Pengertian Teks Anekdot , Ciri-Ciri , Jenis , Tujuan ,Struktur dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Pengertian Teks Anekdot , Ciri-Ciri , Jenis , Struktur dan Contoh Terlengkap –  Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . kali ini kita akan membahas tentang pengertian teks anekdot,ciri – ciri , struktur secara lengkap ,simak bahasan nya dibawah ini

 

√ Pengertian Teks Anekdot , Ciri-Ciri , Jenis , Struktur dan Contoh Terlengkap
√ Pengertian Teks Anekdot , Ciri-Ciri , Jenis , Struktur dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Teks Anekdot

Teks Anekdot ialah cerita singkat yang di dalamnya mengandung unsur lucu dan memiliki tujuan untuk melakukan kritikan. Teks anekdot biasanya bertemakan tentang layanan publik, politik, lingkungan, dan sosial.
Di dalam teks anekdot , perlu diketahui bahwa teks anekdot tidak hanya berisikan kisah-kisah cerita lucu saja melainkan terdapat juga amanat, pesan moral, dan ungkapan tentang suatu kebenaran secara umum.

 

Ciri-ciri Teks Anekdot

  1. Teks anekdot bersifat humor atau lelucon, artinya teks anekdot berisikan kisah-kisah lucu atau bualan.
  2. Bersifat menggelitik, artinya teks anekdot akan membuat pembacanya merasa terhibur dengan kelucuan yang ada dalam teks.
  3. Bersifat menyindir
  4. Bisa jadi mengenai orang penting
  5. Memiliki tujuan tertentu
  6. Kisah cerita yang disajikan hampir menyerupai dongeng
  7. Menceritakan tentang karakter hewan dan manusia sering terhubung secara umum dan realistis

 

Jenis-jenis teks anekdot

     1. Anekdot Berdasarkan Sifat Peristiwa

 

Anekdote Nonfiksi

Anekdot nonfiksi yaitu teks yang berisikan tentang peristiwa atau kejadian nyata antara tokoh dengan latar belakang yang sebenarnya. biasanya teks anekdot ini berdasarkan kejadian sehari- hari atau pemangalaman hidup penulis tersebut

 

Anekdot Fiksi
Anekdot Fiksi yaitu teks anekdot yang berisikan tentang kisah fiksi atau khayal. Dalam teks anekdot fiksi ini menggunakan tokoh rekaan dan latar rekaan. Tetapi kadang juga terdapat teks anekdot dengan tokoh yang asli, tetapi latar yang digunakan bersifat fiktif dan sebaliknya.

 

  2. Anekdot Berdasarkan Tokoh

 

Anekdot tokoh nonfiksi yaitu teks yang dibuat dengan sumber dari kisah nyata dengan tokoh-tokoh terkenal, anekdot ini biasanya diceritakan sendiri oleh tokoh yang bersangkutan atau orang lain yang mengetahui kejadian yang sebenarnya.

 

Anekdot tokoh fiksi yaitu anekdot yang menceritakan tentang tokoh terkenal yang merupakan rekaan dari pengarangnya. tokoh yang ada di dalam cerita ini bisa diambil dari tokoh film dan tokoh novel

 

Anekdot sufi yaitu anekdot yang berisi tentang kisah – kisah sufi atau tokoh agama.

Anekdot sufi menceritakan tentang pengalaman sehari – hari dari seorang sufi. Sedangkan sufi yang diceritakan dalam teks anekdot ini bersifat nonfiksi bisa juga fiksi.

 

Anekdot binatang yaitu teks yang berisikan dari cerita dengan menggunakan tokoh seekor binatang. Tetapi, anekdot ini mengumpamakan binatang sama seperti layaknya manusia. dalam hal ini binatang bisa berbicara serta berfikir seperti layak nya manusia. Anekdot ini sering pergunakan untuk menceritakan tentang nilai-nilai dalam kehidupan. Tetapi, anekdot ini juga bisa berisi tentang mengkritik seseorang.

 

Tujuan Teks Anekdot

  1. Menghibur pembaca.
  2. Membangkitkan tawa para pembaca.
  3. Sarana untuk mengkritik dan menyindir.
  4. Menggambarkan karakter-karakter dengan singkat dan langsung pada intinya.

