Sifat – Sifat Cahaya

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang cahaya. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

√ Cahaya : Pengertian, Sifat dan Manfaatnya Lengkap


Pengertian Cahaya

Cahaya merupakan sebuah energi berbentuk gelombang elektromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang antara 380–750 nm.Pada bidang fisika, cahaya merupakan radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak. Selain itu, cahaya termasuk paket partikel yang dinamai foton.

Studi mengenai cahaya diawali dengan timbulnya era optika klasik yang mempelajari besaran optik seperti: intensitas, frekuensi atau panjang gelombang, polarisasi dan fase cahaya. Sifat-sifat cahaya dan interaksinya terhadap sekitar dilakukan dengan pendekatan paraksial geometris seperti refleksi dan refraksi serta pendekatan sifat optik fisisnya yakni : interferensi, difraksi, dispersi, polarisasi. Masing-masing studi optika klasik ini dinamai dengan optika geometris dan optika fisis.

Pada puncak optika klasik, cahaya didefinisikan sebagai gelombang elektromagnetik dan menimbulkan serangkaian penemuan dan pemikiran, sejak tahun 1838 oleh Michael Faraday dengan penemuan sinar katode, tahun 1859 dengan teori radiasi massa hitam oleh Gustav Kirchhoff, tahun 1877 Ludwig Boltzmann menyatakan bahwa status energi sistem fisik bisa menjadi diskrit, teori kuantum sebagai model dari teori radiasi massa hitam oleh Max Planck pada tahun 1899 dengan hipotesis bahwa energi yang teradiasi serta terserap bisa terbagi menjadi jumlahan diskrit yang disebut elemen energi, E.


Sifat – Sifat Cahaya

  • Cahaya Merambat Lurus

Saat berjalan di kegelapan, kita membutuhkan senter. Pada saat senter kamu nyalakan, bagaimana arah rambatan cahaya yang keluar dari senter tersebut? Cahaya dari lampu senter arah rambatannya mengikuti garis lurus. Benarkah cahaya merambat lurus? bisa membuktikan sifat cahaya ini dengan melakukan kegiatan berikut. Berdasarkan bisa atau tidaknya memancarkan cahaya, benda dikelompokkan menjadi benda sumber cahaya dan benda gelap. Benda sumber cahaya bisa memancarkan cahaya. Contoh dari benda sumber cahaya yakni Matahari, lampu, dan nyala api. Sedangkan, benda gelap tidak bisa memancarkan cahaya.

Baca Juga  Tulang Belikat

  • Cahaya Dapat Dipantulkan

Pemantulan cahaya terdapat 2 jenis yaitu pemantulan baur (pemantulan difus) dan pemantulan teratur. Pemantulan baur terjadi jika cahaya mengenai permukaan yang kasar atau tidak rata. Pada pemantulan ini, sinar pantul arahnya tak beraturan. Sedangkan, pemantulan teratur berlangsung apabila cahaya mengenai permukaan yang rata, licin, dan mengilap. Permukaan yang memiliki sifat seperti ini misalnya cermin. Pada pemantulan ini sinar pantul mempunyai arah yang teratur.
Cermin merupakan salah satu benda yang memantulkan cahaya. Berdasarkan bentuk permukaannya terdapat cermin datar dan cermin lengkung.


  • Cahaya Dapat Dibiaskan

Jika cahaya merambat melalui dua zat yang kerapatannya berbeda, cahaya tersebut akan dibelokkan. Peristiwa pembelokan arah rambatan cahaya sesudah melewati medium rambatan yang berbeda dinamai pembiasan.

Jika cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat, cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal. Contohnya cahaya merambat dari udara ke air. Sebaliknya, jika cahaya merambat dari zat yang lebih rapat ke zat yang kurang rapat, cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal. Contohnya ialah cahaya merambat dari air ke udara.

Pembiasan cahaya sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dasar kolam tampak lebih dangkal daripada kedalaman sebenarnya. Gejala pembiasan juga bisa dilihat pada pensil yang dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air. Pensil tersebut akan tampak patah.


  • Cahaya Dapat Diuraikan

Pelangi bisa terjadi dikarenakan adanya peristiwa penguraian cahaya (dispersi). Dispersi ialah penguraian cahaya putih menjadi berbagai cahaya yang berwarna. Cahaya matahari yang dilihat berwarna putih. Akan tetapi, sebenarnya cahaya matahari tersusun atas banyak cahaya berwarna. Cahaya matahari diuraikan dengan titik-titik air di awan sehingga terbentuk warna-warna pelangi.

Baca Juga  Sifat - Sifat Cermin

Manfaat Cahaya dalam kehidupan

1. Pemanfaatan cahaya sebagai pembangkit listrik tenaga surya

Selain menerangi dunia ternyata sinar matahari juga bisa digunakan sebagai pembangkit listrik,yang bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari.

Susunan dari proses kerja listrik tenaga matahari :

  • Modul panel surya memuat panas matahari lalu panas yang dihasilkan dirubah menjadi listrik DC/ Direct current
  • Listrik DC ini disimpan dalam battery/accu/aki sebab aki ialah arus DC, agar tidak overcharge maka diperlukan alat yang bernama charge controller
  • setelah listrik DC/Accu tersimpan maka supaya bisa dinikmati tentunya listrik DC yang diciptakan oleh modul panel surya dan yang tersimpan di aki/battery harus dirubah menjadi listrik AC/Alternating current, alat tersebut bernama inverter DC ke AC
  • Output dari power inverter inilah yang akhirnya melepaskan listrik alternating current atau serupa dengan PLN.

2. Fotosintesis

Fotosintesis, merupakan suatu proses pembuatan makanan pada tumbuhan. Fotosintesis berlangsung pada tumbuhan hijau tepatnya di daun yang mengandung klorofil. Tumbuhan menggunakan karbondioksida, air, serta dengan memanfaatkan energi cahaya matahari dalam proses fotosintesis. Hasil fotosintesis yakni berupa gula (glukosa) dan oksigen dan termasuk gas yang sangat penting bagi kehidupan. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan fragmen yang dinamai klorofil yang terdapat dalam organel yang disebut kloroplas.


3. Sinar X

Berjuta-juta manusia sudah tertolong nyawanya setelah sinar X ditemukan. Penyinaran itu digunakan dokter guna mendiagnosis segala sesuatu mulai dari TBC, tumor, sakit jantung, patah tulang, gigi yang terjepit dan sebagainya.


4. Membantu Penglihatan Kita

Bisa dilihat suatu benda karena benda tersebut memantulkan cahaya dan masuk ke dalam mata.


Manfaat cahaya lainnya

  • Kamera foto.
  • Sinar UV untuk menghilangkan flek2 hitam di wajah, selulit, dll.
  • Lampu dan alat penerangan lainnya.
  • Sebagai satuan jarak antar benda-benda langit.
  • Sinar ultraviolet untuk menjaga kesehatankulit(asalkan tidak terlalu
    panas ).
  • Digunakan oleh tumbuhan dari energi cahaya menjadi energi kimia dalam proses s intesis makanan.
  • Untuk menjemur pakaian,Sepatu dan alatrumah tangga lainnya.
Baca Juga  Reproduksi Ascomycota

Demikianlah bahasan kita mengenai cahaya. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Sifat – Sifat Cahaya : Pengertian & Manfaatnya Secara Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya