Manajemen Operasional

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hai teman – teman online, pada kesempatan kali ini Materi.Co.ID akan membahas mengenai artikel yang berjudul Manajemen Operasional. Mari kita simak penjelasan secara lengkap di bawah ini.


Manajemen Operasional


Pengertian Manajemen Operasional

Manajemen Operasional adalah suatu usaha dalam melakukan pengelolaan dengan cara yang maksimal dalam penggunaan suatu faktor produksi baik dari tenaga kerja (SDM), mesin, peralatan, maupun bahan mentah dan faktor produksi yang lainnya dalam melakukan suatu proses tranformasi untuk dapat menghasilkan berbagai macam produk barang atau jasa yang siap untuk digunakan oleh masyarakat dengan dilakukannya manajemen operasional tersebut.

 


Pengertian Manajemen Operasional Menurut Para Ahli

1. Menurut Eddy Herjanto (2003;2)
Manajemen operasional yakni suatu proses yang sangat berkesinambungan dan efektif dengan menggunakan sebagian fungsi manajemen agar mampu mengintegrasikan berbagai macam sumber daya secara efisien dan efektif dalam rangka mencapai tujuan bersama untuk kesuksesan perusahaan.


2. Menurut Jay Heizer dan Barry Render (2011: 4)
Manajemen operasional yakni suatu rangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.


3. Menurut Richard L. Daft
Manajemen operasional yakni suatu bidang manajemen yang berfokus pada produksi barang, serta menggunakan alat dan teknik khusus untuk memecahkan masalah produksi.


4. Menurut Wysocky (2000: 1)
Manajemen operasional yakni suatu desain, operasi, dan pengembangan dari sebagian sistem-sistem yang akan mengantarkan kepada tujuan utama dalam perusahaan barang dan jasa dengan kombinasi sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat bersama perusahaan.


5. Menurut Pangestu Subagyo
Manajemen operasional yakni suatu penerapan ilmu manajemen untuk dapat mengatur suatu kegiatan produksi atau operasi agar bisa dilakukan secara lancar dan efisien sehingga mampu menciptakan produk yang memuaskan.

Baca Juga  Manajemen Keuangan

 


Jenis – Jenis Manajemen Operasional

  • Jasa-jasa
  • Sumber daya manusia dan rancangan pekerjaan
  • Perencanaan/planning
  • Pengawasan/control
  • Perawatan
  • Strategi tata letak
  • Perancangan produk dan jasa
  • Manajemen rantai pasokan
  • Bidang Ilmu Manajemen Operasional
  • Perancangan proses dan kapasitas

 


Ciri – Ciri Manajemen Operasional

  • Harus dapat meningkatkan mekanisme yang akan digunakan untuk mengendalikan proses pengoperasian dalam sebuah perusahaan yang bergerak dalam menyediakan barang atau jasa.
  • Memiliki tujuan untuk menghasilkan barang dan jasa untuk diperjual belikan.
  • Harus dapat meningkatkan kegiatan agar terjadi proses transformasi.

 


Fungsi Manajemen Operasional

1. Fungsi Perencanaan
Manajer operasional tentu saja dapat menentukan subsistem tujuan operasi dari suatu organisasi dan untuk dapat mengembangkan program, kebijakan dan prosedur yang diperlukan untuk mencapai tujuan ini dengan adanya kesepakatan bersama. Contohnya perencanaan produk, fasilitas perencanaan dan sumber daya produksi yang diperoleh perusahaan.


2. Fungsi Pengorganisasian
Fungsi pengorganisasian dalam manajemen operasional tentu saja dapat menentukan sebuah struktur individu, seksi, bagian, divisi, ataupun departemen dalam suatu subsistem operasi agar mampu mencapai suatu tujuan organisasi perusahaan. Selain itu, pengorganisasian juga akan dapat menentukan suatu kebutuhan sumber daya yang diperlukan oleh perusahaan.


3. Fungsi Penggerakan
Fungsi penggerakan biasanya dilakukan manajer operasional untuk dapat memimpin atau memonitor dan memberi motivasi karyawan untuk bergerak melaksanakan tugas sehingga karyawan akan menciptakan hasil kinerja yang memuaskan untuk perusahaan.


4. Fungsi Pengendalian
Fungsi pengendalian biasnya dilakukan manajer operasioanal untuk sebuah organisasi dan mengontrol mobilisasi kinerja karyawan agar berjalan seperti yang direncanakan.

