Seni Tradisional

Diposting pada

Materi.Co.ID – Hai teman – teman online, pada kesempatan kali ini Materi.Co.ID akan membahas mengenai artikel yang berjudul Seni Tradisional. Mari kita simak penjelasan secara lengkap di bawah ini.


Seni Tradisional


Pengertian Seni Tradisional

Seni tradisional adalah suatu unsur kesenian yang menjadi bagian hidup masyarakat dalam suatu kaum/puak/suku/bangsa tertentu. Seni tradisional yang ada pada setiap daerah pastinya memiliki kesamaan yang terbilang cukup mirip, namun tetap berbeda.


Ciri – Ciri Seni Tradisonal

  1. Memiliki sebuah ikatan dengan budaya-budaya tertentu.
  2. Bagian dari kehidupan masyarakat yang menjadi pembeda seni satu tempat dengan tempat yang lainnya.
  3. Terbatas hanya pada lingkungan dan juga budaya yang menjadi penunjangnya.
  4. Seni memiliki sifat statis yaitu tidak ada unsur kreatif sebagai dasar penciptaan sebuah karya baru.
  5. Menjadi cerminan suatu budaya yang bersesuaian dengan dinamika masyarakat.
  6. Tercipta dari filosofi yang ada serta kegiatan kebudaaan yang ada pada daerah tertentu.

 


Fungsi Seni Tradisional

  1. Mengingat pristiwa-pristiwa sejarah
  2. Menjadikan simbol budaya nasional
  3. Menjadi alat pelengkap untuk kegiatan keagamaan
  4. Menjadi sarana untuk membedakan antara satu daerah dan daerah lain
  5. Menjadi sarana mengekspresikan perasaan dan tidak dapat dipisahkan dari kebiasaan

 


Jenis – Jenis Seni Tradisional

  • Seni Klasik

Seni klasik adalah suatu seni yang telah mengalami perkembangan. Selain perkembangan juga telah mengalami penyempurnaan karena adanya pengaruh luar. Seni klasik sudah berkembang pada masa Hindu-Budha.

Pada umumnya, kesenian klasik hadir pada puncak perkembangan kesenian tertentu yang tidak dapat berkembang lagi.

Baca Juga  Seni Sastra

Ciri – ciri seni klasik diantaranya, yaitu:

1. Usianya lebih dari setengah abad.
2. Kesenian yang telah mencapai puncak dan tidak dapat berkembang lagi.
3. Sebagai standar dari seni pada zaman sebelum dan sesudahnya.


  • Seni Primitif

Seni primitif adalah suatu seni yang muncul akibat bentuk kebudayaan yang paling awal. Seni ini masih belum dipengaruhi oleh pengaruh luar. Seni primitif juga dapat dikatakan sebagai seni yang berkembang pada masa prasejarah. Yang mana pada masa itu tingkat hidup manusia masih sangat sederhana. Kesederhanaan ini berpengaruh pada seni yang dihasilkan.

Karya seni yang dihasilkan pada zama prasejarah adalah karya seni yang merupakan ekspresi perasaan mereka pada alam gaib sebagai symbol perasa-perasaan tertentu seperti takut, sedih, senang, dan damai.

Ciri – ciri seni primitif diantaranya, yaitu:

1. Karya seni tanpa adanya perspektif.
2. Memiliki keterbatasan dalam pemakaian suatu warna.
3. Seni masih berupa goresan-goresan spontanitas.

 


Cabang – Cabang Seni Tradisonal

  • Seni sastra

Seni sastra adalah karya seni dalam bentuk tulisan dan cerita dengan nilai artistik dan budaya yang mewakili keindahan bahasa dan bahasa untuk menyampaikan makna tertentu.

Seni sastra tradisional berarti karya seni yang dapat dituangkan melalui kata-kata atau bahasa yang disertai oleh tradisi tradisional dan masih tetap dilestarikan tanpa mengubah isinya. Contohnya yaitu Saga, Mythen, Legende, Suluk dan lainnya.


  • Seni Rupa

Seni Rupa adalah suatu cabang seni yang dapat menghasilkan karya seni dengan media yang dapat ditangkap mata, dan dirasakan dengan sentuhan. Seni rupa juga dapat diwujudkan melalui media bahan, pewarna atau cat, garis dan bentuk.

Perkembangan seni rupa ini berkembang juga di zaman prasejarah. Contohnya yaitu patung dan topeng.

Baca Juga  Seni Teater

  • Seni Teater

Seni teater adalah suatu karya seni yang dapat ungkapan melalui gerak, kata, suara, dan rupa. Teater tradisional juga dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk pertunjukkan seni yang pesertanya masyarakat dari suatu tempat tertentu. Hal ini karena teater tradisional tidak terlepas dari adat istiadat yang ada ditempat tersebut.  Contoh teater tradisional yaitu: ludruk dan lenong.


  • Seni Musik

Seni musik adalah suatu cabang seni yang dapat membentuk karya seni dengan media yang ditangkap oleh telinga. Seni musik juga dapat dituangkan melalui media bunyi-bunyian atau suara. Musik Nusantara juga dikatakan sebagai seluruh musik yang berkembang Indonesia dan menonjolkan keindonesiaan. Contoh alat musik tradisional yaitu suling, angklung, serunai dan lain-lain.


  • Seni Tari

Seni tari adalah suatu cabang seni yang dapat menghasilkan karya seni dengan media yang dapat ditangkap mata. Seni tari dapat menggunakan media gerakan tubuh. Tari tradisional adalah tarian yang memadukan gerak tubuh dengan arti tertentu. Contohnya yaitu seni tari merak, seni tari kecak, seni tari sembah, tari saman, dan lain-lain.


Demikianlah pembahasan artikel mengenai √ Seni Tradisional : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis & Cabangnya Lengkap. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kita semua dalam menemukan solusi yang terbaik. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.


Baca Juga Artikel :