√ Protein : Pengertian , Jenis , Struktur dan Fungsinya Lengkap

Diposting pada

√ Protein : Pengertian, Jenis, Struktur dan Fungsinya Lengkap

 

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang protein . Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Protein : Pengertian , Jenis , Struktur dan Fungsinya Lengkap
√ Protein : Pengertian , Jenis , Struktur dan Fungsinya Lengkap

 


 

Pengertian Protein

 

Protein ialah senyawa organik kompleks berjenis molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer asam amino yang juga dikaitkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein mempunyai peran penting didalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.

Kebanyakan protein tergolong enzim atau subunit enzim. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis, misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton.

Protein tergolong sebagai salah satu dari biomolekul raksasa, selain polisakarida, lipid, dan polinukleotida, yang merupakan penyusun utama makhluk hidup. Protein juga tergolong sebagai salah satu molekul yang seringkali banyak diteliti dalam biokimia. Protein ditemukan oleh Jons Jakob Berzelius pada tahun 1838.

 


 

Jenis – Jenis Protein

 

Protein dibagi menjadi 3 jenis , yaitu :

 

A.Jenis Protein Berdasarkan Fungsinya

 

  • Protein Sempurna

protein sempurna yakni protein yang didalamnya mengandung asam amino yang lengkap. Protein sempurna tersebut biasanya terdapat pada protein hewan.

 

  • Protein Kurang Sempurna

protein kurang sempurna yakni protein yang asam aminonya lengkap tetapi jumlah dari beberapa asam amino tersebut ialah sedikit. Protein kurang sempurna tersebut tidak dapat untuk memenuhi pertumbuhan, tetapi juga protein kurang sempurna bisa mempertahankan jaringan yang sudah ada sebelumnya.

Baca Juga  √ Mata : Pengertian, Bagian dan Fungsinya Terlengkap

 

  • Protein Tidak Sempurna

protein tidak sempurna yakni protein yang kurang atau juga tidak memiliki asam amino esensial. Protein tidak sempurna tersebut tidak dapat untuk memenuhi pertumbuhan ataupun mempertahankan yang jaringan yang sudah ada sebelumnya.

 


B.Jenis Protein Berdasarkan Komponen Penyusunnya

 

  • Protein Sederhana (Simple Protein)

protein sederhana yakni protein tabf dari hasil hidrolisa, total protein tersebut ialah campuran atas beragam jenis asam amino.

 

  • Protein Kompleks (Complex Protein)

protein kompleks yakni protein yang dari hasil hidrolisa total protein jenis tersebut yang tersusun atas berbagai jenis – jenis asam amino, dan juga terdapat komponen-komponen yang lain seperti ialah unsur logam, gugusan phospat.

 

  • Protein Derivat (Protein derivative)

protein derivat yakni protein yang merupakan suatu ikatan antara (intermediate product) yang terdapat dari hasil hidrolisa parsial yang berasal pada protein native.

 


C.Jenis Protein Berdasarkan Sumber Protein

 

  • Protein Hewani

Protein hewani yakni protein yang bersumber dari hewan. Asam amino dalam protein hewani ini lebih lengkap japabila dibandingkan daro sumber protein nabati.
Contoh dari sumber protein hewani yaitu susu, daging, keju, udang, cumi, telur dan ikan.

 

  • Protein Nabati

Protein nabati yakni protein yang berasal dari tumbuhan.
Contoh dari sumber protein nabati yakni kacang tanah, kacang merah, kedelai, dan lain-lain.

 


 

Fungsi Protein

 

  • Sebagai enzim. Enzim merupakan biokatalis. Bagian utama molekul enzim yang disebut apoenzim merupakan molekul protein.
  • Memiliki peran mengangkut oksigen dalam eritrosit, sedangkan mioglobin berperan dalam pengangkutan ion besi di dalam plasma darah yang kemudian dibawa ke dalam hati.
  • berfungsi sebagai pengatur gerakan (protein kontraktil). Gerakan otot diakibakan oleh 2 molekul protein yang saling bergeseran.
  • Berfungsi sebagai pelindung jaringan dibawahnya, contoh keratin pada kulit dan lipoprotein yang menyusun membran sel.
  • Protein cadangan. Merupakan protein yang berfungsi sebagai cadangan makanan, misalnya kecambah dan ovalbumin.
  • Protein sebagai antibodi , yaitu berfungsi dalam melindungi tubuh dari mikroorganisme patogen.
  • Protein sebagai pengatur reaksi di dalam tubuh, contohnya insulin yang berperan dalam mengubah glukosa menjadi glikogen.
  • Berfungsi sebagai pengendali pertumbuhan yaitu bekerja sebagai penerima (reseptor) yang bisa memengaruhi fungsi pada bagian-bagian DNA.
Baca Juga  √ Metabolisme : Pengertian , Proses dan Jenisnya Lengkap

 


 

Struktur Protein

 

  • Struktur Primer Protein

Struktur primer protein adalah struktur sederhana dengan barisan rantai asam amino linear yang tidak membentuk percabangan rantai. Struktur primer ini dibentuk oleh ikatan peptida (amida) yaitu melalui ikatan gugus amino dengan gugus karboksil. Struktur ini dapat menentukan urutan asam amino dari suatu polipeptida, juga menentukan sifat dasar protein dan bentuk struktur sekunder juga bentuk tersiernya.

