Jenis – jenis Komoditas

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang komoditas. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

√ Komoditas : Pengertian, Karakteristik, Jenis dan Kelompoknya Lengkap


Pengertian Komoditas

Komoditas merupakan sesuatu benda nyata yang relatif mudah diperdagangkan, bisa diserahkan secara fisik, bisa disimpan untuk suatu jangka waktu tertentu dan bisa dipertukarkan dengan produk lainnya dengan jenis yang sama, yang umumnya bisa dibeli atau dijual oleh investor melalui bursa berjangka. Umumnya, komoditas ialah suatu produk yang diperdagangkan, termasuk valuta asing, instrumen keuangan dan indeks.


Karakteristik Komoditas

Karakteristik dari Komoditas yakni harga yang ditentukan oleh penawaran dan permintaan pasar bukannya ditentukan oleh penyalur ataupun penjual dan harga tersebut ialah berdasarkan perhitungan harga masing-masing pelaku Komoditas contohnya ialah (akan tetapi tidak terbatas pada) : mineral dan produk pertanian seperti bijih besi, minyak, ethanol, gula, kopi, aluminium, beras, gandum, emas, berlian atau perak, namun ada juga yang disebut produk “commoditized” (tidak lagi dikelompokkan berdasarkan merek) seperti komputer.


Jenis – Jenis Komoditas

1. Energi

Komoditas energi ialah semua produk hasil tambang serta eksplorasi yang bisa dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan bakar. Biasanya produk komoditas energi diperdagangkan secara internasional dalam satuan barrel, ton, dan metrik.

Beberapa produk yang termasuk dalam jenis komoditas energi yakni :

  • Batu bara
  • Gas alam
  • Bensin
  • Minyak bumi

2. Logam

Komoditas logam merupakan semua produk yang diciptakan dari pertambangan yang bersifat logam. Produk logam tersebut bids dikelompokan menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Logam yang berharga seperti : emas, perak, palladium, dan platinum)
  • Logam industri seperti : timah, aluminium, tembaga, magnesium, cobalt, titanium.
Baca Juga  Dampak Globalisasi

3. Pertanian

Komoditas pertanian merupakan semua produk yang diciptakan dari pertanian dan bisa dianfaatkan untuk memenuhi keperluan manusia. Jenis komoditas ini bisa dkelompokkan menjadi 2, yakni

  • Produk pertanian (jagung, beras, kedelai, gandum, kopi, kedelai, dan lain sebagainya).
  • Produk perhutanan (rotan, kapas, sawit, dan lain sebagainya).

4. Peternakan

Komoditas peternakan merupakan semua produk yang diciptakan dari perternakan yang berguna untuk manusia. Jenis komoditas peternakan ini bisa dikelompokkan menjadi 3, yaitu:

  • Hewan hidup (sapi, babi, ayam, ikan, dan lainnya).
  • Daging, susu, telur, dan lainnya.
  • Pakan hewan ternak.

Apabila dilihat dari sifatnya, secara umum komoditas bisa dikategorikan menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Komoditi keras (hard commodity), yakni komoditas dimana produk-produknya diperoleh dari alam melalui kegiatan pertambangan atau ekstraksi (logam, minyak bumi, dan lainnya).
  • Komoditas lunak (soft commodity), yakni komoditas dimana produk-produknya diperoleh dari hasil pertanian, peternakan, dan perhutanan (beras, jagung, kedelai, gandum, karet, daging sapi, telur, susu, dan lain sebagainya.

Kelompok Komoditas

1. Hard Commodity

Hard commodity meripakan komoditas yang didapatkan dari alam melalui kegiatan penambangan atau ekstraksi seperti minyak, gas alam, logam dan lainnya. Sebagian besar perdagangan komoditas keras dikendalikan dengan produk-produk energi seperti minyak dan gas alam.

Negara-negara yang disesuaikan pada ekspor barang-barang ini sangat dipengaruhi oleh nilai tukar mereka terhadap volatilitas harga barang-barang yang diekspor.

Logam bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, contohnya emas sangat populer sebagai nilai protektif dalam volatilitas pasar yang tinggi.

Logam industri seperti tembaga, besi dan aluminium menggambarkan pertumbuhan ekonomi global melalui kurva penawaran dan permintaan di masa depan.


2. Soft Commodity

Soft commodity merupakan barang pertanian atau peternakan seperti jagung, kedelai, biji kopi, gula dan sebagainya.

Baca Juga  Tujuan Koperasi

Cuaca dan keadaan alam mempunyai pengaruh besar pada barang sejenis ini, sehingga pergerakan harga bisa tiba-tiba berfluktuasi.

Berbeda dengan barang keras, barang lunak hanya bisa dijumpai di daerah tertentu di negara itu sebab keadaan alam yang berbeda.


Perdagangan Komoditas Antar Negara

Risiko di komoditas perdagangan, bukan hanya dari janji-janji yang bisa gagal, dikarenakan fluktuasi harga. Harga juga ditentukan dengan penawaran serta permintaan di pasar komoditas. Permintaan ditentukan oleh pertumbuhan penduduk, pemanfaatan peningkatan, dan penggunaan baru untuk substitusi.

Tawaran Beribah sebab peningkatan kapasitas produksi (total luas ditanam atau membangun pabrik baru), musim, cuaca baik atau buruk, melarang atau insentif pemerintah, bencana alam atau perang atau damai. Begitu banyak faktor yang tidak bisa diperkirakan.

Hal ini sudah mendorong timbulnya keperluan untuk melindung nilai. Keperluan akan nilai dipenuhi dengan pembuatan kontrak di LUAR mau di DALAM Bursa. Mulanya, kebutuhan untuk melakukan lindung nilai hanya merasa dalam perdagangan komoditas perternakan, akan tetapi semakin lama keperluan itu dirasakan untuk segala jenis komoditas, perbankan, cuaca, termasuk keuangan dan ekonomi.


Demikianlah bahasan kita mengenai komoditas. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Jenis – jenis Komoditas : Pengertian, Karakteristik & Kelompoknya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya