√ Definisi : Pengertian , Ciri , Tujuan , Syarat dan Jenis Lengkap

Diposting pada

√ Definisi : Pengertian , Ciri , Tujuan , Syarat dan Jenis Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang definisi . Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Definisi : Pengertian , Ciri , Tujuan , Syarat dan Jenis Lengkap
√ Definisi : Pengertian , Ciri , Tujuan , Syarat dan Jenis Lengkap

 


Pengertian Definisi

 

Definisi berasal dari Bahasa Latin yaitu dari kata definitio yang berarti penentuan arti atau pembatasan . Definisi ialah suatu batasan atau arti, dapat juga diartikan kata, frasa, atau kalimat yang mengungkapkan makna, keterangan, atau ciri utama dari orang, benda, proses, ataupun aktivitas.

pengertian definisi adalah keterangan yang merupakan uraian atau penjelasan tentang arti suatu kata atau ungkapan yang membatasi makna suatu kata atau ungkapan tersebut.

Dan dapat dikatakann juga bahwa Kata atau ungkapan yang hendak dijelaskan disebut definiendum, sedangkan bagian yang menjelaskan definiendum itu disebut definiens.


 

Pengertian Definisi Menurut Para Ahli

 

  • Menurut W. Poespoprodjo

Sedangkan menurut W. Poespoprodjo, EK T Gilarso, di dalam Logika Ilmu Menalar: Dasar-dasar Berpikir Tertib, Logis, Kritis, Analitis, Dialektis, cet. 1, Pustaka Grafika, Bandung, 1999, hal. 67., ia berpendapat bahwa Definisi adalah perumusan yang singkat, padat, jelas dan tepat yang menerangkan “apa sebenarrnya suatu hal itu” sehingga dapat dengan jelas dimengerti dan dibedakan dari semua hal lain.

 

  • Menurut Solomon, Robert C.

dalam Introducing Philosophy: A Text With Readings, 3rded., Harcourt Brace Jovanovich, Inc., Florida, 1985, hal.234 menyatakan bahwa Definisi adalah suatu pernyataan yang memberikan arti pada sebuah kata atau frase.

 

  • Menurut Rescher, Nicholas

Arti Definisi jika kita lihat menurut Rescher, Nicholas, dalam Introduction to Logic, St. Martinis Press, New York, 1964, hal. 30, adalah sebuah penjelasan tentang arti sebuah kata. Di dalam artian luas bahwa Penjelasan harus membuat jelas definisi yang dimaksudkan dan definisi berhubungan dengan kata bukan benda.

 

  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

definisi diartikan sebagai kata, frasa, atau kalimat yang mengungkapkan makna, keterangan, atau ciri utama dari orang, benda, proses, atau aktivitas; batasan (arti); dan rumusan tentang ruang lingkup dan ciri-ciri suatu konsep yang menjadi pokok pembicaraan atau studi.


 

Ciri – Ciri Definisi

 

Adapun arti atau makna kata bisa diartikan sebagai definisi jika terdapat unsur kata atau istilah yang didefinisikan, atau lazim disebut definiendum. Dalam arti tersebut harus terdapat unsur kata, frasa, atau kalimat yang berfungsi menguraikan pengertian, lazim disebut definiens, dan juga harus ada pilihan katanya. Pilihan kata tersebut ialah di mana definiens dimulai dengan kata benda, didahului kata adalah

Selanjutnya definiens dimulai dengan selain kata benda umpamanya kata kerja atau didahului kata yaitu. Contohnya Setia yaitu merasa terdorong untuk mengakui, memahami, menerima, menghargai, menghormati, mematuhi, dan melestarikan. Selain itu, definiens juga diharuskan memberi pengertian rupa atau wujud diawali kata merupakan, seperti kalimat Mencintai merupakan tindakan terpuji untuk mengakhiri konflik.

 


Syarat Syarat Definisi

 

Syarat-syarat pembuatan definisi menurut Bakry dalam bukunya Logika Praktis Dasar Filsafat dan Sarana Ilmu ialah sebagai berikut:

  • Harus menyatakan ciri-ciri secara hakiki dari apa yang akan dijabarkan atau dideskripsikan beserta ciri pembedanya yang khas atau penting.

 

  • Harus merupakan suatu kesetaraan arti dengan hal yang diberi makna, maksudnya lingkup artian tidak terlampau sempit dan tidak terlampau luas.

 

  • Harus menghindarkan pernyataan yang memuat syarat yang diberi makna, artinya tidak boleh berputar-putar, tidak boleh berbelit-belit baik secara langsung atau tidak langsung pada subyek yang didefinisikan.

 

  • Harus sedapat mungkin dinyatakan dalam bentuk rumusan yang positif, yaitu sebisa mungkin dihindari dari pernyataan negatif.

 

  • Harus dinyatakan secara tepat, singkat, dan jelas terlepas dari rumusan yang kabur, ambigu, tidak boleh menggunakan bahasa kiasan. Sebab, maksud membuatnya dari suatu istilah adalah untuk memberi penjelasan serta menghilangkan makna ganda, maka dengan dipakainya istilah-istilah yang kabur atau ambigu dapat menghalangi maksud tersebut.

 


Tujuan dalam Membuat Definisi

  • Menumbuhkan istilah baru dan menambah perbendaharaan kata
  • Menghilangkan ambiguitas
  • Memperjelas arti suatu kata
  • Menjelaskan secara teoritis
  • Mempengaruhi tingkah laku

 

Jenis – Jenis Definisi

 

1). Definisi nominal atau definisi verbal

Definisi nominal atau definisi verbal merupakan definisi yang paling sederhana dan bersifat sementara karena hanya memberi penjelasan etimologis atau memberi sinonim kepada istilah yang ingin dijabarkan dan tidak memberi pengertian dasar mengenai sesuatu yang dijelaskan itu.

 

2). Definisi nominal umum

Definisi nominal umum adalah definisi yang pada umumnya diterima oleh semua orang, yang memberi penjelasan tentang suatu kata atau ungkapan dengan sesuatu yang sesuai dengan pemahaman umum.

Contoh Definisi nominal umum :

Suami adalah pria yang telah menikah

 

3). Definisi nominal khusus

Defenisi nominal khusus adalah definisi yang bersifat relatif dan seringkali juga subjektif. Oleh karena itu, tidak berlaku umum, atau kendatipun dikenal umum, kata atau ungkapan itu memiliki arti yang berbeda-beda.

Contoh Definisi Nominal : kata atau ungkapan “bebas”, “gotong royong”, dan sebagainya.

 

4). Definisi Real

Defenisi real dianggap searti dengan definisi analitis atau definisi eksplikatif. Definisi real dapat dibagi menjadi definisi esensial dan definisi deskriptif.

 

5). Definisi Esensial

Definisi esensial adalah definisi yang benar-benar sanggup memberi pengertian yang hakiki tentang sesuatu yang hendak dijelaskan.

Definisi esensial merupakan penjelasan lewat uraian bagian-bagian yang esensial tentang sesuatu tersebut.

Prinsip penyusunan definisi esensial ialah pergenus et differentiam, yakni penyusunan definisi dari genus proximum (proximate genus) dan differentia specifica.

Definisi esensial kemudian dibagi lagi atas definisi esensial fisik dan definisi esensial metafisik.

 

  • Definisi Esensial Fisik

Definisi esensial fisik adalah penjelasan yang mengacu pada uraian bagian-bagian yang mewujudkan esensi sesuatu yang menjadi definiendum.

Contoh Definisi Esensial Fisik :

Manusia adalah hewan berakal budi yang terdiri atas tubuh dan jiwa.

 

  • Definisi Esensial Metafisik

Definisi Esensial Metafisik adalah definisi yang paling ideal, yang benar-benar terdiri atas genus proximum dan differentia specifica.

Contoh Definisi Esensial Metafisik oleh Aristoteles :

Homo est animal rationale yang artinya manusia adalah hewan yang berakal budi.

 

6). Definisi Deskriptif

Definisi deskriptif ialah penjelasan yang mengacu pada suatu uraian tentang ciri-ciri khusus yang dipunyai oleh sesuatu yang dijelaskan itu.

Definisi deskriptif bisa dibedakan lagi menjadi definisi kausal, definisi genetik, dan definisi aksidental.

 

7). Definisi Kausal

Definisi kausal ialah definisi yang menjelaskan sebab-akibat sesuatu yang menjadi definiendum.

Contoh Definisi Kausal :

Pena adalah alat yang dibuat manusia untuk menulis.

 

8). Definisi Genetik

Definisi genetik merupakan definisi yang memberi penjelasan tentang asal usul atau menguraikan bagaimana sesuatu itu terjadi.

Contoh Definisi Genetik :

Awan adalah uap air yang menguap ke udara karena pemanasan laut yang disinari oleh matahari.

 

9). Definisi Aksidental

Definisi aksidental adalah definisi yang disusun dari genus proximum dan accidentia.

Jadi dapat diartikan bahwa definisi aksidental adalah definisi yang menyebut semua ciri-ciri aksidental dari sesuatu yang menjadi definiendum itu.

Cntoh Definisi Aksidential :

Kucing adalah hewan berkaki empat , mempunyai bulu yang halus , mempunyai bola mata yang indah dan seterusnya”.

 


Tehnik-Tehnik Menyusun Definisi

 

  • Definisi Ekstensional atau Denotatif

Dengan menunjukkan kelas ditunjukkan oleh definiendium, definisi ekstensional bisa mendefinisikan arti dari suatu kata. Setidaknya ada tiga cara untuk menunjukkan anggota kelas, untuk merujuk kepada mereka, penamaan mereka secara individu, penamaan mereka sesuai dengan kelompok.

 

  • Definisi Intensional

Definisi A guna menetapkan arti dari sebuah kata dengan menunjukkan kualitas atau karakteristik yang terkandung dalam kata. Sebagai Ice contoh kalimat adalah air beku.

 

 

Demikianlah bahasan kita mengenai definisi . Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Definisi : Pengertian , Ciri , Tujuan , Syarat dan Jenis Lengkap . Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

 

Baca Juga Artikel Lainnya

Baca Juga  √ Teks Pidato : Pengertian , Ciri , Jenis , Metode dan Contohnya Lengkap

Baca Juga  Pengertian Konjungsi Subordinatif , Jenis dan Contoh nya Secara Lengkap

Baca Juga  √ Kalimat Persuasif : Pengertian, Ciri, Jenis, Fungsi & Contohnya Lengkap

Baca Juga  √ Interjeksi ( Kata Seru ) : Pengertian , Ciri , Jenis dan Contohnya Lengkap

Baca Juga  Pengertian Konjungsi Korelatif , Ciri - Ciri dan Contoh Secara Lengkap