 

 

Kaidah-kaidah Teks Anekdot

       1. Menggunakan waktu lampau
Anekdot dibuat dengan menggunakan waktu lampau. Cerita – cerita dalam anekdot biasanya dimulai dengan kata kemarin, sejak, dulu, pada satu waktu, suatu hari, dan sejenisnya

       2. Menggunakan pertanyaan retorik
Anekdot dibuat dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan retorik, yaitu pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban. Dengan pertanyaan retorik, kesan lucu cerita anekdot dapat terasa.

       3. Menggunakan kata kerja
Anekdot disusun dengan menggunakan verba atau kata kerja. Hal ini dimaksudkan agar aktivitas atau kegiatan terlihat dengan jelas.

       4. Menggunakan konjungsi atau kata sambung
Teks anekdot tidak dapat terlepas dari kata sambung atau konjungsi. Konjungsi ini digunakan untuk menyambungkan kata-kata,frasa,kalimat,dan paragraf. Tanpa konjungsi, paragraf. Tanpa konjungsi, paragraf demi paragraf tidak tersusun secara sistematis.

    

      5. Menggunakan kalimat perintah
Anekdot dibuat dengan menggunakan kalimat perintah untuk memudahkan pemahaman strukturnya.

 

 

Struktur Teks Anekdot

        1. Abstraksi, bagian ini terletak pada bagian awal paragraf, pada bagian ini berisikan gamabaran awal tentang isi dari teks anekdot.

       2. Orientasi, pada bagian ini berisikan awal mula, latar belakang terjadinya suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam teks.

       3. Event, bagian ini berisikan tentang rangkaian sebuah peristiwa yang terjadi dalam teks.

       4. Krisis, bagian ini berisikan tentang pemunculan permasalahan yang terjadi dalam teks anekdot.

       5. Reaksi, bagian ini berisikan langkah penyelesaian masalah yang timbul dalam bagian krisis.

       6. Koda, pada bagian ini akan muncul perubahan yang terjadi pada tokoh dalam teks.

       7. Re-orientasi, bagian ini merupakan bagian akhir dari teks sekaligus sebagai penutup dari teks itu sendiri.

 

 

Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya

Abstraksi :

Suatu hari ada 2 sahabat bernama riska dan nia yang bertemu di sebuah mall

Orientasi :

sambil berjalan – jalan di mall ,riska mampir ke tempat makan dimall tersebut untuk makan dan tidak sengaja ada nia yang sedang makan juga ditempat yang sama ,dan mereka saling lihat satu sama lain

Krisis :

Riska : “hei nia, apa kabar?” (sambil meraih tangan nia yang sengaja mengajak salaman)

Nia : “kabarku baik, kamu gimana ris kabar nya ?”

Riska :“kabar ku baik juga kok , apa kamu beneran sehat ris ?”(sambil tertawa kecil)

Reaksi:

Nia :”iya sehat ris, apa aku kelihatan seperti orang  lagi sakit ya? ( merasa bingung) ”

Riska :”iya, coba liat kaki kamu, kecil kan , bandingin sama kaki aku”

Koda:

Nia :”kakimu sakit ris ? Kok kayak bengkak gitu ”

Riska :”ini bukan bengkak, emang aku gendut”

Re-orientasi

Mendengar perkataan riska nia tertawa dan riska pun tertawa juga

 

Demikian bahasan kita tentang teks anekdot ,terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir ke artikel √ Pengertian Teks Anekdot , Ciri-Ciri , Jenis , Struktur dan Contoh Terlengkap , semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

 

Baca Juga Artikel

Baca Juga  √ Simbiosis : Pengertian , Jenis dan Contohnya Lengkap
Baca Juga  √ Protein : Pengertian , Jenis , Struktur dan Fungsinya Lengkap
Baca Juga  √ Novel : Pengertian , Ciri , Jenis , Struktur dan Unsur Lengkap
Baca Juga  Pengertian Teks Observasi , Ciri-Ciri , Fungsi , Tujuan dan Contoh Terlengkap
Baca Juga  √ Biografi : Pengertian , Ciri , Jenis , Struktur dan Contohnya Lengkap