√ Listrik Statis : Pengertian, Proses, Rumus dan Contohnya Lengkap

Diposting pada

√ Listrik Statis : Pengertian, Proses, Rumus dan Contohnya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang listrik statis. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Listrik Statis : Pengertian, Proses, Rumus dan Contohnya Lengkap
√ Listrik Statis : Pengertian, Proses, Rumus dan Contohnya Lengkap

 


 

Pengertian Listrik Statis

 

Listrik statis ialah sebuah ketidakseimbangan muatan listrik dalam atau pada permukaan benda. Muatan listrik akan tetap ada hingga benda kehilangannya dengan cara sebuah arus listrik melepaskan muatan listrik. Listrik statis kontras dengan arus listrik, yang mengalir melewati kabel atau konduktor lainnya dan menyebarkan listrik.

Sebuah muatan listrik statis dibuat setiap kali 2 permukaan terhubung dan terpisah, dan setidaknya salah satu permukaan memiliki resistensi yang tinggi terhadap arus listrik (dan sebab itu ialah isolator listrik). Efek listrik statis yang akrab bagi kebanyakan orang sebab orang bisa merasakan, mendengar, dan bahkan melihat percikan sebagai kelebihan muatan dinetralkan ketika dibawa dekat dengan konduktor listrik yang besar.

 


 

Proses Terjadinya Listrik Statis

 

Peristiwa listrik statis bisa berlangsung baik pada isolator maupun konduktor. Peristiwa listrik statis terjadi sesudah adanya materi yang menjadi bermuatan sebab proses gesekan (gosokan). Disebut dengan charging by friction, atau menjadi bermuatan sebab gesekan. Gesekan atau gosokan antara 2 materi ini akan membuat electron dari atom materi yang satu berpindah ke atom materi yang lain, maka kedua materi menjadi bermuatan. Materi yang melepaskan elektronnya, akan menjadi bermuatan positif, sebaliknya bermuatan negatif. Sehingga, perpindahan elektron pada peristiwa listrik statis berlangsung sebab proses gesekan atau gosokan.

Baca Juga  √ Komet : Pengertian, Ciri, Bagian, Jenis dan Contohnya Lengkap

Sesudah materi menjadi bermuatan listrik maka berlangsunglah peristiwa listrik statis, seperti penggaris plastik bermuatan menarik serpihan kertas. Penggaris plastik yang mulanya tidak bermuatan atau netral digosok-gosok dengan kain wol, elektron-elektron yang berada pada kain wol akan berpindah ke penggaris plastik tersebut. Dampaknya, penggaris plastik disebut sebagai benda yang bermuatan listrik negatif. Pada saat penggaris tersebut didekatkan ke sobekan kertas, sobekan kertas akan tertarik oleh penggaris. Hal tersebut menampilkan kalau benda yang bermuatan listrik negatif dapat menarik benda-benda ringan di sekitarnya yang bermuatan listrik positif.

Selain penggaris plastik, contoh peristiwa listrik statis yang lain ialah rambut panjang berdiri saat menyentuh kubah generator Van de graff, terjadinya petir dengan kilat cahaya yang disertai suara guruh, dan sebagainya. Pada hakikatnya fenomena listrik statis ini berlangsung sebagai upaya pelepasan muatan (discharge) dari materinya yang bermuatan listrik untuk kembali menjadi netral.

 


 

Gaya dan Rumus Listrik Statis

 

Hukum Coulomb ialah suatu hukum fisika yang sudah disimpulkan oleh seorang ilmuan bernama Charles Augustin de Coulomb.

Coulomb menyimpulkan kalau suatu benda yang mempunyai muatan sejenis akan saling tolak menolak pada kuadrat yang sama sementara muatan yang berlawanan akan saling tarik menarik pada muatan kuadrat yang sama.

Gaya listrik statis dinamai dengan gaya elektrostatis atau gaya Coulomb. Gejala kelistrikan ini ternyata dapat dihitung serta dibuktikan menggunakan rumus-rumus seperti dibawah ini :

 

1. Gaya Coulomb

2. Kuat Medan Listrik (E)


3. Energi Potensial (EP)


4. Potensial Listrik (V)


5. Usaha (W)


6. Kapasitor Keping Sejajar (C)


7. Energi Kapasitor (W)


8. Bola Kapasitor

Keterangan Rumus:

  • Q : Muatan Sumber
  • Q : Muatan Uji
  • ε0 : Permitivitas ruang hampa
  • R : Jarak antar muatan
  • k : 8,99 x 109 N m2 C-2
  • K : koefsien dielektrik
  • A : luas penampang pada plat
  • d : Jarak antar keping
  • WAB : Usaha memindahkan muatan dari A ke B
  • r : Jari-jari Bola
Baca Juga  √ Hukum Ohm : Pengertian, Bunyi, Rumus dan Contohnya Lengkap

 


 

Contoh Listrik Statis

 

Berikut ini merupakan conoth listrik statis pada kehidupa sehari-hari :

  • Debu yang menempel pada layar tv
  • Kain sutra apabila kita gosok dengan batang kaca. Maka akan berlangsung reaksi tarik-menarik antara kedua benda tersebut. Karena elektron dari batang kaca berpindah ke kain sutera sehingga batang kaca akan bermuatan positif dan batang kaca akan bermuatan negatif
  • Menggosokan balon dengan tangan yang kering
  • Pada saat kita menyisir rambut, tanpa disadari kadang – kadang rambut terbawa berdiri sendiri beriringan dengan gerakan sisir. Hal ini terjadi sebab adanya interaksi muatan antar sisir dengan rambut.
  • Penggaris yang digosok-gosok pada rambut atau tangan kering ini bisa menarik potongan kertas kecil.
  • Jika kita mendekatkan tangan ke layar TV yang baru saja dimatikan. Perhatikan bulu pada tangan akan berdiri.
  • Apabila penggaris plastik digosok dengan kain woll. Maka kedua benda tersebut mempunyai muatan netral, namun sewaktu 2 benda tersebut digesekkan maka akan ada perpindahan elektron dari kain woll ke penggaris plastik. Jadi penggaris plastik bermuatan negatif dan kain woll bermuatan positif.

 

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai listrik statis. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Listrik Statis : Pengertian, Proses, Rumus dan Contohnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya