Macam – Macam Bunyi

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hay hay bertemu lagi dengan artikel materi.co.id . Kali ini kita akan membahas tentang bunyi. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini.

 

√ Bunyi : Pengertian, Sifat, Jenis dan Syarat Terjadinya Lengkap

 


Pengertian Bunyi

Bunyi atau suara merupakan suatu pemampatan mekanis atau gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini bisa berbentuk zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi bisa merambat contohnya di dalam air, batu bara, atau udara.

Kebanyakan suara merupakan gabungan berbagai sinyal getar terdiri dari gelombang harmonis, namun suara murni secara teoretis bisa dijelaskan dengan kecepatan getar osilasi atau frekuensi yang diukur dalam satuan getaran Hertz (Hz) serta amplitudo dengan pengukuran dalam satuan tekanan suara desibel (dB).

 


Sifat – Sifat Bunyi

  • Bunyi termasuk gelombang longitudinal.
  • Tidak dapat merambat pada ruang hampa.
  • Kecepatan dari rambat dipengaruhi dengan kerapatan dari medium perambatannya (padat, cair dan gas). Kecepatan paling tinggi yakni pada medium yang mempunyai kerapatannya tinggi juga.
  • Bisa mengalami resonansi dan pemantulan.
  • Membutuhkan medium dalam perambatannya atau tidak dapat merambat dalam ruang hampa.

 


Jenis – Jenis Bunyi

1. Infrasonic

Gelombang bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz. Infrasonik banyak diciptakan oleh sumber getar yang cukup besar misalnya gempa.


2. Audiosonik

Gelombang bunyi yang frekuensinya sekitar 20 – 20.000 Hz. Batas frekuensi bunyi ini bisa ditangkap oleh telinga manusia normal.


3. Ultrasonik

Gelombang bunyi yang frekuensinya lebih dari 20.000 Hz. Ultrasonik biasanya diciptakan oleh getaran kristal kuarsa dalam suatu medan listrik. Secara alami pemancar dan penerima ultrasonic dimiliki oleh anjing dan kelelawar, maka kedua hewan tersebut dapat mendengar bunyi ultrasonic ini dari 500000 – 100000 Hz.

Baca Juga  Pengertian Sitokinesis

Ultrasonik dapat digunakan antara lain dalam kehidupan sehari-hari, pada :

  • Kaca mata tuna netra
  • Fatometer (alat pengukur kedalaman laut).
  • Pulsa ultrasonic dapat mendeteksi keretakan sambungan las logam
  • Pemeriksaan USG (ultrasonografi)
  • Bor ultrasonic digunakan untuk membuat berbagai ukuran lubang gelas dan baja pada industri.

Gelombang ultrasonic yang dipancarkan oleh kelelawar memungkinkan hewan ini bisa terbang di malam hari tidak mengalami tabrakan.

 


Cepat Rambat Bunyi

Bunyi merupakan gelombang maka bunyi memiliki cepat rambat yang dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu :

  • Kerapatan partikel medium yang dilalui bunyi. Semakin rapat susunan partikel medium maka semakin cepat bunyi merambat, jadi bunyi merambat paling cepat yakni pada zat padat.
  • Suhu medium : semakin panas suhu medium yang akan dilalui maka semakin cepat bunyi merambat. Hubungan ini bisa dirumuskan kedalam persamaan matematis (v = v0 + 0,6.t) dimana v0 ialah cepat rambat pada suhu nol derajat dan t ialah suhu medium.

Rumus Cepat Rambat Bunyi


Akan tetapi, jika diketahui frekuensi, panjang gelombang atau periodenya maka rumus cepat rambat gelombang yang bisa dipakai yaitu:

 


Keterangan:

  • Frekuensi (f), yakni jumlah gelombang bunyi yang melalui titik tertentu dalam satu detik. Disimbolkan dengan huruf f dan dengan satuan frekuensi yaitu Hertz (Hz).
  • Periode (T), yakni waktu yang dibutuhkan guna menempuh satu gelombang. Disimbolkan dengan huruf T dan dengan satuan periode yaitu detik atau sekon (s).
  • Panjang Gelombang (λ), Panjang Gelombang ialah jarak yang ditempuh oleh satu gelombang. Simbol panjang gelombang yakni λ.

Panjang satu gelombang transversal terdiri atas satu bukit dan satu lembah.
Panjang satu gelombang longitudinal terdiri dari satu rapatan dan satu renggangan.

 


Resonansi dan Pemantulan Bunyi

Baca Juga  Asam Basa

Resonansi ialah ikut bergetarnya suatu benda karena adanya getaran dari benda lain sebagai pemicunya. Sementara, pemantulan ialah peristiwa dikembalikannya gelombang bunyi ke arah datangnya bunyi karena menabrak bidang pantul tertentu.

 


Syarat Terjadinya Bunyi

  • Terdapat sumber bunyi

Sumber bunyi yang dimaksud di sini merupakan benda yang menciptakan getaran, seperti misalnya senar gitar, benda yang dipukul, pita suara, dan sebagainya.


  • Terdapat medium

Adanya sumber bunyi saja tidak cukup guna membuat getaran menjadi suatu bunyi, sebab untuk bisa terjadinya bunyi, sumber bunyi memerlukan media yang menghantarkan gelombang bunyi kepada penerima bunyi.

Umumnya, bunyi merambat melalui udara, seperti yang didengar setiap hari. Akan tetapi bunyi juga bisa merambat melalui benda padat.


  • Terdapat reseptor bunyi

Bagaimana mungkin suatu gelombang yang merambat bisa dikatakan sebagai bunyi apabila tidak ada yang mendengar?

Bunyi merupakan gelombang yang bisa terdengar, meski tidak semua jenis bunyi dapat didengar oleh telinga manusia, namun adanya penerima yang berada pada jangkauan bunyi merupakan salah satu faktor terjadinya bunyi.

 


Demikianlah bahasan kita mengenai bunyi. Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Macam – Macam Bunyi : Pengertian, Sifat, Jenis & Syarat Terjadinya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu 🙂

 


Baca Juga Artikel Lainnya