 


Tujuan Manajemen Operasional

  1. Quality yaitu meningkatkan kualitas perusahaan.
  2. Efficiency yaitu meningkatkan efisiensi perusahaan.
  3. Productivity yaitu meningkatkan produktivitas perusahaan.
  4. Reduced processing time yaitu mengurangi waktu proses produksi suatu perusahaan.
  5. Economy yaitu mengurangi biaya pengeluaran berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh perusahaan.
Baca Juga  Bisnis Adalah

 


Ruang Lingkup Manajemen Operasional

  • Aspek Lingkungan

Aspek lingkungan mempunyai peran dalam memperhatikan kecenderungan dan perkembangan yang terjadi pada suatu lingkungan, karena lingkungan merupakan aspek yang cukup penting dalam manajemen operasional sehingga dapat menentukan tindakan yang diambil untuk memberikan manfaat dalam peningkatan produksi.


  • Aspek Perencanaan Sistem Produksi

Aspek perencanaan sistem produksi dilakukan dengan memiliki tujuan agar hasil produksi sesuai dengan harapan konsumen, baik dari segi kualitas maupun harganya.


  • Sistem Informasi Produksi

Aspek sistem informasi produksi merupakan suatu aspek yang mengatur dimana informasi yang ada, harus diterima dan diolah dengan baik dan tepat demi keberlangsungan kegiatan produksi yang efektif dan efisien.


  • Aspek Pengendalian Produksi

Aspek pengendalian produksi merupakan suatu aspek yang berhubungan dengan pengendalian rencana yang telah dibuat agar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Dengan begitu, tujuan yang telah direncanakan bisa tercapai dengan baik dan hasilnya optimal.

 


Prinsip Manajemen Operasional

  • Organisasi (Organization)

Proses dalam manufaktur saling berhubungan. Semua elemen juga harus dapat diprediksi dan konsisten, agar mampu mencapai hasil yang sama dalam mencari laba untuk perusahaan.


  • Perbedaan (Variance)

Perbedaan proses harus dapat dianjurkan atau dijelaskan, karena jika adanya perbedaan tersebut dikelola dengan baik, perbedaan dapat menjadi sumber kreativitas untuk perusahaan.


  • Keberhasilan (Success)

Manajer juga harus dapat mendefinisikan dengan jelas apa yang mereka anggap kesuksesan, sehingga semua orang di perusahaan akan mempunyai sebagian parameter untuk tetap bekerja demi mencapai target yang akan dicapai oleh perusahaan.


  • Semangat dalam Bekerja (Managed Passion)

Semangat karyawan dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan perusahaan. Manajer juga harus dapat menginspirasi bawahannya untuk mempunyai semangat dalam bekerja sangatlah penting untuk mencapai tujuan.

Baca Juga  Manajemen Pemasaran

  • Realitas (Reality)

Manajer operasional harus tetap berfokus pada masalah teknik, karena tidak ada alat yang dapat menyediakan solusi universal dalam mencapai tujuan perusahaan.


  • Akuntabilitas (Accountability)

Manajer diharapkan untuk menetapkan aturan dan metrik, dan menentukan tanggung jawab bawahan mereka, serta secara teratur memeriksa apakah tujuan tercapai.


  • Perubahan (Change)

Setiap orang di perusahaan harus belajar beradaptasi dengan perubahan pasar. Ini termasuk memahami pelanggan, target klien, dan apa yang mereka inginkan. Ini tentunya juga melibatkan penggunaan solusi otomatis agar perusahaan selalu selangkah lebih maju.


  • Kerendahan Hati (Humility)

Tidak ada orang yang ingin bekerja dengan orang yang merasa selalu benar dan paling tahu segalanya.  Maka dari itu, sangat penting bagi manajer operasional untuk dapat memposisikan dirinya sebagai orang biasa yang tidak mengetahui segalanya dan juga bisa kapan saja melakukan kesalahan apapun.


  • Fundamental (Fundamentals)

Manajer operasional juga harus tahu cara mematuhi semua fundamental dasar karena fundamental merupakan kunci dari kesuksesan hasil produksi. Maka dari itu, penting untuk dapat memastikan akurasi data inventaris, BOM, dan tugas umum lainnya untuk mencapai hasil yang diinginkan.

  • Hubungan Sebab & Akibat (Causality)

Masalah akan tetap muncul sekalipun usaha yang terbaik sudah dikerahkan. Manajer perlu juga menemukan penyebab apa yang terjadi dari masalah awal hingga ke akar sehingga masalah tidak bertambah parah dan dapat diselesaikan dengan baik.


Demikianlah pembahasan artikel mengenai Manajemen Operasional : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis, Ciri & Prinsipnya Lengkap. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kita semua dalam menemukan solusi yang terbaik. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.


Baca Juga Artikel :