanan bagi tumbuhan. Jaringan mesofil dapat ditandai dengan sel selnya yang berbentuk silinder dan tampak tersusun rapat dengan kompak.

» Jaringan Spons

Jaringan bunga karang atau yang populer dengan sebutan jaringan spons. Jaringan ini berupa hexagonal seperti halnya sel sel parenkim. Jaringan ini lebih berongga apabila dibandingkan dengan jaringan palisade. Jaringan bunga karang memiliki fungsi sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis, sekaligus sebagai tempat persediaan cadangan zat makanan bagi tumbuhan.

 

  • Berkas Pembuluh Angkut

Berkas pembuluh angkut terdiri dari komponen utama :

» Xilem

Pembuluh kayu atau Xilem pada kelompok pembuluh angkut memiliki tugas untuk mengangkut air dan zat lainnya yang diserap oleh akar dari dalam tanah.

» Floem

Floem pada kelompok pembuluh angkut bertugas mengangkut hasil fotosintesis (produksi zat makanan) keseluruh jaringan tumbuhan.

Baca Juga  √ Slogan : Pengertian, Contoh, Ciri, Tujuan dan Macam Secara Lengkap

 

  • Stomata

Stomata merupakan suatu organ pernapasan pada daun, biasanya akan terbuka pada saat matahari terbit, dan akan kembali menutup saat matahari mulai terbenam. Melalui stomata, CO2 akan masuk dan diproses sebagai salah satu bahan untuk melangsungkan proses pembuatan zat makanan pada daun atau yang disebut juga sebagai proses fotosistesis.

Proses pernapasan tumbuhan terjadi melalui organ stomata. Tetapi pada tumbuhan tingkat tinggi, proses pernapasan tersebut sudah digantikan oleh lentisel yang terdapat pada bagian batang tumbuhan.

 


 

Jenis – Jenis Daun pada Tumbuhan

 

  • Daun Menjari (Palminervis)

Daun menjari ialah bentuk daun dengan satu tulang daun yang cukup besar dan bentuknya menyerupai jari-jari tangan manusia. Contoh daun menjari adalah daun singkong, daun jarak, daun kapas dan daun pepaya.

  • Daun Menyirip (Penninervis)

Daun menyirip adalah daun yang mempunyai tulang daun yang menyirip menyerupai sirip ikan. Daun menyirip mempunyai susunan tulang daun yang tersusun secara rapi mulai dari tangkai hingga ujung dari helai daun. Contoh dari daun bertulang menyirip ialah daun mangga, daun jambu, daun beringin, dan daun rambutan.

  • Daun Sejajar (rectinervis)

Daun sejajar ialah daun yang tulang daunnya memiliki bentuk seperti garis-garis yang sejajar. Pada daun sejajar, tiap-tiap ujung tulang akan menyatu. Biasanya ada satu tulang daun besar yang membujur di tengah, sementara tulang-tulang yang lain lebih kecil dan semuanya memiliki arah yang sejajar dengan tulang utama. Contoh tulang daun sejajar adalah daun kelapa, daun jagung, daun tebu, daun padi dan rumput.

  • Daun Melengkung (Cervinervis)

Daun melengkung ialah daun yang mempunyai tulang daun berbentuk seperti garis-garis yang melengkung dengan ujung-ujung daun yang tampak menyatu. Contoh daun melengkung adalah daun sirih, daun genjer, daun gadung, dan daun waru.

Baca Juga  √ Jaringan Meristem : Pengertian, Fungsi, Ciri dan Bentuknya Lengkap

 

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai daun. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Daun : pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenisnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya