√ Difusi : Pengertian, Proses, Jenis dan Faktornya Lengkap

Diposting pada

√ Difusi : Pengertian, Proses, Jenis dan Faktornya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang difusi. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Difusi : Pengertian, Proses, Jenis dan Faktornya Lengkap
√ Difusi : Pengertian, Proses, Jenis dan Faktornya Lengkap

 


 


Pengertian Difusi

 

Difusi merupakan suatu peristiwa perpindahan suatu zat di dalam pelarut dari konsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Peristiwa difusi tidak bisa terlepas dari gradien konsentrasi yang merupakan perbedaan konsentrasi yang berada pada larutan. Difusi akan terus berlangsung sampai semua partikel tersebar luas secara meratadan mencapai keadaan kesetimbangan dimana proses perpindahan molekul tetap terjadi walaupun tidak terdapat perbedaan konsentrasi.

Peristiwa difusi seringkali dijumpai dalam kegiatan sehari-hari. Contoh yang sederhana dari perihal difusi ialah pemberian gula pada cairan teh tawar. Proses tersebut akan memungkinkan teh tawar menjadi manis. Contoh lainnya ialah air panas dari dalam termos akan berdifusi dalam udara. Difusi yang paling sering terjadi ialah difusi molekuler. Yakni difusi yang terjadi dari perpindahan sebuah lapisan molekul yang diam dari fluida.

 


 

Proses Difusi

 

Proses difusi bisa terjadi apabila terdapat pergerakan pada partikel dalam suatu zat, partikel ini bergerak dalam konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah, sehingga proses ini disebut sebagai proses perpindahan atau transportasi. Dalam proses difusi tidak memerlukan energi, namun ada satu syarat supaya partikel tidak membutuhkan energi, yaitu partikel harus berukuran lebih kecil dari ukuran air dan lemak, sehigga partikel ini bisa larut dalam air atau lemak.

Baca Juga  √ Insecta : Pengertian, Ciri, Sistem Organ dan Klasifikasinya Lengkap

Kecepatan larut difusi hanya ditentukan dengan jumlah zat yang ada, jumlah celah pada memberan sel dan kecepatan gerak kinetik. Cara kerja atau terjadinya proses difusi sangat sederhana, contohnya seperti

2 proses terjadinya difusi berikut.

  • Melalui saluran licin yang ada pada protein transport.
  • Melalui celah pada lapisan lipid ganda.

 


 

Jenis – Jenis Difusi

 

  • Difusi biasa

Sel ingin mengambil nutrisi, atau berlangsung pada molekul/partikel hydropobhic (tidak berpolar). Partikel akan langsung berdifusi tanpa membutuhkan energi, dan bisa melewati membran langsung.

 

  • Difusi khusus

Terjadi di sel yang ingin mengambil nutrisi, berlangsung di partikel yang punya polar/ion (hydrophilic). Dibutuhkan protein yang khusus agar partikel bisa melewati membran.

 


 


Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Difusi

 

Berikut ini ialah beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kecepatan terjadinya difusi, yaitu :

 

  • Ukuran Partikel

Faktor utama yang paling mempengaruhi tingkat kecepatan difusi ialah ukuran partikel. Semakin besar ukuran sebuah partikel, maka sulit pula partikel tersebut untuk dipindahkan. Dalam proses berlangsungnya nya difusi, ukuran partikel juga berbanding lurus dengan tingkat kecepatan proses difusi (semakin besar ukuran partikel, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan dalam proses terjadinya difusi).

 

  • Ketebalan Membran

Difusi ialah suatu proses perpindahan zat ataupun partikel dari satu bagian yang berkonsentrasi tinggi ke bagian berkonsentrasi rendah. Dalam proses perpindahan ini, zat yang akan berpindah umumnya akan melalui membran tertentu. Sama seperti halnya ukuran partikel, ketebalan membran juga berbanding lurus dengan kecepatan terjadinya difusi (semakin tebal membran, maka semakin banyak pula waktu yang diperlukan dalam proses difusi).

 

  • Luas Suatu Area

Semakin luas ukuran area berlangsungnya difusi, maka semakin luas pula bagian yang bisa bersinggungan. Akibatnya, proses perpindahan zat pun berlangsung dengan lebih cepat.

Baca Juga  √ Osmosis : Pengertian, Jenis, Fungsi, Proses dan Faktornya Lengkap

 

  • Jarak

Faktor selanjutnya yang mempengaruhi kecepatan difusi ialah jarak antara 2 konsentrasi tempat berlangsungnya difusi. Sama seperti halnya perpindahan normal, semakin jauh jarak konsentrasi yang butuh ditempuh dalam perpindahan partikel, maka semakin lama pula waktu yang diperlukan oleh partikel tersebut untuk berpindah dari satu konsentrasi ke konsentrasi lainnya.

 

  • Suhu

Untuk dapat bergerak dengan lebih cepat, partikel umumnya memerlukan energi yang besar. Dan salah satu sumber energi ialah panas, sehingga dalam keadaan suhu yang tinggi proses difusi bisa terjadi dengan lebih cepat dari kondisi normalnya.

 


 


Contoh Difusi

 

  • Pada saat menaburkan garam pada makanan, maka proses difusi yang berlangsung pada garam dan makanan yaitu saat garam lebur dan merata .
  • Pada saat menyemprotkan parfum pada salah satu ruangan, maka aromanya akan langsung menyebar pada seluruh ruangan, karena parfum mempunyai partikel yang berdifusi pada udara.
  • Ketika memberikan tambahan gula pada cairan teh tawar, lambat laun cairan teh tersebut akan menjadi manis, hal ini merupakan proses difusi yang terjadi ketika gula melebur dan merata dengan cairan teh.
  • Konduksi panas, energi suatu benda yang panas bergerak dari suhu yang tinggi ke suhu yang rendah, sehingga membuat benda lain yang akan menyentuhnya menjadi panas.

 

 

 


Demikianlah bahasan kita mengenai difusi. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Difusi : Pengertian, Proses, Jenis dan Faktornya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya