√ Cerita Fantasi : Pengertian , Ciri , Jenis , Struktur dan Contohnya Lengkap

Diposting pada

√ Cerita Fantasi : Pengertian , Ciri , Jenis , Struktur dan Contohnya Lengkap

 

 

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang cerita fantasi . Simak ulasan lengkap nya dibawah ini

 

√ Cerita Fantasi : Pengertian , Ciri , Jenis , Struktur dan Contohnya Lengkap
√ Cerita Fantasi : Pengertian , Ciri , Jenis , Struktur dan Contohnya Lengkap

 


 

Pengertian Cerita Fantasi

 

Cerita fantasi tergolong suatu karya tulis yang dibentuk menggunakan alur cerita yang normal, tetapi cerita fantasi mempunyai sifat imajinatif dan khayalan semata. Umumnya unsur dan struktur cerita fantasi adalah setting, alur, penokohan, konflik, ending yang akan dibuat berlebihan dan terkesan tidak akan pernah terjadi di dunia nyata.

 


 

Ciri – Ciri Cerita Fantasi

 

  • Memiliki ide cerita bersifat fiksi yang tidak dibatasi oleh realita atau kenyataan dunia.
  • Didalam cerita terdapat keanehan seperti sihir, makhluk ajaib, maupun sesuatu yang misterius.
  • Penggunaan latar dapat menembus ruang dan waktu.
  • Tokoh yang memiliki keunikan tersendiri seperti mempunyai kekuatan super untuk menyelamatkan dunia.
  • Cerita fantasi menggunakan khayalan maka cerita ini termasuk dalam kategori contoh cerita fiksi.

 

Jenis – Jenis Cerita Fantasi

 

1.Berdasarkan Kesesuaian

Jenis cerita fantasi berdasarkan kesesuaiannya dalam kehidupan nyata ada dua kategori, antara lain:

 

  • Cerita fantasi total

Berisi fantasi pengarang terhadap objek/ tertentu. Pada cerita ini semua yang ada pada cerita tidak semua terjadi dalam dunia nyata.

 

  • Cerita fantasi irisan

Cerita fantasi yang mengungkapkan fantasi tetapi masih menggunakan nama-nama dalam kehidupan nyata, menggunakan nama tempat yang ada dalam dunia nyata, atau peristiwa pernah terjadi pada dunia nyata.

 

2.Berdasarkan Latar Cerita

Berdasarkan latar cerita, cerita fantasi dibedakan menjadi dua kategori yaitu:

 

  • Latar sezaman

berarti latar yang digunakan satu masa (fantasi masa kini, fantasi masa lampau, atau fantasi masa yang akan datang/ futuristik).

 

  • Latar lintas waktu

berarti cerita fantasi menggunakan dua latar waktu yang berbeda (misalnya, masa kini dengan zaman prasejarah, masa kini dan 40 tahun mendatang/ futuristik).


 

Struktur Cerita Fantasi

 

  • Orientasi

Pengenalan atau orientasi merupakan sebuah bagian dimana pengarang memberikan pengenalan tentang penokohan, tema, dan sedikit alur cerita kepada pembacanya.

 

  • Konflik

ialah bagian adanya permasalahan dimulai dari awal permasalahan hingga menuju ke puncak permasalahan.

 

  • Resolusi

ialah bagian untuik penyelesaian dari permasalahan atau konflik yang tejadi. Adapun pengertian resolusi sendiri merupakan bagian penentu yang akan mengarah pada ending.

 

  • Ending

ialah penutup cerita fantasi. Ending dapat dibedakan menjadi 2 yakni happy ending dimana tokoh utama menang dan hidup bahagia. Dan yang lain adalah sad ending yang mana dalam sebuah cerita pemeran utama tewas setelah mencapai tujuan dan sebagainya.


 

Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Fantasi

 

  • Teks cerita fantasi menggunakan sudut padangan penokohan seperti contoh : saya, aku, mereka, kami, dan nama orang.
  • Teks cerita fantasi menggunakan kata sifat dan hasil pengamatan panca indera untuk mendeskripsikan atau menggambarkan tokoh, latar, dan konflik yang ada.
  • Penulis cerita fantasi dapat menghadirkan pilihan kata/diksi sebagaimana ditemukan pada kaidah kebahasaan teks paragraf deskripsi.
  • Teks cerita fantasi menggunakan kata metafora (kiasan) dan personafikasi (perumpamaan).
  • Teks cerita fantasi menggunakan kata penghubung (konjungsi) penanda untuk urutan waktu seperti pada teks narasi.
  • Teks cerita fantasi menggunakan ungkapan atau kalimat langsung untuk menambah cita rasa dalam isi cerita.

 

Contoh Cerita Fantasi

 

Balas Budi Singa

Di sebuah desa, hiduplah pemuda miskin dan sebatang kara. Dia tidak mempunyai harta benda kecuali gubuk yang telah rapuh peninggalan orang tuanya. Untuk menghidupi dirinya, pemuda tersebut selalu mencari bakar di hutan lalu dijualnya atau ditukarnya dengan kebutuhan pokok lainnya. walaupun hidup serba kekurangan, tetapi pemuda tersebut sangat baik hati dan penyabar.

 

Ketika suatu hari pemuda tersenut tengah mencari kayu bakar, terdengar di balik semak-semak suara raungan singa yang sedang kesakitan. Dengan perasaan yang cemas, pemuda itu menghampiri singa tersebut yang sedang merintih disebabkan terdapat serpihan kayu menusuk bagian punggung singa. Dipenuhi rasa takut si pemuda yang merasa prihatin dan iba kemudian menghampiri sembari mencoba menenangkan singa.

 

“Tenanglah wahai raja hutan, aku tidak akan menyakitimu atau memburumu. Aku akan membantu melepaskan duri di pungungmu”. Mendengar ucapan pemuda tersebut, singa itu kemudian terdiam seolah mempersilakan pemuda untuk menolongnya. Beberapa saat kemudian duri di punggung singa berhasil di cabut.

 

Lalu pemuda itu berlari menjauh dari singa karena takut dimangsa. Pada saat ingin kembali ke tempat mencari kayu bakar, ia tidak sengaja menabrak kereta kencana milik raja yang sedang lewat sehingga kereta tersebut terbalik. Walau sudah berlutut serta meminta maaf, raja tetap memerintah pengawalnya untuk menangkap dan memenjarakan si pemuda malang tersebut. setelah beberapa hari di penjara pemuda tersebut akhirnya di jatuhkan hukuman mati.

 

Pada malah hari, dimasukkan lah pemuda ke dalam ruangan gelap yang berisi binatang buas. Dengan perasaan sedih dan pasrah, ia merelakan dirinya menjadi santapan binatang buas. Namun begitu kagetnya pemuda tersebut ketika binatang yang ada di dalam ruangan tersebut tidak menyentuhnya sama sekali. Setelah masuk siang hari, baru ia mulai bisa melihat, binatang apa yang ada dalam ruangan.

 

Hewan yang sangat buas tersebut adalah singa yang ia selamatkan beberapa hari yang lalu. Singa tersebut ternyata peliharaan kesayangan milik raja. Pemuda itu kemudian bertanya “mengapa kau tidak melaksanakan perintah raja untuk memangsaku wahai singa?. Singa tersebut kemudian menjawab “Mana mungkin aku menyakiti orang yang telah berjasa menolong dan menyelamatkan ku”.

 


 

Demikianlah bahasan kita mengenai cerita fantasi . Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Cerita Fantasi : Pengertian , Ciri , Jenis , Struktur dan Contohnya Lengkap . Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

 

Baca Juga Artikel Lainnya

Baca Juga  Pengertian Teks Anekdot , Ciri-Ciri , Jenis , Tujuan ,Struktur dan Contoh Terlengkap
Baca Juga  √ Teks Ceramah : Pengertian , Ciri , Jenis dan Contoh Terlengkap
Baca Juga  √ Koperasi : Pengertian, Sejarah, Jenis, Tujuan, Fungsi & Arti Lambangnya Lengkap
Baca Juga  Pengertian Narasi , Ciri-Ciri , Jenis , Struktur , Kaidah dan Contoh nya Terlengkap
Baca Juga  √ Autobiografi : Pengertian , Ciri , Jenis , Tujuan dan Contoh Lengkap