√ Diafragma : Pengertian, Struktur dan Fungsinya Lengkap

Diposting pada

√ Diafragma : Pengertian, Struktur dan Fungsinya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang diafragma. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Diafragma : Pengertian, Struktur dan Fungsinya Lengkap
√ Diafragma : Pengertian, Struktur dan Fungsinya Lengkap

 


 

Pengertian Diafragma

 

Diafragma merupakan otot rangka (otot lurik) yang memisahkan organ-organ dalam perut (usus, lambung, limpa, dan hati) dengan organ dada, seperti paru-paru dan jantung. Diafragma memiliki peranan penting dalam proses pernapasan. Otot ini akan terus bergerak seiring menarik dan mengembuskan napas.

Pada saat menarik napas, otot rangka ini akan mengencang jadi lebih datar untuk mempermudahnoksigen mengalir masuk ke paru-paru. Lalu saat mengembuskan napas, otot-otot tersebut akan mulai mengendur seperti semula.

Sedangkan pada saat mengembuskan napas, pengenduran diafragma akan meningkatkan tekanan udara dalam rongga dada maka ukuran paru jadi mengecil dan udara pun akan mengalir keluar.

 


 

Struktur Diafragma

 

Diafragma merupakan sekat otot berserat yang memiliki bentuk menyerupai kubah. Permukaan atas dari diafragma ini memiliki bentuk cembung (pada rongga dada) dan cekung pada permukaan bawah rongga perut. Diafragma terdiri dari jaringan otot, maka diafragma bisa melakukan kontraksi dan relaksasi.

Diafragma disusun oleh otot lurik (Otot Rangka) maka pergerakannya dapat kita sadari (volunter). Saraf yang mengatur pergerakan diafragma ialah saraf frnikus.

Baca Juga  √ Mamalia : Pengertian, Ciri, Klasifikasi dan Sistem Organnya Lengkap

3 lubang utama yang berada pada diafragma yaitu :

  • Lubang Aortic ialah lubang yang dilalui oleh Aorta.
  • Lubang Esophageal ialah suatu lubang yang dilewati oleh esofagus.
  • Lubang Caval ialah salah satu lubang yang dilewati oleh vena kava inferior.

 


 

Fungsi Diafragma

 

  • Berfungsi sebagai bagian dalam proses pernapasan, yaitu mengontrol masuk dan keluarnya udara dari dalam dan keluar tubuh melalui kontraksi dan relaksasinya.
  • Berfungsi untuk membantu mengeluarkan muntah, feses, urin serta kegiatan lain yang memerlukan peningkatan tekanan bagian rongga perut.
  • Berfungsi untuk menghalangi alira cairan asam dari lambung ke esofagus dan kerongkongan.


 

Sistem Kerja Diafragma

 

Pada proses inspirasi, atau saat kita menarik nafas, maka diafragma akan berkontraksi dan bergerak menuju ke bawah. Lalu paru akan mengembang seseuai dengan volume udara yang masuk.

Kontraksi dari diafragma membuat rongga dada menjadi lebih luas maka proses inhalasi dapat berjalan baik. Perluasan rongga dada menghasilkan tekanan negatif yang akan memperkuat kekuatan hisapan udara ke dalam paru – paru.

Lalu apabila sudah selesai tahapan pertukaran oksigen dengan karbondioksida oleh sistem sirkulasi tubuh. Jadi, diafragma akan berelaksasi yang menjadikan rongga dada semakin sempit, dengan keahlian elastisnya, paru – paru akan mengempis dan udara akan dilepaskan dari tubuh. Pengeluaran udara ini juga dibantu oleh otot – otot sekitaran rongga dada.

 


 


Gangguan yang Terjadi pada Diafragma

 

  • Cegukan

Kontraksi diafragma yang secara tiba – tiba dapat mengakibatkan gejala yang umum dinamai dengan cegukan. Gejala ini ialah hasil dari pita suara semakin menutup sebab banyaknya udara yang masuk ke paru. Cegukan tidak lah berbahaya bagi tubuh dan hanya bersifat sementara.

Baca Juga  √ 4 Contoh Teks Observasi Hewan & Tumbuhan Secara Lengkap

 

  • Hernia hiatus

Hernia hiatus terjadi saat bagian organ perut menembus ke rongga dada melalui lubang di diafragma. Penyakit ini lebih sering dialami oleh wanita, penderita obesitas, dan mereka yang berusia di atas 50 tahun.

 

  • Hernia diafragma bawaan

Hernia diafragma bawaan atau congenital diaphragmatic hernia (CDH) berlangsung saat diafragma tidak terbentuk sempurna sejak di dalam kandungan dan menyebabkan sebagian isi perut menonjol ke arah rongga dada. Salah satu organ di dalam perut akan bergerak ke dada dan menempati ruang di mana paru-paru seharusnya berada.

 

  • Lumpuh diafragma

Lumpuh diafragma bisa terjadi karena adanya kerusakan saraf yang mengatur otot-otot pernapasan, termasuk diafragma, maka akan terjadi lumpuh diafragma. Beberapa keadaan yang bisa mengakibatkan lumpuh diafragma yakni sindrom Guillain-Barré dan cedera saraf tulang belakang. Penyakit ini dapat menyebabkan terganggunya proses pernapasan dan bahkan dapat menyebabkan penderitanya mengalami gagal napas.

 


 

Cara Menjaga Kesehatan Diafragma

 

  • Hindari makan makanan pedas, asam, serta berlemak tinggi karena dapat menimbulkan heartburn serta kenaikan asam lambung.
  • Hindari langsung makan dengan porsi yang banyak. Usahakan untuk makan dengan porsi makan yang sedikit namun sering.
  • Selalu lakukan pemanasan saat sebelum dan pendinginan sesudah berolahraga agae otot tidak kaku.
  • Jangan pernah memaksakan diri dengan melanjutkan kegiatan fisik yang memang di luar batas kemampuan tubuh.

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai diafragma. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Diafragma : Pengertian, Struktur dan Fungsinya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya