√ Dinding Sel : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

Diposting pada

√ Dinding Sel : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang dinding sel. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Dinding Sel : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap
√ Dinding Sel : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

 


 

Pengertian Dinding Sel

 

Dinding sel merupakan bagian di luar membran plasma yang membatasi ruang bagi sel untuk membesar.

Dinding sel mengakibatkan sel tidak bisa bergerak dan berkembang bebas, seperti hal nya sel tumbuhan. Tetapi, hal ini berakibat positif sebab dinding-dinding sel dapat memberikan dukungan, perlindungan dan penyaring (filter) bagi struktur dan fungsi sel sendiri. Dinding sel mencegah kelebihan air yang masuk ke dalam sel.

Dinding sel terbuat dari berbagai jenis komponen, tergantung golongan organisme. Pada tumbuhan, dinding-dinding sel sebagian besar tercipta oleh polimer karbohidrat (pektin, selulosa, hemiselulosa, dan lignin sebagai penyusun penting). Pada bakteri, peptidoglikan (suatu glikoprotein) menyusun dinding sel.

 


 


Fungsi Dinding Sel

 

  • Menentukan bentuk sel.
  • Menyokong dan memberi kekuatan secara mekanik (memungkinkan tanaman untuk tumbuh tinggi, dll).
  • Berfungsi untuk mencegah membran sel pecah dalam medium hipotonik atau tekanan turgor.
  • Mengatur laju dan arah pertumbuhan sel dan juga mengatur isi sel.
  • Bertanggung jawab pada bagian bentuk tumbuhan dan mengontrol morfogenesis tanaman.
  • Mempunyai peran dalam metabolisme.
  • Memberi perlindungan fisik dari serangan serangga dan pathogen.
  • Dinding sel mempunyai fungsi sebagai penyimpanan karbohidrat yang merupakan salah satu komponen dinding sel yang bisa digunakan lagi pada proses metabolisme lainnya
  • Dinding sel sangat penting untuk menghasilkan produk-produk seperti kertas, serat, serat kayu dan sumber energy
  • Berfungsi sebagai tabung untuk trasportasi jarak jauh.
  • Pada aktivitas fisiologis dan biokimia pada dinding sel memiliki fungsi untuk komunikasi antar sel-sel.
Baca Juga  √ Bakteri : Pengertian, Struktur, Reproduksi dan Klasifikasinya Lengkap

 


 

Struktur Dinding Sel

 

1.Struktur Dinding sel tumbuhan

Dinding sel tumbuhan adalah struktur tiga lapis dengan lamela tengah, dinding sel primer, dan dinding sel sekunder.

 

  • Lamela tengah merupakan lapisan terluar dan membantu dengan persimpangan sel ke sel serta menahan sel yang berdekatan. Lamela tengah bekerja seperti lem atau semen untuk sel-sel tumbuhan sebab mengandung pektin. Selama pembelahan sel, lamela tengah adalah yang pertama terbentuk.

 

  • Dinding Sel Primer, berkembang saat sel tumbuh, sehingga cenderung tipis dan fleksibel. dinging sel primer terbentuk antara lamela tengah dan membran plasma. Dan terdiri atas mikrofibril selulosa dengan hemiselulosa dan pektin. Lapisan ini memungkinkan sel untuk tumbuh dari waktu ke waktu namun tidak terlalu membatasi pertumbuhan sel.

 

  • Dinding sel sekunder, memiliki tekstur lebih tebal dan lebih kaku, sehingga memberikan perlindungan lebih untuk tanaman. Itu ada di antara dinding sel primer dan membran plasma. Dinding sel primer sebenarnya membantu menghasilkan dinding sekunder ini setelah sel selesai tumbuh.

Dinding sel sekunder terdiri dari selulosa, hemiselulosa dan lignin.

• Lignin merupakan polimer alkohol aromatik yang memberikan dukungan tambahan untuk tanaman. Dan membantu melindungi tanaman dari serangan serangga atau patogen. Lignin juga membantu pemindahan air dalam sel.

Komponen dinding sel tumbuhan

Komponen utama dinding sel tumbuhan ialah selulosa, karbohidrat yang membentuk serat panjang dan memberi dinding sel kekakuannya. Serat selulosa bersatu membentuk bundel yang disebut mikrofibril. Karbohidrat penting lainnya termasuk hemiselulosa, pektin, dan liginin. Karbohidrat ini akan menghasilkan jaringan bersama dengan protein struktural untuk membentuk dinding sel. Sel tumbuhan yang sedang dalam proses pertumbuhan memiliki dinding sel primer, yang tipis.

Baca Juga  √ Akomodasi : Pengertian , Ciri , Bentuk dan Jenisnya Lengkap

 


 

2.Struktur dinding sel pada jamur

Dinding sel pada jamur terdiri dari kitin, yaitu turunan glukosa yang mempunyai kesamaan dalam struktur selulosa. Kitin merupakan molekul yang sama dengan molekul yang dijumpai dalam eksoskeleton kaku pada hewan. seperti krustasea dan serangga. Lapisan kitin memiliki tekstur sangat keras. Dan pada dinding sel jamur juga terdapat glukan (polimer glukosa lainnya) bersama dengan protein dan lipid.

Protein yang ada pada dinding sel jamur disebut hidrofobin. Hidrofobin sendiri memiliki fungsi untuk memberikan kekuatan pada sel, membantu untuk mengendalikan pergerakan air yang masuk ke dalam sel, dan membantu sel jamur menempel ke permukaan. Dinding sel pada jamur merupakan lapisan paling luar sel serta mengelilingi membran sel.

 


 

3.Struktur dinding sel pada alga

Beberapa jenis alga, seperti ganggang hijau, memiliki dinding sel yang strukturnya sama dengan tumbuhan. Ganggang lainnya, seperti ganggang merah dan ganggang coklat, memiliki selulosa serta polisakarida atau fibril lainnya.

Kelompok ganggang yang disebut juga dengan diatom memiliki dinding sel yang terdiri dari asam silisik. Di dalam dinding sel alga terdapat molekul penting lainnya, seperti xilan, mannan, dan asam alginat.

 


 

4.Struktur dinding sel pada bakteri

Dinding sel pada bakteri umumnya tersusun dari peptidoglikan polisakarida yang berpori, jadi molekul kecil dapat melewatinya. Pada bakteri, dinding sel dan membran sel disebut dengan selubung sel. Dinding sel merupakan bagian terpenting guna kelangsungan hidup bakteri, sebab mempunyai fungsi untuk melindungi sel bakteri dari tekanan turgor internal dan mempersiapkan struktur mekanik untuk bakteri, yang bersel tunggal.

Bakteri memiliki konsentrasi molekul yang lebih tinggi di dalam jika dibandingkan dengan lingkungan luar, jadi dinding sel pada bakteri bisa menghentikan air mengalir ke dalam sel. Dinding sel pada bakteri mempunyai ketebalan yang beragam yang dapat memungkinkan pewarnaan gram. Pewarnaan gram ini memiliki fungsi untuk identifikasi umum bakteri seperti bakteri dengan dinding sel tipis ialah gram negatif, sedangkan bakteri dengan dinding sel tebal adalah gram positif.

Baca Juga  √ Sentriol : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai dinding sel. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Dinding Sel : Pengertian, Fungsi dan Strukturnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya