Struktur Zygomycota

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang zygomycota. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

√ Zygomycota : Pengertian, Ciri, Reproduksi dan Contohnya Lengkap


Pengertian Zygomycota

Zygomycota merupakan kelompok jamur yang mempunyai struktur dorman sementara yang bernama zigosporangium (tunggal). Di dalam zigosporangia (jamak) ini terbentuk spora bulat yang dinamai zigospora, yang terbentuk pada saat reproduksi seksual. Secara sederhana, Jamur Zigot ialah jamur yang memproduksi zigot.

Hanya terdapat 1050 spesies yang sudah dinamai pada filum Zygomycota, tetapi spesies-spesies tersebut sangat bervariasi.

Hifa Jamur Zygomycota bisa tidak bersekat yang mempunyai banyak inti (senositik), atau membentuk septa hanya ketika gamet terbentuk atau untuk memberi batas pada hifa yang mati. Beberapa dari jamur ini ialah cendawan yang biasa dijumpai pada roti (Rhizopus stolonifer).
sporangia-rhizopus.


Ciri – Ciri Zygomycota

  • Hifa tidak bersekat dan memiliki sifat koenositik (mempunyai beberapa inti).
  • Dinding sel tersusun dari kitin.
  • Reproduksi aseksual dan seksual.
  • Hifa memiliki fungsi untuk menyerap makanan, yang disebut rhizoid.

Reproduksi Zygomycota

  • Reproduksi Secara Generatif (seksual) Zygomycota

Terjadi dengan cara pembentukan spora generatif (Zygospora) melalui peleburan antara hifa yang berbeda jenisnya. Awalnya kedua hifa yang berbeda akan bersentuhan. Kedua ujungnya membentuk gametangium yang mempunyai banyak inti haploid. Kemudian inti haploid ini akan membentuk zygospora diploid. Kemudian zygospora berkecambah dan tumbuh menjadi sporangium. Didalam sporangium ini nantinya akan terjadi pembelahan meiosis dan menciptakan spora haploid. Spora haploid keluar, apabila jatuh di tempat yang sesuai akan tumbuh menjadi individu baru.

Baca Juga  Reproduksi Echinodermata

  • Reproduksi secara Vegetatif (aseksual) Zygomycota

Berlangsung dengan proses fragmentasi hifa dan membangun spora vegetatif (spongiospora). Hifa dewasa akan terputus dan terpisah, selanjutnya tumbuh menjadi hifa jamur yang baru. Hifa dewasanya akan mempunyai sporangiopfor pada bagian hifanya, nah pada ujung sporangiofor ini terdapat kotak spora (sporangium) yang di dalamnya terjadi pembelahan sel secara mitosis dan menciptakan sporangiospora berkromosom haploid.


Cara Hidup Zygomycota

Sebagian besar dari Zygomycota hidup dalam saproba (pengurai) di tanah, pada sisa-sisa organisme yang telah mati atau sudah membusuk, dan makanan seperti tempe, nasi dan roti. Beberapa dari jenis Zygomycota ini hidup dengan bersimbiosis mutualisme pada akar tumbuhan dengan membangun mikoriza.

Hubungan simbiosis mutualisme Zygomycota dengan tumbuhan ialah Zygomycota akan mendapatkan nutrisi yang berupa zat organik yang berasal dari inang tumbuhan, sementara akar tumbuhan inang bisa meningkatkan penyerapan air dan mineral yang berasal dari dalam tanah. Ada juga jenis jamur Zygomycota hidup parasit yang mengakibatkan penyakit, seperti jamur penyebab pembusukan pada tanaman ubi-ubian.


Struktur Tubuh Zygomycota

Jamur ini dinamakan Zygomycota sebab membentuk spora istrahat berdinding tebal yang disebut zigospora. Zigospora ini ialah hasil peleburan menyeluruh antara 2 gametangium yang sama atau berbeda.
Jamur yang tergolong divisi ini hidup di darat, di atas tanah, atau pada tumbuhan dan hewan yang sudah membusuk.

Stuktur tubuh Zygomycota mempunyai miselium yang bercabang banyak dan tidak bersekat-sekat dengan dinding sel mengandung kitin. Hifanya bersifat senositik. Septa hanya dijumpai pada sel-sel bereproduksi. Tubuh zygomycota. Bagian tertentu dari zygomycota membentuk sporagium yang didukung sporangiofor. Sporagium ialah struktur penghasil spora vegetatif. Alat reproduki seksual ialah zigosporagium yang berdinding tebal dan berwarna kehitaman. Nama zygomycota menujukan alat reproduksi seksual tersebut. Zigomycota tidak memiliki tubuh buah.

Baca Juga  Jenis - Jenis Tulang

Ada beberapa tipe hifa pada Zygomycota yaitu :

  • Stolon : hifa yang membangun jaringan pada permukaan substrat. Contohnya jamur pada roti
  • Rizoid : hifa yang menembus substrat serta memiliki fungsi sebagai jangkar untuk menyerap makanan
  • Sporangiofor : hifa yang tegak dipermukaan substrat dan mempunyai sporangium globuler diujungnya.

Contoh Zygomycota

  • Murcor mucedo : hidup sebagai saprofit pada sisa tumbuhan dan hewan, contohnya kotoran hewan dan roti busuk. Dari miselium pada subtratnya timbul benang-benang tegak dengan sporangium pada ujungnya. Sporangium ini berisi spora. Apabila sporangium sudah matang, akan pecah maka spora akan tersebar keluar. Spora akan tumbuh menjadi miselium baru. Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan gametangium.
  • Murcor javanicus : berperan dalam pembuatan tapai sebab jamur ini terdapat dalam ragi tapai. Jamur ini termasuk makhluk hidup yang memiliki daya untuk mengubah tepung menjadi gula.
  • Rhizopus sp : terdapat pada ragi tempe ini memiliki daya untuk memecah putih telur dan lemak. Oleh sebab itu, ia berperan dalam pembuatan tempe dan oncom putih. Jamur tempe memiliki hifa yang berguna untuk menyerap makanan dari kacang kedelai. Dalam waktu 2-3 hari, kumpulan hifa tersebut akan membungkus kedelai yang disebut tempe. Selain pada tempe, jamur ini juga bisa tumbuh di tempat-tempat yang lembap.
  • Rhizophus stolonifera : Jamur ini terlihat sebagai benang-benang berwarna putih, mempunyai rizoid dan stolon. Merupakan saprofit yang hidup pada bungkil kedelai serta bermanfaat dalam pembuatan tempe.
  • Rhizophus nigricans: Jamur ini bisa memproduksi asam fumarat.
  • Pilobolus sp : Jamur ini sering disebut ‘pelempar topi’ atau cap thrower, sebab jika sporangiumnya telah masak, jamur ini dapat melontarkannya sampai sejauh 8 meter. Spora tersebut lalu menempel pada rumput atau tumbuhan lain. Pada saat tumbuhan tersebut dimakan hewan, spora jamur yang melekat tersebut akan berkecambah di dalam saluran pencernaan dan akan tumbuh pada kotoran yang dikeluarkan hewan tersebut.
Baca Juga  Reproduksi Ascomycota

Demikianlah bahasan kita mengenai zygomycota. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Struktur Zygomycota : Pengertian, Ciri, Reproduksi & Contohnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya