√ Gen : Pengertian, Struktur, Fungsi, Sifat dan Komponennya Lengkap

Diposting pada

√ Gen : Pengertian, Struktur, Fungsi, Sifat dan Komponennya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang gen. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Gen : Pengertian, Struktur, Fungsi, Sifat dan Komponennya Lengkap
√ Gen : Pengertian, Struktur, Fungsi, Sifat dan Komponennya Lengkap

 


 

Pengertian Gen

 

Gen merupakan bagian pewarisan sifat bagi organisme hidup. Bentuk fisiknya ialah urutan DNA yang berada di suatu protein, polipeptida, atau seuntai RNA yang mempunyai fungsi bagi organisme yang memilikinya.

Batasan modern gen ialah suatu lokasi tertentu pada genom yang bersambungan dengan pewarisan sifat dan bisa dihubungkan dengan fungsi sebagai regulator (pengendali), sasaran transkripsi, atau peran-peran fungsional lainnya.

 


 

Proses Ekspresi Gen

 

Dalam tubuh terdapat tidak sedikit gen (unit dasar hereditas dalam kehidupan organisme) yang nantinya akan terekspresi menjadi fenotip (sifat yang tampak), contohnya rambut hitam, kulit sawo matang, hidung mancung, dan sebagainya.

Dalam istilah biologi molekuler anda kenal dengan istilah Dogma Sentral Biologi Molekuler. Dogma di sini ialah suatu kerangka kerja untuk bisa mengetahui urutan kiriman informasi antara biopolymer (DNA, RNA, protein) dengan teknik yang sangat umum dalam organisme hidup.

Maka secara garis besar, dogma sentral maksudnya ialah semua informasi ada pada DNA, lalu akan digunakan untuk menghasilkan molekul RNA melewati transkripsi, dan beberapa informasi pada RNA itu akan digunakan untuk menghasilkan protein melewati proses yang dinamakan translasi.

Baca Juga  √ Tenggorokan : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

 


 

Fungsi Gen

 

  • Berfungsi untuk memberikan sebuah keterangan terhadap genetika dari keturunan ke turunan yang lainnya
  • Berfungsi untuk dapat memastikan wujud dari keturunan seperti pada bukti di atas
  • Berfungsi untuk memeriksa dan mengawasi metabolisme dalam tubuh dan pertumbuhan.
  • Berfungsi untuk mengotrol perkembangan tubuh dan mengontrol perkembangan metabolisme individu.
  • Berfungsi untuk menyampaikan bukti dari informasi yang memiliki sifat genetik, generasi yang berikutnya.
  • Berfungsi untuk menentukan pewaris sifat pada keturunannya

Bentuk dari beberapa fungsi di atas bahwa sistem kerja kerja pada enzim tersebut dilakukan oleh gen ke dalam hormon.

 


 

Struktur Gen

 

  • Daerah Pengkode

Daerah pengkode merupakan ekson dan intron yang mengkode RNA atau protein. Intron (Intervening sequences) merupakan sekuens yang tidak mengkode asam amino sementara untuk ekson merupakan bagian yang akan dikode menjadi asam amino.

 

  • Promotor

Promotor merupakan DNA spesifik yang memiliki peran untuk mengatur transkripsi gen struktural dan berada pada daerah upstream (hulu) dari bagian struktural gen. Promotor sendiri berfungsi sebagai tempat awal peletakan enzim RNA polimerase yang lalu melakukan transkripsi pada bagian structural.

 

  • Operator

Operator merupakan urutan nekelotida yang berada diantara promotor serta bagian struktural yang merupakan tempat pelekatan protein represor (penekan atau penghambat ekspresi gen). Apabila terdapat respresor yang melekat para operator maka RNA polimerase tersebut tidak dapat berjalan sehingga mengakibatkan ekspresi gen tidak dapat berlangsung.

Selain supresor, terdapat juga enhancer. Yang mana supresor ini sendiri dipakai untuk menghambat sementara engancer digunakan untuk meningkatkan proses transkripsi dengan cara meningkatkan jumlah RNA polimerase. Letaknya tidak berada pada posisi yang spesifik seperti operator, ada yang letaknya jauh pada bagian upstream atau juga downstream dari titik awal transkripsi.

Baca Juga  √ Bakteri : Pengertian, Struktur, Reproduksi dan Klasifikasinya Lengkap

 

  • Terminator

Terminator ini mempunyai struktur jepit rambut atau hairpain dan membentuk lengkungan yang kaya akan urutan GC yang terbentuk pada molekul RNA hasil transkripsi.

 


 

Sifat – Sifat Gen

 

  • Suatu gen di tentukan dengan susunan kombinasi basa nitrogennya.
  • Tiap gen mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda-beda.
  • Mengandung informasi genetik.
  • Sebagai arah yang berada di dalam kromosom.
  • Gen bisa melakukan duplikasi ketika waktu pembelahan mitosis dan meiosis.

 


 

Komponen Penyusun Gen

 

  • Rekon merupakan sebuah komponen yang lebih kecil dari gen dan terdiri dari satu atau dua pasang nukleotida saja.
  • Muton merupakan salah satu komponen yang mempunyai lebih dari dua nukleotida.
  • Sistron merupakan suatu komponen yang terdiri atas ratusan nukleotida.

 


 

Istilah – Istilah dalam Gen

 

  • Gen dominan ialah gen yang menutupi ekspresi gen lain, maka sifat yang dibawanya terekspresikan pada turunannya (suatu individu) juga umumnya dinyatakan dalam huruf besar, contohnya A.
  • Gen resesif ialah gen yang tertutupi dengan gen lain (gen dominan) sehingga sifat yang dibawanya tidak terekspresikan pada keturunannya.
  • Gen heterozigot ialah dua gen yang merupakan kombinasi dari sel sperma (A) dan sel telur (a).
  • Gen homozigot dominan ialah dua gen dominan yang merupakan kombinasi dari sel kelamin jantan dan sel kelamin betina, contohnya genotipe AA.
  • Gen homozigot resesif ialah dua gen resesif yang merupakan hasil kombinasi dua sel kelamin. Misalnya aa.
  • Genotipe ialah sifat-sifat keturunan yang tidak dapat dilihat, contohnya AA, Aa, dan aa.

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai gen. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel Gen : Pengertian, Struktur, Fungsi, Sifat dan Komponennya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga  √ Hujan Asam : Pengertian , Penyebab , Proses Terjadi dan Dampaknya Lengkap

Baca Juga Artikel Lainnya