 

  • Struktur Protein Sekunder

Struktur sekunder protein adalah struktur susunan struktur primer yang linear yang dimantapkan oleh ikatan hidrogen. Dampak dari kekuatan tarik-menarik antar asam amino ini ,  dalam rangkaian komponen tersebut, maka akan terbentuk struktur utama yang membelit, melingkar, dan melipat. Bentuk yang diciptakan bisa berupa bentuk spiral, heliks, dan lembaran.

 

  • Struktur Tersier Protein

Struktur tersier protein adalah sebuah struktur gabungan dari beberapa struktur sekunder yang umumnya akan membentuk seperti gumpalan. Penggabungan antar struktur sekunder ini dapat dilakukan dengan ikatan hidrogen, Ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan hidrofobik.

 

  • Struktur Kuarterner Protein

Struktur kuarterner protein merupakan struktur 3 dimensi yang dibentuk dari kombinasi beberapa subunit protein dari struktur tersier, struktur sekunder maupun struktur primer. Ikatan yang menjaga struktur kuarterner ini ialah ikatan non-kovalen. Struktur ini akan membentuk protein kompleks yang fungsional.

 


 

Manfaat Protein

 

  • Dibutuhkan untuk proses pembentukan tulang, otot, tulang rawan, kulit, dan darah.
  • Membangun, memperkuat, dan memperbaiki atau mengganti jaringan tubuh. Contohnya, keratin yang memperkuat rambut, serta kolagen dan elastin yang menunjang jaringan ikat dan kulit.
  • Membantu sel mengirimkan sinyal dan mengkoordinasikan fungsi sel dan organ di dalam tubuh dalam proses pembuatan hormon
  • Membentuk antibodi didalam sistem kekebalan tubuh.
  • Sangat penting untuk pertumbuhan juga perkembangan pada anak-anak, remaja, hingga wanita hamil dan janin yang dikandungnya.
  • Memiliki hubungan dalam kontraksi dan gerakan otot, contohnya protein aktin dan myosin.
  • Menyediakan reaksi biokimiawi dan metabolisme tubuh.
Baca Juga  √ Paragraf Generalisasi : Pengertian, Ciri, Macam & Contohnya Lengkap

 


 

Sifat – Sifat Protein

 

  • Denaturasi

Denaturasi merupakan salah satu Sifat protein yang ditandai saat terjadinya suatu proses perubahan konfigurasi susunan suatu molekul dari protein. Perubahan konfigurasi tersebut lalu nantinya merubah struktur baik itu sekunder, tersier dan kuarter protein. Namun harus diingat, perubahan susunan tersebut sama sekali tidak akan merubah susunan suatu ikatan peptide dari protein. sebab terjadinya sifat denaturasi protein dikarenakan beberapa hal di antaranya suhu panas yang memutuskan suatu ikatan hidrogennya, adanya suatu asam basa yang memutus jembatan garam pada struktur tersier senyawa protein, adanya logam berat yang kemudian akan membentuk protein logam yang tidak bisa dilarutkan.

 

  • Koagulasi

Koagulasi merupakan salah satu Sifat protein yang ditandai dengan adanya suatu penggumpalan partikel koloid yang sebagai akibat penambahan senyawa kimia yang pada akhirnya menyebabkan suatu partikel menjadi netral dan akhirnya membentuk suatu endapan akibat gaya grafitasi. Koagulasi ini terjadi karena adanya beberapa hal seperti pemanasan.

 

  • Browning

Browning merupakan salah satu Sifat protein yang ditandai dengan adanya suatu perubahan warna menjadi coklat. Hal ini ialah suatu reaksi pencoklatan enzimatis serta non enzimatis. Contohnya pencoklatan enximatis yang terlihat pada buah-buah dan juga sayuran yang mengandung suatu zat fenolik.

 

 


 

Demikianlah bahasan kita mengenai protein . Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Protein : Pengertian , Jenis , Struktur dan Fungsinya Lengkap . Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya :

√ Protozoa : Pengertian , Jenis dan Klarifikasinya Lengkap

√ Jaringan Epitel : Pengertian , Ciri , Jenis dan Fungsinya Lengkap

√ Mitokondria : Pengertian , Struktur dan Fungsinya Lengkap

√ Metabolisme : Pengertian , Proses dan Jenisnya Lengkap